Contoh Soal Pertumbuhan Penduduk Total dalam Materi Geografi dan Penjelasannya
Artikel kali ini akan membahas mengenai rumus perhitungan pertumbuhan penduduk total dalam materi geografi.
Contoh Soal Pertumbuhan Penduduk Total dalam Materi Geografi dan Penjelasannya – Perhitungan pertumbuhan penduduk total tentu dipelajari dalam mata pelajaran geografi.
Kamu tidak perlu bingung mengenai materi pertumbuhan penduduk total dalam materi geografi.
Sebab, Mamikos akan memberikan penjelasan lengkapnya beserta contoh di bawah ini.
Daftar Isi
Definisi Pertumbuhan Penduduk

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, penduduk adalah sekelompok orang yang tinggal di wilayah tertentu (bisa berupa negara, pulau, desa, ataupun kota).
Saat sekelompok orang tersebut tinggal di wilayah tertentu dalam jangka waktu yang lama, tentunya mereka akan melahirkan generasi selanjutnya, dan generasi tua akan meninggal dunia.
Fenomena kelahiran dan kematian inilah yang disebut sebagai pertumbuhan penduduk.
Biasanya, perhitungan pertumbuhan penduduk akan dilakukan setiap beberapa periode sekali.
Rumus Perhitungan Pertumbuhan Penduduk dalam Materi Geografi
Nah, untuk menghitung pertumbuhan penduduk tersebut, tentu kamu akan membutuhkan rumus.
Sebelumnya, kamu perlu tahu bahwa ada beberapa faktor penting dalam rumus perhitungan ini. Yang pertama ada kelahiran, kematian dan migrasi atau perpindahan penduduk.
Ada beberapa jenis rumus perhitungan pertumbuhan penduduk, yaitu:
1. Rumus Perhitungan Pertumbuhan Penduduk Alami
Rumus ini akan menghitung selisih antara faktor alami dalam pertumbuhan penduduk, yaitu jumlah kelahiran dan jumlah kematian penduduk yang ada di suatu tempat dalam satu tahun.
Jadi, rumusnya sangat simple:
L – M = Pa
Pa adalah Pertumbuhan Penduduk Alami, L adalah total kelahiran dalam satu tahun, dan M adalah total kematian dalam satu tahun.
2. Rumus Perhitungan Pertumbuhan Penduduk Total
Kalau rumus yang satu ini digunakan untuk menghitung jumlah total pertumbuhan penduduk dengan memasukkan faktor pertumbuhan alami dan non-alami.
Yang termasuk dalam faktor non-alami dalam pertumbuhan penduduk adalah imigrasi (penduduk yang masuk ke suatu wilayah) dan emigrasi (penduduk yang keluar dari suatu wilayah).
Jadi, rumusnya adalah:
(L – M) + (I – E) = Pt
Atau, bisa juga menggunakan rumus berikut ini:
Po + (L – M) + (I – E) = Pt
Pt adalah Pertumbuhan Penduduk Total, Po adalah jumlah penduduk di awal tahun, L adalah total kelahiran dalam satu tahun, M adalah total kematian dalam satu tahun, I adalah total imigrasi (masuk) dalam satu tahun, dan E adalah total emigrasi (keluar) dalam satu tahun.
Hasil Perhitungan Pertumbuhan Penduduk

Nah, jika setelah menghitung kamu mendapatkan hasil yang positif, itu berarti jumlah penduduk di wilayah tersebut mengalami pertumbuhan yang sehat.
Alias, banyak kelahiran, kualitas hidup penduduknya terjamin dan mungkin banyak pula penduduk baru yang masuk (imigrasi).
Sementara itu, jika hasil hitungan kami negatif, itu berarti jumlah penduduk di wilayah tersebut mengalami penurunan.
Alias, angka kematian lebih tinggi dan angka kelahiran rendah. Mungkin pula banyak penduduk yang keluar (emigrasi) dari wilayah tersebut. Atau wilayah tersebut sedang dilanda konflik atau peperangan.
Contoh Soal Pertumbuhan Penduduk Total

Setelah kamu paham semua tentang rumus pertumbuhan penduduk, mari kita bahas beberapa contoh soal pertumbuhan penduduk total yang biasa muncul dalam materi geografi.
Contoh Soal 1
Pada tahun 1983, angka kelahiran di Hawkins sebesar 200.000 jiwa, angka kematiannya sebesar 245 jiwa, angka imigrasinya 13 jiwa dan angka emigrasinya 50.000 jiwa. Berapa pertumbuhan penduduk total di Hawkins?
Pembahasan
Diketahui:
L = 200.000
M = 245
I = 13
E = 50.000
Ditanya:
Pt = ?
Jawab:
(L – M) + (I – E) = Pt
(200.000 – 245) + (13 – 50.000) = Pt
199.755 + (–49.987) = Pt
199.755 – 49.987 = Pt
149.768 = Pt
Jadi, pertumbuhan penduduk total di Hawkins adalah sebesar 149.768 jiwa.
Contoh Soal 2
Pada tahun 1989, angka kelahiran di Hawkins sebesar 50.000 jiwa, angka kematiannya sebesar 150 jiwa, angka imigrasinya 80 jiwa dan angka emigrasinya 50 jiwa. Berapa pertumbuhan penduduk total di Hawkins?
Pembahasan
Diketahui:
L = 50.000
M = 150
I = 80
E = 50
Ditanya:
Pt = ?
Jawab:
(L – M) + (I – E) = Pt
(50.000 – 150) + (80 – 50) = Pt
49.850 + 30 = Pt
49.880 = Pt
Jadi, pertumbuhan penduduk total di Hawkins adalah sebesar 49.880 jiwa.
Contoh Soal 3
Jumlah penduduk di Lenora pada tahun 2000 sebesar 2.000.000 jiwa. Terdapat kelahiran 1.300.000 jiwa dan kematian 500.000 jiwa.
Jumlah penduduk imigrasi sebesar 30.000 jiwa dan emigrasi sebesar 25.000 jiwa. Berapakah pertumbuhan penduduk total di akhir tahun 2000?
Pembahasan
Diketahui:
Po = 2.000.000
L = 1.300.000
M = 500.000
I = 30.000
E = 25.000
Ditanya:
Pt = ?
Jawab:
Po + (L – M) + (I – E) = Pt
2.000.000 + (1.300.000 – 500.000) + (30.000 – 25.000) = Pt
2.000.000 + 800.000 + 5.000 = Pt
2.805.000 = Pt
Jadi, pertumbuhan penduduk total di Lenora adalah sebesar 2.805.000 jiwa.
Contoh Soal 4
Jumlah penduduk di Lenora pada tahun 1980 sebesar 965.000 jiwa. Terdapat kelahiran 530.000 jiwa dan kematian 345.000 jiwa.
Jumlah penduduk imigrasi sebesar 10.000 jiwa dan emigrasi sebesar 30.000 jiwa. Berapakah pertumbuhan penduduk total di akhir tahun 1980?
Pembahasan
Diketahui:
Po = 965.000
L = 530.000
M = 345.000
I = 10.000
E = 30.000
Ditanya:
Pt = ?
Jawab:
Po + (L – M) + (I – E) = Pt
965.000 + (530.000 – 345.000) + (10.000 – 30.000) = Pt
965.000 + 185.000 + (–20.000) = Pt
965.000 + 185.000 – 20.000= Pt
1.130.000= Pt
Jadi, pertumbuhan penduduk total di Lenora adalah sebesar 1.130.000 jiwa.
Contoh Soal 5
Jumlah kelahiran di Hawkins pada tahun 1989 sebesar 900.000 jiwa, jumlah kematian sebesar 1.000.000 jiwa.
Sedangkan, imigrasi sebesar 10.000 jiwa dan emigrasi sebesar 500.000 jiwa. Maka, berapa pertumbuhan penduduk total di Hawkins pada tahun 1989?
Pembahasan
Diketahui:
L = 900.000
M = 1.000.000
I = 10.000
E = 500.000
Ditanya:
Pt = ?
Jawab:
(L – M) + (I – E) = Pt
(900.000 – 1.000.000) + (10.000 – 500.000) = Pt
–100.000 + (–490.000) = Pt
–100.000 – 490.000 = Pt
–590.000 = Pt
Jadi, pertumbuhan penduduk total di Lenora adalah sebesar –590.000 jiwa.
Contoh Soal 6
Jumlah kelahiran di Hawkins pada tahun 1983 sebesar 500.000 jiwa, jumlah kematian sebesar 600.000 jiwa.
Sedangkan, imigrasi sebesar 30.000 jiwa dan emigrasi sebesar 50.000 jiwa. Maka, berapa pertumbuhan penduduk total di Hawkins pada tahun 1983?
Pembahasan
Diketahui:
L = 500.000
M = 600.000
I = 30.000
E = 50.000
Ditanya:
Pt = ?
Jawab:
(L – M) + (I – E) = Pt
(500.000 – 600.000) + (30.000 – 50.000) = Pt
–100.000 + (–20.000) = Pt
–100.000 – 20.000 = Pt
–120.000 = Pt
Jadi, pertumbuhan penduduk total di Lenora adalah sebesar –120.000 jiwa.
Demikianlah contoh soal pertumbuhan penduduk total beserta penjelasan lengkapnya. Semoga bisa membantumu dalam mengerjakan soal-soal geografi ya!
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya




