15 Contoh Seni Rupa Tradisional, Modern, dan Kontemporer
Perdalam pemahaman dan pengetahuanmu akan seni rupa tradisional, modern, dan kontemporer dengan mengetahui contoh-contohnya.
15 Contoh Seni Rupa Tradisional, Modern, dan Kontemporer – Seni rupa adalah salah satu bentuk ekspresi kreatif manusia yang telah ada sejak zaman purba.
Dalam perkembangannya, seni rupa terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain seni rupa tradisional, seni rupa modern, dan seni rupa kontemporer.
Untuk memahami ketiganya, maka kau perlu tahu contoh dari masing-masing jenis tersebut. Ada masing-masing 5 contoh seni rupa tradisional, modern, dan kontemporer di artikel ini. Yuk, simak hingga tuntas!
Ini 15 Contoh Seni Rupa Tradisional, Modern, dan Kontemporer
Daftar Isi [hide]
- Ini 15 Contoh Seni Rupa Tradisional, Modern, dan Kontemporer
- Jenis-jenis Seni Rupa
- 1. Seni Rupa Tradisional
- Ciri-ciri Seni Rupa Tradisional
- 5 Contoh Seni Rupa Tradisional
- 1. Batik (Indonesia)
- 2. Kintsugi (Jepang)
- 3. Henna (India)
- 4. Aboriginal Dot Painting (Australia)
- 5. Potehi (Taiwan)
- 2. Seni Rupa Modern
- Ciri-ciri Seni Rupa Modern
- 5 Contoh Seni Rupa Modern
- 6. Kubisme (Pablo Picasso)
- 7. Surealisme (Salvador Dali)
- 8. Pop Art (Andy Warhol)
- 9. Ekspresionisme Abstrak (Jackson Pollock)
- 10. Pemotretan Kehidupan Sehari-hari (Henri Cartier-Bresson)
- 3. Seni Rupa Kontemporer
- Ciri-ciri Seni Rupa Kontemporer
- 5 Contoh Seni Rupa Kontemporer
- 11. Instalasi (Yayoi Kusama)
- 12. Seni Jalanan (Banksy)
- 13. Seni Digital (Nam June Paik)
- 14. Seni Performa (Marina Abramovic)
- 15. Seni Lingkungan (Christo and Jeanne-Claude)
- Itulah Contoh Seni Rupa Tradisional Modern dan Kontemporer

Sebelum langsung terjun membahas contoh seni rupa tradisional, modern, dan kontemporer, ada baiknya kamu tahu juga pengertian dan juga masing-masing cirinya.
Pembahasannya lengkap bisa kamu baca di bawah ini:
Jenis-jenis Seni Rupa
Berikut ini jenis-jenis seni rupa yang perlu diketahui:

Advertisement
1. Seni Rupa Tradisional
Seni rupa tradisional merujuk pada bentuk seni yang mengikuti praktik dan estetika yang telah ada secara turun-temurun dalam suatu budaya atau masyarakat tertentu.
Jenis seni ini biasanya berkaitan erat dengan tradisi, nilai-nilai, mitos, dan kepercayaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Seni rupa tradisional sering kali menggambarkan ekspresi budaya dan identitas suatu komunitas.
Karya seni ini dibentuk oleh norma-norma yang ditetapkan oleh masyarakat dan memiliki ciri khas yang terkait dengan sejarah, adat istiadat, dan mitologi setempat.
Penting untuk dicatat bahwa seni rupa tradisional terus berkembang seiring waktu, mengikuti perubahan dalam masyarakat dan perkembangan budaya.
Meskipun demikian, seni rupa tradisional tetap menjadi pondasi penting bagi identitas budaya dan memainkan peran dalam melestarikan warisan dan kekayaan budaya suatu komunitas.