Advertisement
Source : Getty Images Signature/bluestocking

10+ Contoh Soal Perhitungan Biaya Produksi beserta Jawabannya Lengkap

Contoh soal perhitungan biaya produksi beserta jawabannya diperlukan untuk mempermudah mempelajari biaya produksi.

27 Oktober 2025 Fajar Laksana

Tahap 2

Jumlah gaji tenaga kerja ditambah overhead produksi = Rp40.000.000 + Rp5.000.000 = Rp50.000.000 dibagi ke tiga sektor menjadi Rp15.000.000.

Contoh Neraca Saldo Setelah Penyesuaian Beserta Cara Menyusunnya

Tahap 3 

Perhitungan beban produksi:

Kemeja: bahan baku + upah tenaga kerja dan overhead = Rp46.000.000 + Rp15.000.000 = Rp61.000.000. Harga pokok masing-masing produk adalah Rp61.000.000 : 5000 = Rp12.200.

Kaos: bahan baku + upah tenaga kerja dan overhead= Rp28.000.000 + Rp15.000.000 = Rp43.000.000. Harga pokok masing-masing produk adalah Rp43.000.000 : 5000 = Rp8.600.

celana: bahan baku + upah tenaga kerja dan overhead= Rp64.000.000 + Rp15.000.000 = Rp79.000.000. Harga pokok masing-masing produk adalah Rp79.000.000 : 5000 = Rp.15.800.

Dari contoh soal perhitungan biaya produksi beserta jawabannya dapat diketahui bahwa harga pokok untuk masing-masing produk adalah kemeja Rp12.200, kalis Rp8.600, dan celana Ro15.800.

Menentukan Harga Jual untuk Masing-masing Item

Berikutnya adalah menentukan berapa keuntungan yang ingin didapatkan dari masing-masing produk.

Sebagai contoh PT Ankara ingin menetapkan jumlah keuntungan bervariasi, misalnya 20% dari kemeja, 30% dari kaos, dan 40% dari celana. 

Contoh soal perhitungan biaya produksi beserta jawabannya dengan jumlah nilai keuntungan berbeda harus diperhitungkan per item. Maka perhitungannya:

Tahap 1 hitung besar keuntungan

Kemeja: Rp12.200 x 20% = Rp2.440.

Kaos: Rp8.600 x 30% = Rp2.580.

Celana Rp15.800 x 40% = Rp6320

Tahap 2 hitung besar harga jual

Kemeja: Rp12.200 + Rp2.240 = Rp14.440

Kaos: Rp8.600 + Rp2.580 = Rp.11.180 

Celana: Rp15.800 + Rp6320 = Rp22.120

Maka, dari contoh soal perhitungan biaya produksi beserta jawabannya di atas dapat diperhitungkan jumlah harga jual masing-masing item adalah kemeja Rp14.440, kaos Rp11.180, dan celana Rp22.120.

Tentu saja, perusahaan bisa melakukan perubahan angka keuntungan diinginkan yang akan mengubah harga jual.

Selain itu, juga dapat menerapkan harga jual berbeda untuk grosir, reseller, dan eceran.

Perhitungan biaya-biaya yang tepat akan mempermudah perhitungan pengeluaran untuk produksi.

Selain itu, akan memudahkan ketikan perhitungan harga pokok penjualan dan harga jual. Sebab keduanya akan menjadi penentu keuntungan bagi perusahaan.

Tambahan Contoh Soal

Soal 1

PT Bunga Sakti memproduksi tas rajut dengan total produksi 2.000 unit per bulan. Berikut rincian pengeluaran selama satu bulan:

  • Persediaan bahan baku awal: Rp15.000.000
  • Pembelian bahan baku: Rp25.000.000
  • Biaya pengiriman bahan baku: Rp2.000.000
  • Persediaan bahan baku akhir: Rp10.000.000
  • Gaji karyawan: Rp12.000.000
  • Biaya overhead: Rp3.000.000

Hitunglah:
a) Jumlah bahan baku yang terpakai
b) Total biaya produksi
c) Beban produksi per unit

Jawaban:
a) Jumlah bahan baku terpakai
= Persediaan awal + Pembelian + Biaya pengiriman – Persediaan akhir
= Rp15.000.000 + Rp25.000.000 + Rp2.000.000 – Rp10.000.000
= Rp32.000.000

b) Total biaya produksi
= Bahan baku terpakai + Gaji karyawan + Biaya overhead
= Rp32.000.000 + Rp12.000.000 + Rp3.000.000
= Rp47.000.000

c) Beban produksi per unit
= Total biaya produksi ÷ Total unit
= Rp47.000.000 ÷ 2.000
= Rp23.500 per unit

Soal 2

PT Cahaya Mandiri memproduksi sepatu olahraga sebanyak 1.500 unit per bulan. Berikut pengeluaran selama bulan tersebut:

  • Persediaan bahan baku awal: Rp18.000.000
  • Pembelian bahan baku: Rp40.000.000
  • Biaya pengiriman bahan baku: Rp4.000.000
  • Persediaan bahan baku akhir: Rp20.000.000
  • Gaji tenaga kerja: Rp25.000.000
  • Biaya overhead: Rp6.000.000

Hitunglah:
a) Bahan baku yang terpakai
b) Total biaya produksi
c) Beban produksi per unit

Jawaban:
a) Bahan baku terpakai
= Persediaan awal + Pembelian + Biaya pengiriman – Persediaan akhir
= Rp18.000.000 + Rp40.000.000 + Rp4.000.000 – Rp20.000.000
= Rp42.000.000

b) Total biaya produksi
= Bahan baku terpakai + Gaji + Biaya overhead
= Rp42.000.000 + Rp25.000.000 + Rp6.000.000
= Rp73.000.000

c) Beban produksi per unit
= Total biaya produksi ÷ Total unit
= Rp73.000.000 ÷ 1.500
= Rp48.666,67 per unit

Soal 3

PT Sinar Kreatif memproduksi 3.000 notebook per bulan. Berikut rincian pengeluaran:

  • Persediaan bahan baku awal: Rp25.000.000
  • Pembelian bahan baku: Rp50.000.000
  • Biaya pengiriman bahan baku: Rp5.000.000
  • Persediaan bahan baku akhir: Rp30.000.000
  • Gaji karyawan: Rp20.000.000
  • Biaya overhead: Rp7.000.000

Hitung:
a) Bahan baku terpakai
b) Total biaya produksi
c) Biaya produksi per unit

Jawaban:
a) Bahan baku terpakai
= 25.000.000 + 50.000.000 + 5.000.000 – 30.000.000
= Rp50.000.000

b) Total biaya produksi
= 50.000.000 + 20.000.000 + 7.000.000
= Rp77.000.000

c) Biaya produksi per unit
= 77.000.000 ÷ 3.000
= Rp25.667 per unit

Soal 4

PT Mega Fashion memproduksi 1.200 kemeja per bulan. Data pengeluaran:

  • Persediaan bahan baku awal: Rp12.000.000
  • Pembelian bahan baku: Rp28.000.000
  • Biaya pengiriman: Rp2.000.000
  • Persediaan akhir bahan baku: Rp8.000.000
  • Gaji karyawan: Rp15.000.000
  • Biaya overhead: Rp3.000.000

Hitung biaya produksi per unit.

Jawaban:
Bahan baku terpakai = 12.000.000 + 28.000.000 + 2.000.000 – 8.000.000 = Rp34.000.000
Total biaya produksi = 34.000.000 + 15.000.000 + 3.000.000 = Rp52.000.000
Biaya per unit = 52.000.000 ÷ 1.200 = Rp43.333 per unit

Halaman:

Advertisement