Advertisement
Source : Nasirun Khan / Pexels.com

5 Contoh Pembentukan Karakter di Sekolah saat MPLS Siswa Baru

Pada saat MPLS, siswa baru biasanya akan dihadapkan dengan berbagai kegiatan dan materi, termasuk pembentukan karakter sejak dini. Bagi kamu yang ingin mengetahui apa saja contoh pembentukan karakter di sekolah pada saat MPLS, dalam artikel ini Mamikos akan berikan daftar contohnya. Cek, yuk!

17 Juni 2026 M Ansor

Seperti Apa Contoh Pembentukan Karakter di Sekolah Saat MPLS Siswa Baru?

MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah merupakan salah satu momentum yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini pada siswa. Adapun beberapa contoh pembentukan karakter di sekolah saat MPLS siswa baru di sekolah adalah sebagai berikut: 

1. Kedisiplinan dan Ketepatan Waktu 

Kedisiplinan merupakan salah satu karakter yang penting dibangun dalam diri siswa. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan untuk membangun karakter tersebut saat MPLS dapat melalui simulasi bari berbaris (PBB), apel pagi untuk melatih ketepatan waktu, kerapian dalam berseragam, simulasi pengaturan jadwal harian, serta workshop terkait pentingnya manajemen waktu di dalam lingkungan sekolah.

Cara Daftar SPMB Jenjang SMP Kota Pekanbaru 2026, Cek Jadwal dan Kuotanya

2. Gotong Royong dan Kerjasama

Sikap gotong royong dan kerjasama juga sangat penting bagi siswa, jika dilakukan dengan baik dan kolektif, tugas-tugas yang tadinya terasa sangat berat dapat menjadi ringan, melatih keterampilan sosial, sekaligus dapat menumbuhkan empati.

Selain itu, karakter ini juga dapat membekali kemampuan kolaborasi dan komunikasi yang sangat penting untuk masa depan siswa.

Pada kegiatan MPLS, karakter gotong royong dan kerjasama dapat dilatih melalui beberapa kegiatan seru seperti permainan team building atau memberikan proyek sosial kelompok untuk menjaga kebersihan di area sekolah.

3. Toleransi dan Kebhinekaan

Toleransi dan kebhinekaan juga merupakan contoh pembentukan karakter di sekolah saat MPLS yang sangat penting untuk siswa baru.

Toleransi dan kebhinekaan dapat dikatakan sebagai salah satu fondasi utama dalam membentuk karakter inklusif terhadap siswa agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang damai dan mencegah konflik atau perundungan yang disebabkan karena adanya perbedaan.

Untuk menanamkan kedua nilai karakter ini saat MPLS, dapat dilakukan melalui beberapa kegiatan bermakna seperti sesi dalam berbagi cerita mengenai latar belakang suatu daerah atau budaya masing-masing untuk menumbuhkan rasa saling menghargai atau simulasi penyelesaian konflik sederhana yang dilakukan secara damai.

4. Integritas dan Kejujuran

Integritas dan kejujuran juga sangatlah penting bagi siswa dan dapat menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter mereka ke depannya.

Kedua nilai ini dapat membantu mendorong adanya kepercayaan, lingkungan belajar yang lebih suportif, serta memastikan bahwa ilmu yang didapatkan oleh siswa di sekolah berkah dan bermanfaat bagi masa depan mereka.

Untuk menanamkan kedua karakter ini pada diri siswa dapat dilakukan melalui kegiatan seperti diskusi mengenai dampak menyontek terhadap masa depan ataupun yang lainnya.

Halaman:

Advertisement