20 Contoh Soal Tes Diagnostik SMP Kelas 7 dan Jawabannya Lengkap
Tes diagnostik penting untuk dilaksanakan dalam kegiatan belajar. Tes ini memiliki sejumlah manfaat bagi guru dan siswa. Simak contoh tes diagnostik di sini!
- Tahap Pelaksanaan
Pada tahap ini guru agar meminta siswa untuk mengekspresikan apa yang mereka rasakan ketika belajar di rumah serta meminta mereka untuk menjalankan aktivitasnya.
Tahap ini guru dapat meminta siswa untuk menjelaskannya baik lewat cerita langsung, menulis, atau bahkan meminta untuk menggambarkan perasaan yang sedang dirasakan.
- Tahap Tindak Lanjut
Tahap terakhir dalam tes ini, guru akan mengidentifikasi kondisi psikologis maupun emosional siswa berdasarkan hasil tes yang telah diperoleh pada saat tahap pelaksanaan.
Hasil identifikasi inilah yang akan digunakan untuk menentukan langkah-langkah yang perlu diambil untuk memperbaiki proses pembelajaran yang selanjutnya.
Ketika telah mengidentifikasi hal tersebut dan mendapatkan hasil tesnya guru dapat mengkomunikasikannya dengan siswa ataupun orang tua jika memang diperlukan.
Langkah Tes Diagnostik Kognitif
Sama halnya dengan langkah-langkah tes sebelumnya, pada tes diagnostik kognitif juga memiliki langkah-langkah yang terbagi menjadi tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut.
Tahap Persiapan
Pada tahap persiapan akan meliputi kegiatan membuat jadwal. kemudian guru agar melakukan identifikasi materi asesmen yang disesuaikan dengan kompetensi dasar sesuai dengan kurikulum. Barulah setelahnya, guru dapat Menyusun pertanyaan yang sederhana yang meliputi :
- 2 topik pertanyaan sesuai kelas.
- 6 topik pertanyaan yang satu kelas di bawah.
- 2 topik pertanyaan dengan dua kelas di bawah.
Tahap Pelaksanaan
Tahap ini guru akan memberikan soal kepada masing-masing siswa untuk dikerjakan. Soal dapat diberikan ke masing-masing siswa, baik yang sedang melakukan pembelajaran secara tatap muka maupun yang melakukan pembelajaran dari rumah.
Tahap Tindak Lanjut
Tahap tindak lanjut pada tes ini guru agar melakukan beberapa kegiatan tindak lanjut yang diantaranya :
- Mengolah hasil tes dengan membuatkan skor. Contohnya saja, soal dalam bentuk angka 1 sampai 5, seperti “Paham utuh”, “Paham sebagian”, atau “Tidak paham”.
- Setelahnya menghitung nilai rata-rata dari hasil tes.
- Setelah menemukan nilai rata-rata, kemudian membagi dalam beberapa kelompok. Pertama, siswa dengan nilai rata-rata akan mengikuti kelas pembelajaran dengan alur pembelajaran (ATP) yang sesuai dengan fasenya.
Kedua, siswa yang mendapatkan nilai di bawah rata-rata akan diberikan pendampingan pada area yang belum memenuhi kompetensi berupa materi tambahan. Ketiga, siswa yang mendapatkan nilai di atas rata-rata akan mengikuti pembelajaran dengan pengayaan.

