Advertisement
Source : https://www.pexels.com/@denniz-futalan-339724/

Contoh Paragraf Narasi Tentang Bencana Alam Gempa dan Banjir

Apa kamu sudah pernah membuat paragraf narasi yang bertema tentang bencana alam? Kalau belum, coba perhatian artikel ini.

25 Agustus 2022 Fajar Laksana

1. Narasi Jenis Artistik

Narasi artistik merupakan susunan kalimat yang bertujuan untuk menyampaikan informasi dan pesan kepada para pembaca.

Sebab itu, harus menuliskan jenis ini secara rinci sehingga pembaca mendapatkan pengetahuan serta wawasan tambahan.

Bentuk artistik bisa berupa karangan penulis, yang terpenting memiliki tujuan mengedukasi pembaca.

Misalnya seperti contoh paragraf narasi tentang bencana alam, lingkungan, maupun pengalaman pribadi penulis.

2. Narasi Jenis Ekspositoris

Ekspositoris merupakan hasil karya tulis yang berisi fakta tentang suatu hal atau kejadian.

Teks jenis ini berguna untuk menampilkan suatu proses analisa. Sebab itu, penulisannya membutuhkan ketepatan informasi.

Ekspositoris bisa bersifat umum maupun khusus, semua tergantung pada isi teks tersebut.

Pada tipe umum bisa berisi kejadian secara berulang seperti berbelanja, sedangkan khusus contoh paragraf narasi tentang bencana alam.

3. Narasi Jenis Sugestif

Sugestif merupakan kata dari sugesti yang artinya adalah mempengaruhi orang lain.

Dari situ bisa diambil kesimpulan bahwa jenis satu ini memiliki maksud tertentu, yakni untuk mempengaruhi orang lain.

Contohnya saja, seseorang menceritakan masa lalunya hingga mencapai kondisi seperti sekarang, tapi dengan mempromosikan sesuatu.

Contohnya saja sukses karena menabung di bank A, bermain suatu game, atau hal lainnya.

Contoh Paragraf Narasi dengan Tema Kegiatan Sehari-hari di Rumah

Apa Saja Struktur yang Harus Ada dalam Teks Narasi?

Banyak orang, termasuk kamu mungkin masih bingung menentukan struktur penulisan contoh paragraf narasi tentang bencana alam.

Seperti diketahui bahwa struktur penulisan setiap jenis teks atau paragraf berbeda-beda.

Orientasi atau pembuka menjadi struktur yang wajib pada teks naratif. Orientasi wajib dimiliki karena memiliki fungsi untuk peninjauan atau pengenalan tokoh, latar, alur dari suatu kejadian agar mudah dipahami.

Contohnya, pada hari Minggu ayah mengajak Kami sekeluarga pergi ke pantai Menganti di Kebumen. Pemandangannya indah dan masih asri membuat Kami merasa bahagia. Kami bermain pasir, air pantai Menganti.

Struktur lain yang wajib ada adalah komplikasi atau pemicu timbulnya konflik dalam cerita.

Komplikasi harus mengandung konflik antar tokoh sehingga akan mencapai atau menghadirkan peristiwa lain.

Contohnya, karena sudah terlalu lama, tiba-tiba ibu menghampiri dan memarahi Kami yang sedang bermain pasir, air di pantai. Karena dimarahi ibu, Kami merasa sedih, bahkan adik menangis di pinggir pantai.

Selain itu, seperti pada contoh paragraf narasi tentang bencana alam adalah penyebab dari adanya api.

Setelah Komplikasi, paragraf harus diikuti dengan resolusi atau keadaan di mana konflik akhirnya menurun.

Contoh dari resolusi adalah, ayah memanggil Kami agar makan bersama sembari mengisi tenaga untuk pulang.

Saat perut terisi makanan, rasa marah juga ikut mereda hingga tanpa disadari, Kami berbaikan.

Terakhir adalah reorientasi, struktur satu ini bersifat opsional, yakni boleh ada atau tidak.

Biasanya jika penulis menggunakannya akan menuliskan pesan moral dari cerita yang ditulisnya.

Contoh dari reorientasi adalah, sebaiknya tidak marah kepada orang tua apalagi ibu. Karena semua ucapan yang keluar akan membawa atau membuat kamu terhindar dari masalah.

Halaman:

Advertisement