Contoh Rantai Makanan Ekosistem Sabana dan Ciri-cirinya dalam Ilmu Biologi
Ingin tahu contoh rantai makanan ekosistem sabana dan ciri-cirinya dalam ilmu biologi? Yuk, cari tahu informasinya dalam artikel berikut!
D. Manfaat Ekosistem Sabana
- Kawasan sabana merupakan salah satu tempat yang paling baik untuk menyimpan cadangan air tanah.
- Turut menjaga keseimbangan alam.
- Kelestarian ekosistem sabana dapat mencegah terjadinya bencana alam.
- Menjadi tempat menyediakan sumber makanan bagi beberapa jenis fauna.
- Dapat dimanfaatkan sebagai tempat wisata alam.
- Sebagai tempat penelitian.
- Dapat dimanfaatkan sebagai tempat konservasi bagi beberapa jenis flora dan fauna langka.
E. Unsur-unsur Komponen Ekosistem Sabana
Secara umum komponen ekosistem sabana dapat dibedakan menjadi dua yakni komponen biotik dan komponen abiotik.
Komponen Biotik
Secara sederhana komponen biotik dapat diartikan sebagai suatu organisme hidup atau makhluk hidup yang tinggal di suatu kawasan dalam kurun waktu tertentu.
Produsen
Komponen kelompok produsen dalam ekosistem sabana terdiri dari rumput yang memiliki kemampuan bertahan hidup di daerah yang kering dan memiliki ukuran yang lebih tinggi dibanding rumput kebanyakan.
Rumput yang memiliki kemampuan untuk hidup dan beradaptasi di kawasan sabana ini contohnya adalah rumput guinea dan rumput kangaroo.
Konsumen Pertama
Komponen selanjutnya yang menjadi penghuni kawasan padang rumput merupakan binatang herbivora yang menjadi pemangsa langsung dari produsen.
Jenis fauna yang tergolong konsumen pertama ini tidak hanya berupa mamalia, tetapi dapat berupa serangga.
Contoh fauna yang termasuk dalam konsumen pertama ini antara lain belalang, ulat, kerbau, kijang, dan lain-lain.
Konsumen Kedua
Komponen selanjutnya yang menjadi penghuni kawasan padang rumput adalah binatang karnivora atau omnivora.
Kelompok ini memiliki tugas untuk menyeimbangkan keberadaan konsumen pertama sehingga populasi produsen di ekosistem sabana dapat terjaga. Contoh dari kelompok ini adalah singa, macan tutul, ular, elang, dan lain-lain.
Pengurai
Komponen selanjutnya yang bisa ditemukan di kawasan ekosistem sabana adalah pengurai. Keberadaan pengurai di alam sangat penting.
Hal ini dikarenakan dengan keberadaan pengurai ini bisa dengan cepat menguraikan sisa binatang yang mati menjadi unsur-unsur yang diperlukan agar produsen dapat berkembang. Anggota dari komponen ini adalah bakteri pengurai
Komponen Abiotik Ekosistem Sabana
Komponen abiotik merupakan unsur yang menjadi penyusun lingkungan hidup yang komponennya berisi dari unsur atau benda mati yang dapat berpengaruh secara langsung terhadap kelangsungan hidup dari makhluk hidup itu sendiri. Misalnya kelembaban udara, air, angin, suhu, tanah, dsb
Halaman:
