Source : unsplash.com/@dawei0023

9 Contoh Soal tentang Usaha dan Energi beserta Jawabannya, Cocok untuk Bahan Belajar

Simak contoh soal tentang usaha dan energi beserta jawabannya untuk bahan belajar fisika yang mudah dipahami berikut ini

15 Oktober 2026 Lailla
Ringkasan Artikel
  • Definisi dan hubungan utama: usaha adalah energi yang ditransfer oleh gaya saat memindahkan benda (W = F·s·cosθ) dan terkait langsung dengan energi kinetik dan potensial (Ek = ½mv², Ep = mgh); teorema usaha-energi (W_total = ΔEk) dan hukum kekekalan energi mekanik (Ep+Ek konstan jika hanya gaya konservatif) menjadi dasar penyelesaian soal.
  • Rumus dan penerapan penting untuk menjawab berbagai contoh soal (mis. gaya sudut, bidang miring, gesekan, pegas, pengereman): gunakan konversi satuan SI, hitung luas di grafik F–s untuk usaha gaya variabel, pakai ΔEp/ΔEk untuk perubahan energi, dan combine usaha gaya negatif (gesek) saat menentukan hasil akhir.
  • Kesalahan umum & tips ujian: sering lupa konversi satuan atau mengabaikan cosθ, salah tanda usaha (positif/negatif), dan keliru memakai kekekalan energi saat ada gesekan; latihan variasi soal berguna untuk persiapan UTBK/seleksi masuk perguruan tinggi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Topik tentang usaha dan energi sangat penting dipelajari di bangku sekolah menengah. Bahkan, materi tersebut juga sering kali diujikan pada UTBK dan seleksi masuk Perguruan Tinggi.

Pada artikel ini, Mamikos akan mengulas contoh soal tentang usaha dan energi beserta jawabannya sebagai referensi belajarmu.

Contoh Soal tentang Usaha dan Energi beserta Jawabannya

Contoh Soal tentang Usaha dan Energi Beserta Jawabannya, Cocok untuk Bahan Belajar
unsplash.com/@dawei0023

Apakah kamu sudah paham dengan konsep usaha dan energi? Sebelum mengerjakan contoh soal tentang usaha dan energi beserta jawabannya, pahami dulu apa itu definisinya.

Usaha adalah besar energi yang ditransfer oleh suatu gaya untuk memindahkan benda sejauh jarak tertentu sepanjang garis kerja gaya tersebut. Secara matematis, usaha (W) adalah hasil kali antara gaya (F) dan perpindahan (s). Usaha dan energi saling berkaitan karena energi merupakan kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja.

Pada topik ini, kamu juga akan belajar hubungan antara gaya, perpindahan, perubahan kecepatan, sampai kekekalan energi yang ada di berbagai sistem mekanik.

Ringkasan Rumus Usaha dan Energi

Agar kamu bisa mengerjakan soal-soal terkait usaha dan energi dengan lebih cepat dan akurat, gunakan panduan rumus usaha dan energi berikut ini.

Usaha oleh Gaya yang Membentuk Sudut

Digunakan jika gaya membentuk sudut terhadap arah perpindahan benda:
W = F × s × cos θ
(Keterangan: W = usaha (Joule), F = gaya (N), s = perpindahan (m), θ = sudut antara gaya dan arah gerak).

Energi Kinetik

Digunakan untuk mengukur energi pada benda yang sedang bergerak:
Ek = ½ × m × v²
(Keterangan: m = massa (kg), v = kecepatan (m/s)).

Energi Potensial Gravitasi

Digunakan jika benda berada pada ketinggian tertentu dari titik acuan:
Ep = m × g × h
(Keterangan: g = percepatan gravitasi (m/s²), h = ketinggian (m)).

Teorema Usaha-Energi

Menyatakan hubungan langsung bahwa usaha total yang bekerja pada benda sama dengan perubahan energi yang dialaminya:
W = ΔEk = Ek₂ – Ek₁
W = ΔEp = m × g × (h₂ – h₁)

Hukum Kekekalan Energi Mekanik

Berlaku jika hanya gaya konservatif (contohnya gravitasi dan gaya pegas) yang melakukan usaha:
Em₁ = Em₂
Ep₁ + Ek₁ = Ep₂ + Ek₂

Apakah kamu sudah siap untuk mengerjakan contoh soal tentang usaha dan energi beserta jawabannya mulai dari tingkat mudah hingga sulit?

9 Contoh Soal Energi Kinetik dan Potensial beserta Pembahasannya Kelas 10 SMA

Soal 1

Seorang pedagang es menarik balok es dengan gaya sebesar 50 N yang membentuk sudut 60° terhadap lantai horizontal. Jika balok es berpindah sejauh 8 meter, berapakah besar usaha yang dilakukan gaya tersebut? (cos 60° = 0,5; sin 60° ≈ 0,87)
A. 25 J
B. 100 J
C. 200 J
D. 346 J
E. 400 J

Jawaban: C
Pembahasan:
Diketahui:
F = 50 N
θ = 60°
s = 8 m
Ditanyakan:
Usaha (W) = …?
Rumus:
W = F × s × cos θ
Langkah penyelesaian:
W = 50 × 8 × cos 60°
W = 400 × 0,5
W = 200 Joule
Kesalahan umum: Biasanya, siswa lupa mengalikan dengan cos θ karena langsung menghitung W = F × s (50 × 8 = 400 J).

Soal 2

Seorang tukang bangunan mengangkut sebuah peti bermassa 15 kg dari lantai ke atas rak yang tingginya 2 meter. Jika percepatan gravitasi bumi g = 10 m/s², berapa usaha minimum yang harus dilakukan tukang bangunan?
A. 300 J
B. 150 J
C. 30 J
D. 600 J
E. 0 J

Jawaban: A
Pembahasan:
Diketahui:
m = 15 kg
h₁ = 0 m
h₂ = 2 m
g = 10 m/s²
Ditanyakan:
Usaha minimum (W) = …?
Rumus:
W = ΔEp = m × g × (h₂ – h₁)
Langkah penyelesaian:
W = 15 × 10 × (2 – 0)
W = 150 × 2
W = 300 Joule
Peti diangkat dengan kecepatan konstan (usaha minimum), jadi usaha tukang sama dengan perubahan energi potensial: W = ΔEp
Kesalahan umum: Sering kali, muncul kebingungan saat menentukan tanda h₂ – h₁, atau lupa jika mengangkat benda vertikal nilainya setara dengan perubahan energi potensial gravitasi.

Soal 3

Balok bermassa 2 kg bergerak dengan kecepatan awal 2 m/s pada bidang datar kasar (μk = 0,2). Balok ditarik gaya F sejajar bidang. Besar F naik linear dari 0 N ke 20 N pada s = 0 m sampai s = 4 m, lalu konstan 20 N dari s = 4 m sampai s = 10 m. Usaha total yang bekerja pada balok selama berpindah dari s = 0 sampai s = 10 m adalah… (g = 10 m/s²)
A. 40 J
B. 60 J
C. 160 J
D. 120 J
E. 200 J

Jawaban: D
Pembahasan:
Diketahui:
m = 2 kg
μk = 0,2
g = 10 m/s²
s = 10 m
Grafik F-s berbentuk trapesium: alas b = 10 m, atas a = 6 m (10 – 4), tinggi t = 20 N
Ditanyakan:
Usaha total / bersih (W_total) = …?
Rumus:
W_gaya = Luas Daerah Grafik F-s = ½ × (a + b) × t
f_gesek = μk × m × g
W_gesek = -f_gesek × s
W_total = W_gaya + W_gesek
Langkah penyelesaian:
Hitung usaha oleh gaya luar (W_gaya) melalui luas trapesium:
W_gaya = ½ × (6 + 10) × 20 = 160 Joule
Hitung gaya gesek kinetik (f_gesek):
f_gesek = 0,2 × 2 × 10 = 4 N
Hitung usaha oleh gaya gesek (W_gesek):
W_gesek = -4 × 10 = -40 Joule
Hitung usaha total:
W_total = 160 + (-40) = 120 Joule
Kesalahan umum: Jawaban bisa salah karena yang dihitung hanya luas daerah di bawah grafik F-s saja dan mengabaikan nilai usaha negatif gaya gesek lantai. Selain itu kecepatan awal tidak perlu dihitung karena usaha total ditentukan gaya dan perpindahan.

Soal 4

Sebuah benda bermassa 4 kg meluncur ke bawah pada bidang miring kasar dengan sudut kemiringan 30° sejauh 5 meter. Jika koefisien gesek kinetik adalah 0,1√3, usaha total yang bekerja pada benda tersebut adalah… (g = 10 m/s²).
A. 30 J
B. 65,4 J
C. 70 J
D. 100 J
E. 130 J

Jawaban: C
Pembahasan:
Diketahui:
m = 4 kg
θ = 30°
s = 5 m
μk = 0,1√3
g = 10 m/s²
cos 30° = ½√3, sin 30° = 0,5
Ditanyakan:
Usaha total (W_total) = …?
Rumus:
F_sejajar = m × g × sin θ
N = m × g × cos θ
f_gesek = μk × N
ΣF = F_sejajar – f_gesek
W_total = ΣF × s
Langkah penyelesaian:
Hitung komponen gaya sejajar bidang miring:
F_sejajar = 4 × 10 × sin 30° = 40 × 0,5 = 20 N
Hitung gaya normal (N):
N = 4 × 10 × cos 30° = 40 × (½√3) = 20√3 N
Hitung gaya gesek kinetik:
f_gesek = (0,1√3) × (20√3) = 0,1 × 20 × 3 = 6 N
Hitung resultan gaya dan usaha total:
ΣF = 20 – 6 = 14 N
W_total = 14 × 5 = 70 Joule
Kesalahan umum: Salah menentukan komponen gaya normal pada bidang miring (mengira N = m × g), sehingga nilai gaya gesek menjadi tidak tepat.

Soal 5

Ayah mengendarai mobil bermassa 1.200 kg dan melaju dengan kecepatan 72 km/jam. Ayah melihat polisi tidur dan menginjak rem di jalan datar sehingga mobil mengalami gaya pengereman konstan sebesar 4.000 N hingga kecepatannya berkurang menjadi 36 km/jam. Berapakah jarak yang ditempuh mobil selama proses pengereman tersebut?
A. 15 m
B. 45 m
C. 60 m
D. 90 m
E. 583,2 m

Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
m = 1.200 kg
v₁ = 72 km/jam = 20 m/s
v₂ = 36 km/jam = 10 m/s
F_rem = 4.000 N (arah berlawanan gerak, jadi usahanya negatif)
Ditanyakan:
Jarak pengereman (s) = …?
Rumus:
W = ΔEk
-F_rem × s = ½ × m × (v₂² – v₁²)
Langkah penyelesaian:
Hitung perubahan energi kinetik (ΔEk):
ΔEk = ½ × 1.200 × (10² – 20²)
ΔEk = 600 × (100 – 400)
ΔEk = 600 × (-300) = -180.000 Joule
Gunakan teorema usaha-energi untuk mencari s:
W = ΔEk
-4.000 × s = -180.000
s = -180.000 / -4.000
s = 45 meter
Kesalahan umum: Jawaban seringkali salah karena lupa mengonversi satuan kecepatan dari km/jam ke m/s sebelum dimasukkan ke dalam rumus energi kinetik.

Halaman: