8 Contoh Perubahan Sosial Budaya & Penjelasannya, Faktor Penghambat & Pendorong

8 Contoh Perubahan Sosial Budaya & Penjelasannya, Faktor Penghambat & Pendorong — Adanya suatu perubahan bukanlah hal yang baru. Sebab dalam kehidupan akan selalu ada yang berubah. Proses perubahan pada individu atau masyarakat secara luas pasti akan dialami karena hidup kita yang terus bertumbuh dan bergerak.

Perubahan yang terjadi tersebut bisa perubahan budaya maupun sosial. Dalam artikel di kesempatan kali ini, Mamikos akan membeberkan beberapa contoh perubahan yang terjadi dari sosial dan budaya beserta penjelasannya. Apabila kamu ingin tahu kelanjutan mengenai apa yang dimaksud perubahan pada sosial budaya tersebut, maka wajib menggulir artikelnya hingga akhir.

Daftar Contoh Perubahan dalam Sosial dan Budaya serta Penjelasannya

unsplash.com/Marvin Meyer

Dalam artikel ini kamu akan mendapatkan info menyeluruh seputar contoh perubahan yang terjadi dalam sosial dan budaya berikut penjelasannya. Jadi, jangan sampai dilompati begitu saja karena seluruh rangkaian informasi dalam artikel ini penting untuk kamu baca.

Perubahan yang Terjadi Pada Masyarakat

Suatu perubahan sosial dan budaya yang terjadi dan dialami masyarakat tersebut biasanya akan cukup berpengaruh pada tatanan sikap, ras, sosial, nilai, hingga pola perilaku dari individu di antara kelompok atau golongannya. Perubahan budaya merupakan suatu perubahan yang ada pada sistem ide yang dimiliki bersama pada bermacam-macam bidang kehidupan yang ada di masyarakat.

Sedangkan yang dimaksud perubahan sosial yakni perubahan yang berlaku atau terjadi di dalam kehidupan masyarakat tersebut. Perubahan budaya yang ada di dalamnya juga mencakup pada perubahan nilai-nilai serta tata kehidupan dari konvensional ke mutakhir.

Rangkaian Tindakan dari Perubahan

unsplash.com/Kevin Curtis

Seperti info yang berhasil Mamikos kutip dari sumber terpercaya yakni situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dasar mula terjadinya suatu perubahan yakni komunikasi dari individu atau kelompok lain. Dalam komunikasi yang terjadi ada sebuah penyampaian informasi mengenai ide, gagasan, keyakinan dan hasil budaya berbentuk fisik.

Proses perubahan pada budaya juga bisa terjadi dengan amat cepat serta menyangkut dasar atau landasan pokok dalam kehidupan masyarakat tersebut. Perubahan yang sangat cepat itu juga dikenal dengan istilah revolusi. Pada perubahan yang terjadi bisa juga karena sudah direncanakan atau bahkan tanpa rencana sama sekali.

Bisa dijalankan dengan atau bahkan tanpa kekerasan juga. Perubahan ada sosial budaya juga dapat berlangsung dengan lambat hingga perlu waktu yang sangat lama. Tak jarang juga perubahan tersebut bagian dari rangkaian perubahan kecil yang saling berkesinambungan, meskipun prosesnya pelan.

Jenis Perubahan Sosial Budaya

Perubahan sosial tersebut dapat dikategorikan dalam dua jenis perubahan yakni secara struktural dan proses. Penjelasan perubahan struktural adalah suatu perubahan yang amat mendasar dan bisa menyebabkan terjadinya reorganisasi (organisasi ulang) dalam tatanan masyarakat.

Sementara untuk perubahan proses adalah suatu perubahan yang bersifat tidak mendasar. Perubahan ini bisa dianggap hanya sebagai penyempurna dari perubahan yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Beberapa Contoh Perubahan dari Sosial Budaya

Info berikutnya yang Mamikos rangkum adalah beberapa contoh perubahan yang terjadi pada aspek sosial budaya. Seperti yang Mamikos tulis di atas bahwa perubahan yang ada dalam sosial dan budaya akan berlangsung bertahap dan dalam kurun waktu yang tidak sebentar. Hal tersebut dapat kamu simak dari beberapa contoh perubahan sosial budaya dari kehidupan kita sehari-hari.

Di bawah ini adalah beberapa contoh dari perubahan sosial budaya yang terjadi akibat terjadinya hal mutakhir dan menggantikan hal konvensional dalam kehidupan sehari-hari kita.

1. Perubahan pada Teknologi Kendaraan

unsplash.com/Dan Gold

Pada zaman dulu, manusia akan bepergian ke manapun dengan menggunakan kereta roda. Kereta tersebut dapat berjalan sebab manusia memanfaatkan tenaga hewan seperti sapi, kuda atau unta agar dapat menggerakkannya. Akan tetapi kini setelah terciptanya mesin dan kendaraan yang dapat digerakkan menggunakan mesin tersebut, maka kita bisa pergi ke mana saja dengan lebih nyaman. Karena kita sudah mengenal yang namanya mobil atau motor.

Perubahan di bidang teknologi juga terjadi pada proses pengiriman uang. Dahulu jika kita hendak melakukan pengiriman uang maka harus dilakukan melalui wesel atau pos. Namun saat ini, kita bisa mengirimkan uang ke manapun, tanpa terikat waktu, dengan lebih mudah, cepat, dan efisien. Ada yang namanya internet banking, SMS banking dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

2. Perubahan pada Pakaian

unsplash.com/freestocks

Modernisasi dan globalisasi atau yang juga dikenal dengan pemutakhiran di masa kini banyak mempengaruhi bagaimana cara kita berpakaian juga lho. Apabila di masa lalu masyarakat kita hanya memakai pakaian tradisional bahkan baju adat, di masa sekarang kebiasaan tersebut sudah tergusur.

Kini, banyak orang yang memakai baju atau pakaian yang sesuai dengan tren yang sedang berlangsung atau diminati. Tak sedikit juga mereka hanya ingin memakai pakaian yang sesuai dengan gayanya sendiri. Pakaian adat atau tradisional hanya akan dikenakan pada momen-momen tertentu saja misalnya hari besar, hari bersejarah atau dalam acara resmi lainnya.

3. Perubahan pada Perdagangan

unsplash.com/CardMapr.nl

Perubahan sosial juga turut terjadi dalam bentuk interaksi jual beli atau perdagangan. Apabila sebelumnya transaksi perdagangan atau jual beli hanya terjadi di pasar, pertokoan, dan warung, dimana penjual dan pembeli bertemu dan bertransaksi secara langsung, maka kini tidak harus selalu seperti itu.

Sebab semenjak teknologi merajai, sudah banyak transaksi jual beli yang dilakukan secara daring alias online via jejaring sosial atau mengunjungi e-commerce tertentu. Makanya interaksi antara penjual dan pembeli secara langsung pun sudah bukan lagi keharusan.

4. Perubahan pada Bangunan Rumah

unsplash.com/todd.kent

Perubahan juga terjadi pada bangunan rumah. Apabila rumah di zaman dahulu bisa terlihat sederhana dan terbuat dari anyaman bambu dan ditutup oleh daun kering sebagai atapnya. Atau bisa juga model rumah disesuaikan dengan bangunan khas rumah adat dari daerah pemiliknya masing-masing.

Namun sekarang rumah-rumah sudah dibangun dari berbagai bahan campuran semen dan pasir yang terlihat lebih kokoh dan model yang sudah beraneka ragam. Apalagi bangunan rumah di era sekarang sudah tak sedikit yang sengaja dibangun dengan model bertingkat. Sistem penerangan dan pembuangan limbah pun jadi lebih baik.

5. Perubahan pada Alat Komunikasi

unsplash.com/Oscar Nilsson

Di zaman dahulu kita hanya menggunakan surat atau telepon umum sebagai alat komunikasi untuk jarak jauh. Namun di masa kini, setelah hadir telepon genggam dan terus ditingkatkan dengan adanya telepon pintar (smartphone) berkomunikasi lintas daerah dan negara tak lagi jadi soal. Semuanya jadi cepat, mudah, karena hadirnya jaringan internet.

Adanya kemajuan teknologi dari segi informasi dan komunikasi yang didukung oleh internet tentu saja turut menghadirkan perubahan budaya dalam masyarakat kita. Kini sudah hampir di semua aspek kehidupan sudah semakin dimudahkan dengan hadirnya internet ini.

6. Perubahan pada Permainan

unsplash.com/Florian Olivo

Perubahan sosial budaya juga hadir pada permainan anak-anak. Kini permainan yang disukai dan dimainkan anak-anak zaman dulu amatlah berbeda. Apabila di zaman dahulu anak-anak di sekitar kita sering memainkan permainan petak umpet, lompat tali, bermain kelereng, layangan, gobak sodor, dan permainan lainnya, maka kini rasanya yang memainkan permainan tersebut sudah sangat langka. Sebab kini anak-anak jauh lebih menyenangi permainan daring di ponsel pintar mereka.

7. Perubahan pada Sikap

unsplash.com/Alexander Shatov

Perubahan sosial budaya juga terjadi pada sikap. Hal tersebut dapat dilihat dari bagaimana cara kita berinteraksi atau berperilaku di lingkungan masyarakat. Saat ini sudah banyak orang yang tak malu lagi untuk mengkritik banyak hal yang menyimpang atau bertentangan dengan ajaran yang seharusnya. Bukan hanya itu. Sikap dan cara bergaul dan berkomunikasi kini juga mengalami perubahan antar generasi.

8. Perubahan pada Bahasa

unsplash.com/Ivan Shilov

Perubahan sosial budaya juga terjadi pada bahasa. Apabila pada zaman dulu mayoritas orang Indonesia mungkin hanya akrab dan menguasai bahasa masing-masing daerahnya saja, maka kini kondisinya sudah tak lagi sama. Kini bahasa Indonesia bukan lagi hanya jadi mata pelajaran di sekolah tadi juga dipraktikkan hampir di semua daerah.

Memang, proses migrasi dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia ini tidaklah instan. Sebab tidak banyak yang dapat menguasai bahasa Indonesia dengan lancar. Namun hal tersebut bukan lagi tantangan sekarang. Bahkan dengan adanya globalisasi tersebut masyarakat Indonesia ‘terpaksa’ untuk mau tak mau mempelajari bahasa asing yakni bahasa Inggris.

Beberapa Hal yang Mendorong dan Menghambat Adanya Perubahan Sosial Budaya

Sudah membaca dengan saksama contoh lengkap dari perubahan sosial budaya dan penjelasannya di atas? Saatnya kamu perlu tahu lebih lanjut apa saja faktor yang mendorong atau faktor yang menghambat terjadinya perubahan sosial budaya di masyarakat. Rangkuman dari pendorong dan penghambatnya sudah Mamikos cantumkan dengan jelas berikut ini.

Faktor yang mendorong terjadinya perubahan sosial budaya

Berikut ini ada beberapa penyebab yang mendukung berlakunya suatu perubahan sosial budaya. Diantaranya adalah:

  1. Adanya ketidakpuasan terhadap suatu kondisi yang terjadi atau berlangsung.
  2. Penemuan baru terhadap suatu peristiwa atau yang juga dikenal dengan discovery atau invention.
  3. Sebuah sikap terbuka pada suatu perubahan.
  4. Terjadinya pergeseran standar hidup masyarakat.
  5. Peningkatan pada jumlah penduduk.
  6. Sikap dari pendidikan dan informasi yang sudah maju dan tinggi.
  7. Situasi dan keadaan masyarakat pokok.

Faktor yang menahan terjadinya perubahan sosial budaya

Di bawah ini adalah beberapa yang menjadi faktor penghambat proses sosial budaya di masyarakat. Diantaranya adalah:

  1. Berkenaan dengan ideologi dan agama atau keyakinan yang dipercaya.
  2. Adanya sikap tertutup pada perubahan.
  3. Tingkat dan kualitas pendidikan rendah yang masih terjadi pada masyarakat.
  4. Ketimpangan struktur sosial.
  5. Interaksi dan hubungan dengan individu atau masyarakat yang sangat kurang.
  6. Sikap masyarakat yang sangat konvensional.
  7. Penolakan terhadap hal mutakhir karena alasan leluhur.
  8. Prasangka pada hal baru dan asing.

Dari informasi mengenai contoh perubahan sosial dan budaya serta penjelasannya tadi, Mamikos harap dapat memberikan kamu informasi yang bermanfaat. Jangan sungkan untuk sebarkan artikel Mamikos kali ini pada sahabat, teman atau bisa juga pengikut media sosial kamu.

Sebarkan juga info mengenai informasi hunian kos yang mudah didapatkan apabila mengakses aplikasi pencari kos Mamikos sekarang juga. Sebab hanya di aplikasi dan situs resmi Mamikos, sederet info kos-kosan dengan kualitas baik dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dapat kamu peroleh.


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah