6 Contoh Pasar Monopsoni beserta Kekurangan dan Kelebihannya Lengkap
Mamikos sudah menyediakan bebrapa materi tentang pengertian, kelebihan, kekurangan hingga contoh pasar monopsini, lho. Yuk, simak sampai akhir!
6 Contoh Pasar Monopsoni beserta Kekurangan dan Kelebihannya Lengkap – Selain istilah pasar monopolistik, ternyata ada juga pasar monopsoni, lho.
Istilah ini mungkin masih asing kamu dengar, padahal istilah ini penting agar kamu bisa belajar ekonomi dengan lebih mendalam.
Yuk, simak penjelasan tentang pasar monopsoni hingga beberapa contoh pasar monopsoni yang harus kamu baca sampai akhir, ya!
Pengertian Monopsoni
Daftar Isi [hide]

Monopsoni adalah jenis pasar di mana terdapat satu pembeli tunggal atau dominan yang menguasai permintaan atas faktor produksi atau barang dari banyak penjual.
Dalam monopsoni, kekuatan pembeli sangat besar karena tidak ada alternatif yang signifikan bagi penjual untuk menjual barang atau jasa mereka.
Hal ini sering terjadi dalam konteks pasar tenaga kerja di mana satu perusahaan atau entitas pemerintah menjadi satu-satunya pembeli utama tenaga kerja di suatu wilayah atau industri tertentu.
Dalam situasi monopsoni, perusahaan memiliki kekuatan untuk menetapkan upah yang lebih rendah atau menentukan kondisi kerja yang kurang menguntungkan karena kurangnya alternatif pekerjaan bagi pekerja.

Advertisement
Selain pasar tenaga kerja, monopsoni juga dapat terjadi dalam industri yang membutuhkan bahan baku tertentu, di mana ada satu pembeli besar yang menguasai sebagian besar permintaan pasar.
Dalam kondisi ini, perusahaan pembeli memiliki kekuatan tawar yang besar terhadap para pemasok bahan baku, dan dapat menekan harga bahan baku tersebut hingga ke tingkat yang lebih rendah.
Dampak dari monopsoni dapat beragam tergantung pada sektor dan kondisi pasar yang bersangkutan.
Di satu sisi, monopsoni dapat menghasilkan efisiensi ekonomi dengan memungkinkan pembeli untuk memperoleh barang atau faktor produksi dengan harga yang lebih rendah.
Namun, di sisi lain, monopsoni juga dapat menyebabkan penurunan pendapatan bagi penjual atau pekerja, serta berpotensi menghambat investasi dan inovasi di pasar tersebut.
Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan regulator untuk memantau dan mengatur pasar yang rentan terhadap monopsoni guna mencegah penyalahgunaan kekuatan pembeli yang dapat merugikan para penjual atau pekerja.