35 Contoh Soal Cerdas Cermat LCC 4 Pilar MPR dan Jawabannya untuk Bahan Latihan
Sudah siap menghadapi kompetisi Cerdas Cermat 4 Pilar MPR? Uji kemampuanmu dengan contoh soal berikut ini.
- Ringkasan LCC 4 Pilar MPR RI: lomba populer yang rutin digelar sejak 2011 menjelang Hari Kemerdekaan dengan final di Jakarta, bertujuan mensosialisasikan empat pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika).
- Materi dan contoh soal: kumpulan soal-jawaban mencakup asal usul dan makna Pancasila, pasal-pasal dan amandemen UUD 1945, aspek konstitusional NKRI, serta makna Bhinneka Tunggal Ika—menekankan penguasaan konsep dan pemahaman, bukan sekadar hafalan.
- Tips persiapan: kuasai teks asli UUD 1945 pasca-amandemen dan TAP MPR yang masih berlaku, latih soal kasuistik dan konteks sejarah, serta waspadai soal jebakan (mis. perbedaan penerapan sila ke-2 vs sila ke-5); sumber dan referensi terkait tersedia lewat tautan media yang disertakan.
Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tahun 2026 sedang menjadi buah bibir di media sosial. Kamu jadi tahu bahwa untuk memenangkan kompetisi, diperlukan penguasaan materi dan tidak hanya sekadar hafal materi.
Apakah kamu juga ingin menguji pemahaman terkait LCC? Simak contoh soal cerdas cermat 4 Pilar MPR dan jawabannya berikut ini. ☝️ 👨⚖️
Daftar Isi
Kumpulan Contoh Soal Cerdas Cermat 4 Pilar MPR dan Jawabannya

Penyelenggaraan LCC 4 Pilar sudah diadakan sejak tahun 2011 sebagai bentuk sosialisasi nilai kebangsaan untuk generasi tanah air. Kompetisi ini rutin diadakan menjelang Hari Kemerdekaan setiap tahun.
Nantinya, peserta yang lolos sampai tahap final akan mengikuti kompetisi di Jakarta.
Sebelum mengerjakan contoh soal LCC 4 Pilar MPR, ketahui terlebih dahulu apa itu 4 Pilar. Konsep dasar kehidupan berbangsa dan bernegara tersebut disosialisasikan oleh MPR RI yang keempatnya terdiri dari:
- Pancasila, yaitu dasar negara dan ideologi bangsa
- UUD 1945, yaitu konstitusi dan hukum dasar tertinggi
- NKRI, yaitu bentuk negara yang tidak bisa diubah
- Bhinneka Tunggal Ika, yaitu semboyan negara yang mengakui keberagaman dalam persatuan
Nah, kini saatnya kamu menjawab soal cerdas cermat 4 Pilar MPR berikut ini.
Materi Pancasila LCC 4 Pilar
1. Sebagai dasar negara Indonesia, Pancasila pertama kali dirumuskan dalam sidang apa dan pada tanggal berapa Pancasila dikemukakan oleh Ir. Soekarno secara utuh dalam sidang tersebut?
Jawaban:
Pada BPUPKI tanggal 1 Juni 1945
2. Apa bunyi sila pertama Pancasila?
Jawaban:
Ketuhanan Yang Maha Esa
3. Lambang sila keempat Pancasila adalah…
Jawaban:
Kepala Banteng
4. Apa arti Pancasila sebagai “philosophische grondslag“?
Jawaban:
Pancasila sebagai dasar atau fundamen falsafah negara. Istilah ini dipakai Soekarno dalam pidato 1 Juni 1945 untuk menunjukkan bahwa Pancasila adalah pondasi berpikir bagi negara yang akan didirikan.
5. Apa maksud urutan nilai dalam Pancasila yang bersifat hierarkis?
Jawaban:
Sila-sila Pancasila memiliki urutan bertingkat. Sila pertama adalah dasar dari sila-sila berikutnya dan setiap sila tidak dapat berdiri sendiri karena saling menjelaskan satu sama lain.
6. Apa makna Pancasila sebagai “pandangan hidup bangsa” (weltanschauung)?
Jawaban:
Pancasila menjadi pedoman cara berpikir, bersikap, dan bertindak seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tingkat individu hingga negara.
7. Apa perbedaan Pancasila sebagai dasar negara dengan Pancasila sebagai ideologi negara?
Jawaban:
Sebagai dasar negara, Pancasila menjadi landasan hukum dan konstitusional, sehingga semua peraturan perundang-undangan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila.
Sebagai ideologi negara, Pancasila menjadi sistem gagasan dan cita-cita yang mengarahkan pembangunan bangsa.
8. Seorang pejabat di suatu wilayah mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan kelompok agama tertentu sehingga merugikan kelompok agama lain. Analisislah kebijakan tersebut dari perspektif Pancasila sila pertama!
Jawaban:
Kebijakan tersebut bertentangan dengan sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa.” Sila ini tidak hanya berarti pengakuan terhadap Tuhan, tetapi juga mengandung nilai toleransi dan kesetaraan antar umat beragama.
9. Dalam sidang BPUPKI 29 Mei–1 Juni 1945, ada tiga tokoh yang mengusulkan dasar negara. Sebutkan ketiga tokoh dan tanggal pidatonya!
Jawaban:
Mr. Mohammad Yamin: 29 Mei 1945
Prof. Dr. Mr. Soepomo: 31 Mei 1945
Ir. Soekarno: 1 Juni 1945
10. Apa yang dimaksud dengan “Pancasila sebagai ideologi terbuka”?
Jawaban:
Nilai-nilai Pancasila tidak kaku dan dogmatis, tetapi bisa beradaptasi dan diinterpretasikan sesuai perkembangan zaman tanpa mengubah nilai dasarnya.
Materi UUD 1945 LCC 4 Pilar
11. Berapa kali UUD 1945 telah diamandemen, dan pada tahun berapa?
Jawaban:
Empat kali
Amandemen I: 1999
Amandemen II: 2000
Amandemen III: 2001
Amandemen IV: 2002
12. Pasal berapa UUD 1945 yang mengatur pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD?
Jawaban:
Pasal 23F ayat (1) UUD 1945 yaitu: “Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden.”
13. Apa yang dimaksud dengan “hak angket” DPR dalam UUD 1945?
Jawaban:
Hak DPR untuk melakukan penyelidikan terkait pelaksanaan UU dan/atau kebijakan pemerintah yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, diatur Pasal 20A ayat (2) UUD 1945.
14. Apa saja lembaga negara yang memegang kekuasaan kehakiman menurut Pasal 24 ayat (2) UUD 1945?
Jawaban:
Mahkamah Agung (MA): puncak peradilan umum, agama, militer, dan tata usaha negara
Mahkamah Konstitusi (MK): menguji UU terhadap UUD, memutus sengketa kewenangan lembaga negara, memutus pembubaran parpol, memutus perselisihan hasil pemilu
15. Apa bunyi Pasal 6A ayat (2) UUD 1945?
Jawaban:
Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum sebelum pelaksanaan pemilihan umum.
16. Lembaga negara apa yang berwenang mengangkat dan memberhentikan anggota Komisi Yudisial?
Jawaban:
Berdasarkan Pasal 24B ayat 3 UUD 1945, jawabannya adalah Presiden dengan persetujuan DPR.
17. Apa isi Pasal 2 ayat (3) UUD 1945?
Jawaban:
Segala putusan Majelis Permusyawaratan Rakyat ditetapkan dengan suara yang terbanyak.
18. Disebutkan empat kewenangan MK pada Pasal 24C ayat (1) UUD 1945. Apa saja kewenangan tersebut?
Jawaban:
Menguji undang-undang terhadap UUD 1945
Memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD
Memutus pembubaran partai politik
Memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum
19. Berapa jumlah anggota DPR, DPD, dan MPR berdasarkan Undang-Undang?
Jawaban:
DPR: 580 anggota
DPD: 4 orang per provinsi × 38 provinsi = 152 anggota
MPR: Anggota DPR + Anggota DPD = 580 + 152 = 732 anggota
20. Apa yang dimaksud “Mahkamah Agung berwenang mengadili pada tingkat kasasi”?
Jawaban:
Kasasi merupakan upaya hukum tertinggi saat MA memeriksa terkait penerapan hukum pengadilan di bawahnya secara benar atau belum, bukan memeriksa fakta.
MA tidak mengulang seluruh persidangan, tetapi hanya menilai ada-tidaknya kesalahan penerapan hukum oleh pengadilan tinggi atau pengadilan negeri yang menjadi dasar putusan.
Materi NKRI LCC 4 Pilar
21. Apa perbedaan negara kesatuan dengan negara federal?
Jawaban:
Negara Kesatuan menaruh kekuasaan tertinggi pada pemerintah pusat. Daerah mendapat kewenangan yang didelegasikan oleh pusat dan tidak memiliki kedaulatan sendiri.
Negara Federal terdiri dari negara-negara bagian yang memiliki konstitusi dan pemerintahan sendiri. Kekuasaannya dibagi antara pemerintah federal dan negara bagian berdasarkan konstitusi bersama.
22. Apa makna konstitusional semboyan “NKRI Harga Mati” dan mengacu pada pasal berapa dalam UUD 1945?
Jawaban:
Pasal 37 ayat (5) UUD 1945: “Khusus mengenai bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan.”
23. Secara konstitusional, di mana Ibu Kota Negara Indonesia diatur?
Jawaban:
Undang-Undang dan bukan langsung dalam UUD 1945. Adapun proses pemindahan ibu kota ke Nusantara di Kalimantan Timur diatur dalam UU No. 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.
24. Dalam konteks NKRI, apa yang dimaksud “desentralisasi asimetris”?
Jawaban:
Pemberian kewenangan berbeda-beda secara khusus kepada daerah tertentu berdasarkan kekhasan dan kebutuhan spesifiknya. Contoh: Daerah Istimewa Yogyakarta, Aceh (otonomi khusus berbasis syariat Islam), dan Papua (otonomi khusus).
25. Apa saja tiga ancaman terhadap keutuhan NKRI yang relevan dengan konteks masa kini?
Jawaban:
Separatisme: gerakan pemisahan diri berdasarkan etnisitas, agama, atau rasa tidak puas terhadap pusat
Radikalisme dan terorisme: ideologi ekstremis yang menolak Pancasila dan NKRI
Disinformasi dan provokasi berbasis SARA di media sosial: memecah belah persatuan
26. Berapa jumlah provinsi di Indonesia saat ini, dan provinsi apa yang paling baru terbentuk?
Jawaban:
38 provinsi, yang terbaru adalah hasil pemekaran Papua: Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya yang dibentuk tahun 2022.
Materi Bhinneka Tunggal Ika LCC 4 Pilar
27. Berasal dari bahasa apa “Bhinneka Tunggal Ika” dan apa artinya secara harfiah?
Jawaban:
Berasal dari bahasa Jawa Kuno (Kawi) yang artinya “Berbeda-beda tapi tetap satu jua.”, dikutip dari Kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular pada abad ke-14.
28. Apa saja empat dimensi keberagaman yang diakui dalam konsep Bhinneka Tunggal Ika?
Jawaban:
Suku/etnis, agama, ras, dan antargolongan
29. Apa perbedaan antara “toleransi aktif” dan “toleransi pasif” dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika
Jawaban:
Toleransi pasif bersifat defensif dan minim interaksi positif, contohnya membiarkan perbedaan tanpa konflik.
Toleransi aktif dengan membangun dialog, kolaborasi, dan pemahaman lintas batas identitas, contohnya menghargai, menghormati, dan merayakan perbedaan.
30. Apakah dengan Bhinneka Tunggal Ika artinya semua perbedaan harus diterima tanpa batas? Apa saja contoh perbedaan yang tidak dapat ditoleransi di NKRI?
Jawaban:
Tidak. Contoh perbedaan yang tidak dapat ditoleransi: Pelanggaran HAM, ideologi penolakan pancasila dan NKRI, dan
diskriminasi berbasis SARA.
Soal Rebutan LCC 4 Pilar
31. Berapa lama masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden dalam satu periode?
Jawaban:
5 tahun (Pasal 7 UUD 1945)
32. Berapa kali seseorang dapat menjabat sebagai Presiden?
Jawaban:
2 kali masa jabatan (Pasal 7 pasca amandemen: Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.)
33.Siapa yang berwenang membubarkan partai politik berdasarkan UUD 1945?
Jawaban:
Mahkamah Konstitusi (Pasal 24C ayat 1)
34.Berapa lama periode MK harus memutus perkara pengujian UU terkait proses pemakzulan Presiden?Jawaban:
90 hari (Pasal 7B ayat 4: “Mahkamah Konstitusi wajib memeriksa, mengadili, dan memutus dengan seadil-adilnya terhadap pendapat Dewan Perwakilan Rakyat tersebut paling lama sembilan puluh hari setelah permintaan Dewan Perwakilan Rakyat itu diterima oleh Mahkamah Konstitusi”)
35. Piagam Jakarta ditandatangani pada tanggal berapa?
Jawaban: 22 Juni 1945
Tips Menghadapi Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI
Ada beberapa tips yang dapat kamu terapkan sebelum mengikuti perlombaan agar semakin percaya diri dan berhasil.
1. Kuasai teks asli UUD 1945 pasca-amandemen
Alih-alih mengandalkan ringkasan, kamu wajib membaca pasal demi pasal, terutama yang sering keluar pada LCC dari tahun ke tahun: Pasal 2, 6A, 7, 7A, 7B, 18, 18A, 20, 20A, 22, 22E, 23, 23F, 24, 24B, 28, 29, 33, 34, 37.
2. Pelajari Tap MPR yang masih berlaku
Tidak semua TAP MPR dicabut, sehingga kamu bisa mempelajari TAP MPR yang masih berlaku dan relevan, misalnya terkait sejarah Indonesia.
3. Latih soal kasuistik tidak hanya hafalan
Pada kompetisi LCC, tidak hanya hafalan saja yang akan diuji. Kamu juga akan diberi berbagai kasus yang bertujuan untuk mengetes kemampuan mengaitkan nilai Pancasila atau UUD dengan situasi nyata.
4. Pahami konteks sejarah
Agar lebih siap saat kompetisi, pahami sejarah pemilihan suatu keputusan yang berdampak signifikan. Misalnya alasan pemilihan NKRI dan bukan federal, alasan Pancasila yang tidak diganti sila lainnya, hingga benar-benar memahami alasanmu saat menjawab soal analisis.
5. Waspada soal jebakan
Nah, pasti kamu juga mengikuti perkembangan berita LCC Kalbar 2026. Terdapat soal yang jawabannya terkesan mirip tapi sebenarnya berbeda, misalnya soal terkait sila ke-2 dan ke-5.
Jika soalnya berkaitan dengan hubungan antarmanusia atau HAM, maka menggunakan sila ke-2, sedangkan jika konteksnya adalah kesejahteraan masyarakat atau ekonomi dan kemanusiaan, maka menggunakan sila ke-5.
Pastikan saat menjawab, kamu juga sudah menjelaskan hal-hal yang diminta.
Penutup
Setelah membaca contoh soal cerdas cermat 4 Pilar MPR dan jawabannya di atas, apakah jawabanmu sudah benar semuanya?
Jangan khawatir jika masih salah menjawab soal terkait 4 Pilar karena kamu bisa belajar teori kembali sebelum menguji kemampuanmu kembali.
Terapkan juga tips-tips mengerjakan LCC 4 Pilar MPR agar peluang mendapatkan predikat juara semakin tinggi.
Dapatkan informasi terkait soal cerdas cermat SMP dan berbagai tingkatan di blog Mamikos. Semangat berkompetisi dan semoga berhasil! 🏅🏆
Referensi:
Kapan Pertama Kali Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Dilaksanakan? [Daring]. Tautan: https://www.beritasatu.com/nasional/2993323/kapan-pertama-kali-lomba-cerdas-cermat-4-pilar-mpr-dilaksanakan
Instagram MPR RI [Daring]. Tautan: https://www.instagram.com/mprgoid/?hl=en
Contoh Soal Cerdas Cermat 4 Pilar MPR dan Jawabannya [Daring]. Tautan: https://tirto.id/contoh-soal-cerdas-cermat-4-pilar-mpr-dan-jawabannya-hv1z
Contoh Soal LCC Empat Pilar MPR RI, Lengkap dengan Jawaban [Daring]. Tautan: https://www.idntimes.com/life/education/contoh-soal-lcc-empat-pilar-mpr-ri-00-mm7zv-c385rp
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya




