6 Contoh Perusahaan B2B dan B2C di Indonesia beserta Perbedaannya
Bagi kamu yang ingin mengetahui apa saja contoh perusahaan B2B dan B2C yang ada di Indonesia serta perbedaan keduanya. Dalam artikel ini, Mamikos akan memberikan ulasannya secara lengkap untukmu terkait apa itu B2B dan B2C. Baca, yuk!
3. Strategi Pemasaran
Perbedaan ketiga antara B2B dan B2C juga dapat dilihat pada fokus strategi pemasarannya.Â
Untuk B2B, perusahaan akan menjalankan strategi pemasaran dengan tujuan agar dapat membangun hubungan bisnis yang kuat dan jangka panjang.Â
Sedangkan B2C akan lebih fokus terhadap produk yang dipasarkan dengan membangun citra positif agar penjualan meningkat.
4. Volume Penjualan
Perbedaan B2B dan B2C yang keempat yaitu pada volume penjualannya.Â
B2B merupakan model bisnis yang lebih mendorong terhadap transaksi barang atau jasa dengan nilai yang jauh lebih besar. Biasanya dijual secara grosir atau partai.Â
Sedangkan B2C transaksinya memiliki nilai yang lebih kecil karena proses jual belinya melibatkan pengecer dengan konsumen.Â
Pada model bisnis ini, konsumen juga biasanya membeli barang atau jasa dengan jumlah yang lebih kecil disesuaikan dengan keinginan atau kebutuhannya.
5. Harga Produk
Perbedaan B2B dan B2C yang kelima yaitu terlihat pada harga produk yang dijual.Â
B2B biasanya menjual barang atau jasa dengan jumlah yang besar namun harga yang ditawarkan relatif lebih kecil berbeda dengan harga jual produk B2C.
6. Kompleksitas Transaksi
Perbedaan B2B dan B2C yang keenam yaitu terlihat pada kompleksitas pelaksanaan transaksinya.Â
B2B memiliki proses transaksi yang biasanya lebih panjang dibandingkan dengan B2C.
Dimana B2B biasanya membutuhkan proses negosiasi yang panjang antara satu bisnis dengan bisnis lainnya.Â
Sebelum membeli produk yang ditawarkan pun perusahaan harus terlebih dahulu menyusun rencana yang matang ke depannya.
Sedangkan B2C, proses berlangsung lebih praktis dan singkat. Beberapa pembeli bahkan sering impulsif membeli suatu produk tanpa proses negosiasi yang panjang dan perencanaan.
7. Brand Value
Perbedaan ketujuh antara B2B dan B2C dapat dilihat dari brand value. B2B biasanya lebih mengedepankan brand value yang dibangun atas kepercayaan dan hubungan personal dengan bisnis lainnya.
Sementara B2C biasanya akan berusaha membangun brand value melalui media iklan ataupun media promosi lainnya yang dapat langsung menyasar konsumen.
8. Sistem Pembayaran
Perbedaan B2B dan B2C yang kedelapan sekaligus yang terakhir yaitu pada sistem pembayarannya.Â
B2B biasanya membutuhkan proses pembayaran yang lebih panjang karena berkaitan dengan birokrasi masing-masing perusahaan.
Sedangkan B2C, proses pembayaran biasanya berlangsung lebih cepat dan real time.Â
Pembeli akan langsung membayar kepada penjual secara tunai maupun nontunai ketika mendapatkan produk yang mereka inginkan.
Apa Saja Contoh Perusahaan B2B dan B2C di Indonesia?
Model bisnis B2B maupun B2C banyak dipraktikkan di Indonesia, berikut ini adalah beberapa contoh perusahaan B2B dan B2C di Indonesia yang menarik untuk diketahui:
Perusahaan B2B di Indonesia
1. Perusahaan Pemasok Komponen Otomotif seperti Astra Otoparts
Contoh perusahaan B2B yang pertama adalah Astra Otoparts. Ini merupakan grup perusahaan komponen otomotif dari Astra yang memproduksi serta menjual berbagai macam suku cadang kendaraan motor roda dua dan roda empat.
Astra Otoparts menjadi perusahaan pemasok komponen otomotif seperti ban, aki, dan suku cadang kepada pabrik mobil, bengkel, hingga toko onderdil.Â
Bisnis ini menjalin hubungan antar perusahaan, dimana produk yang mereka jual akan digunakan kembali oleh perusahaan lain untuk proses produksi maupun operasional bisnis mereka.Â
2. Perusahaan Distributor atau Penyedia Peralatan Industri seperti Kawan Lama Sejahtera
Kawan Lama Sejahtera juga termasuk ke dalam perusahaan yang menerapkan model bisnis B2B.
Kawan Lama Sejahtera adalah perusahaan yang menyediakan berbagai peralatan kebutuhan industri mulai dari mesin, alat kebersihan industri, alat teknik, dan masih banyak lagi yang lainnya untuk perusahaan lain seperti manufaktur, hotel, restoran, ataupun yang lainnya.
Sama seperti Astra Otoparts, Kawan Lama Sejahtera juga menjalin interaksi antarperusahaan. Dimana Kawan Lama Sejahtera merupakan penyedia alat industri untuk pelaku bisnis lain.Â
Halaman:


