Ringkasan Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2

Ringkasan Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 – Belajar memahami pelajaran bahasa Indonesia kelas 7 kurikulum merdeka semester 1 dan 2 dengan baik dapat dilakukan dengan melalui banyak cara.

Salah satu yang dapat dilakukan untuk memudahkan siswa dalam memahami sebuah mata pelajaran, yakni membuat ringkasan.

Jika sedang ingin mengetahui bagaimana ringkasan bahasa Indonesia kelas 7 kurikulum merdeka semester 1 dan 2, yuk, cek artikel di bawah ini!

Ringkasan Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 1 dan 2

Getty Images Signature/SteveLuker

Di bawah ini merupakan ringkasan materi bahasa Indonesia kelas 7 semester 1 dan 2 lengkap.

Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 1

Bab I Jelajah Nusantara

Dalam bagian pertama ini, kamu akan belajar tentang teks deskripsi yang memberikan penjelasan tentang keunikan  budaya di Indonesia yang ditulis dengan teks deskripsi.

Dengan mempelajarinya, diharapkan kamu akan dapat menguasai mengenai cara penulisan dan penggunaan teks deskripsi dalam kehidupan sehari-hari.

A. Memahami Isi Teks Deskripsi

Langkah pertama adalah membaca teks secara cermat, memperhatikan struktur, dan menggunakan kamus jika diperlukan.

Setelah membaca, penting untuk merangkum inti informasi atau pokok pembahasan dalam teks.

B. Memahami Unsur Bahasa dalam Teks Deskripsi

Dalam bagian ini siswa akan belajar teks deskripsi. Perlu diketahui teks deskripsi memiliki ciri khusus, seperti menjelaskan dengan bahasa deskriptif, menggunakan kata-kata konkret, dan organisasi yang teratur.

Tujuan umum teks deskripsi meliputi memberikan informasi rinci, memperkenalkan, memberikan gambaran yang jelas, dan memudahkan pemahaman pembaca.

Penggunaan kata-kata konkret dan kalimat perincian penting untuk memberikan gambaran yang jelas dan detail dalam teks deskripsi.

C. Menganalisis Informasi Lisan

Dalam bagian ini, siswa akan belajar membandingkan informasi lisan dan teks deskripsi merupakan strategi efektif untuk memperluas pemahaman.

Proses ini melibatkan perbandingan antara dua teks deskripsi guna menemukan kesamaan dan perbedaan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan pemahaman subjek secara signifikan.

Dengan memanfaatkan kedua sumber informasi ini, individu dapat menggabungkan keuntungan dari cara belajar secara auditif dan visual, menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih holistik dan mendalam.

D. Menyunting Teks Deskripsi

Bagian ini siswa akan belajar tentang pemakaian huruf kapital dalam menuliskan kata-kata penting menjadi kunci dalam menyoroti aspek yang relevan.

Tak hanya itu, siswa juga belajar penggunaan tanda koma digunakan dengan bijak untuk memfasilitasi struktur kalimat dan memudahkan pemahaman pembaca.

E. Menyajikan Teks Deskripsi Sederhana

Menyajikan teks deskripsi sederhana dengan menggambarkan ciri-ciri benda kesukaan, memperhatikan penggunaan kata-kata konkret, kalimat perincian, huruf kapital, dan tanda baca yang benar.

Bab II Berkelana di Dunia Imajinasi

Bab selanjutnya yang dipelajari dalam buku ini adalah menjelajahi dunia imajinasi untuk menciptakan puisi rakyat yang ada di Indonesia.

Dengan mempelajari bab ini, kamu akan tahu apa saja puisi tradisional di Indonesia beserta bagaimana cara menuliskannya secara baik dan benar.

A. Mengenal Jenis dan Unsur Puisi Rakyat

Puisi rakyat memiliki jenis-jenis seperti pantun, gurindam, dan mantra, dengan ciri khas jumlah bait, baris, suku kata, pola rima, dan pesan yang berbeda.

Puisi rakyat ditulis untuk menghibur, melestarikan budaya, menyampaikan pesan kreatif, memberikan nasihat, dan mengembangkan keterampilan bahasa anak-anak.

Puisi rakyat menggambarkan alam, binatang, kisah atau legenda, menggunakan bahasa bernas atau kiasan, dan mencerminkan tradisi serta kebudayaan masyarakat.

B. Mengidentifikasi Elemen dalam Teks Naratif

Alur melibatkan petualangan dan perjalanan tokoh utama dalam menghadapi konflik dan menyelesaikan misi.

Tokoh utama sering memiliki kekuatan supernatural, sementara antagonisnya adalah karakter jahat atau makhluk menakutkan.

Majas sarkasme digunakan untuk memberikan sentuhan humor atau menggambarkan sifat karakter tertentu dalam cerita fantasi.

Cerita komik juga menggunakan penokohan dengan tokoh utama memiliki kekuatan khusus dan antagonis seringkali memiliki sifat lucu.

C. Berkreasi dengan Teks Naratif

Langkah-langkah untuk menulis cerita fantasi termasuk pemilihan tema menarik, penentuan tokoh, penciptaan alur yang menarik, penggunaan bahasa kreatif, dan penyampaian pesan moral.

Bab III Hal yang Baik bagi Tubuh

Selanjutnya, yang akan kamu pelajari tentang teks prosedur. Selain mempelajari tentang unsur apa saja yang harus diketahui, kamu juga akan belajar tentang bagaimana penulisan teks prosedur secara baik dan benar.

A. Mengidentifikasi Karakteristik Teks Prosedur

Teks prosedur berisi langkah-langkah atau petunjuk tentang suatu tindakan atau kegiatan. Identifikasi kata-kata fokus membantu memahami teks.

Teks prosedur dapat berbentuk grafis atau infografik. Evaluasi kualitas infografik melibatkan kesesuaian gambar dan teks, kejelasan teks, penggunaan warna, dan penggunaan panah atau garis.

B. Mengidentifikasi Tujuan Ragam Teks Prosedur

Membaca dan menyimpulkan isi teks prosedur membantu mengenali tujuan teks.

Mengenali tujuan teks prosedur: memberikan instruksi, menyampaikan langkah-langkah, dan memberikan petunjuk tentang penggunaan atau perawatan barang.

C. Mengenali Unsur Kebahasaan Teks Prosedur

Bagian ini siswa akan belajar tentang teks prosedur yang isinya berupa kalimat ajakan dan larangan untuk mengarahkan pembaca untuk melakukan atau tidak melakukan tindakan tertentu.

Selain itu, dalam bagian ini siswa akan belajar mengenai kalimat inversi memberikan instruksi rinci tentang langkah-langkah.

Struktur teks prosedur terdiri dari pelepasan, kalimat-kalimat inversi, dan penutup. Teks prosedur dapat digunakan dalam fiksi untuk menggambarkan aksi atau kegiatan karakter dalam cerita.

D. Menyajikan Teks Prosedur Melalui Berbagai Media

Langkah-langkah mencakup menentukan tugas, mengidentifikasi langkah-langkah, menuliskan dengan rinci, dan melakukan revisi agar lebih jelas.

Teks prosedur visual dapat berupa gambar atau diagram dengan penggunaan warna, panah, atau garis untuk memperjelas langkah-langkah.

Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2

Bab IV Aksi Nyata Para Pelindung Bumi

Bab ini akan membahas aksi nyata para pelindung bumi. Fokusnya adalah menganalisis teks berita dengan strategi prediksi, memahami media informasi (berita cetak dan digital), dan menganalisis berita audiovisual.

Materi ini juga mencakup identifikasi unsur-unsur berita, analisis unsur kebahasaan dalam teks berita, serta penelaahan berita palsu.

A. Menganalisis Teks Berita

Bagian ini siswa akan belajar menganalisis berita yang dimulai dari membaca judul, memperhatikan foto, dan mengidentifikasi kata kunci, membantu pembaca membuat prediksi tentang topik, isi, dan pendapat dalam berita sebelum membaca secara menyeluruh.

Selain itu, siswa akan belajar tentang segala hal yang berkaitan dengan berita mulai dari kata kunci, serta penggunaan informasi visual.

B. Mengenali Karakteristik Berbagai Media Informasi

Kemudian siswa akan belajar macam-macam berita, mulai dari berita cetak dan berita digital yang dilengkapi dengan kelebihan dan kekurangannya.

Berita cetak memiliki kelebihan akses mudah tanpa internet, sementara berita digital memberikan akses cepat terhadap berita terkini dan format yang beragam.

Keduanya memiliki kelemahan, seperti keterbatasan informasi pada berita cetak dan ketergantungan pada internet pada berita digital.

C. Mengidentifikasi Unsur-Unsur Berita

Selanjutnya, siswa akan belajar tentang unsur-unsur yang ada di dalam berita. Adapun unsur-unsur seperti judul, lead, badan berita, wawancara, foto, dan keterangan foto.

D. Menelaah Unsur Kebahasaan dalam Teks Berita

Setelah itu, siswa akan belajar mencermati unsur kebahasaan dalam berita eksplanasi dengan fokus pada pemilihan kata, penggunaan istilah teknis, struktur kalimat yang mudah dipahami, dan penggunaan data relevan.

E. Menelisik Berita Palsu

Kemudian, siswa akan menganalisis sumber berita untuk mengetahui kebenaran suatu berita. Dengan demikian, siswa dapat tahu mana berita palsu dan berita yang benar-benar terjadi.

Rambu-rambu untuk memilih berita berkualitas melibatkan pemilihan sumber terpercaya, verifikasi informasi, dan perhatian terhadap sudut pandang yang seimbang.

F. Menulis Berita

Menulis berita dengan gaya bahasa jelas dan padat, struktur yang teratur, kata-kata yang tepat, fakta atau data relevan, pendapat seimbang, dan pengecekan tata bahasa dan ejaan sebelum publikasi.

Bab V Membuka Gerbang Dunia

Bab ini membahas pentingnya memahami dan menganalisis buku bergambar, khususnya dalam konteks pengembangan pemahaman dan keterampilan membaca.

Buku bergambar, yang populer di kalangan anak-anak, tidak hanya menyajikan cerita menarik tetapi juga ilustrasi yang memukau.

Tujuan bab ini adalah membuka gerbang dunia membaca melalui buku bergambar.

Fokusnya termasuk cara mengembangkan pemahaman terhadap cerita melalui observasi gambar, memahami suasana dan emosi tokoh, menganalisis sajian visual, dan mengenal bagian-bagian buku.

A. Mengamati Gambar untuk Memprediksi Cerita

Langkah awal dalam membaca buku bergambar adalah mengamati gambar-gambar untuk memprediksi cerita.

Cara melibatkan melihat ekspresi wajah tokoh, mengamati lingkungan, dan menyusun tebakan cerita berdasarkan gambar.

B. Memahami Suasana Cerita dan Emosi Tokoh

Pemahaman terhadap suasana cerita dan emosi tokoh diperoleh melalui ekspresi wajah, membaca dialog, dan penggunaan warna dalam ilustrasi.

C. Menganalisis Sajian Visual dalam Buku Bergambar

Analisis sajian visual mencakup penggunaan warna, komposisi gambar, dan penggunaan panel untuk memahami bagaimana ilustrasi mempengaruhi pemahaman terhadap cerita.

D. Mengenal Bagian-Bagian Buku

Materi ini siswa akan belajar tentang bagian-bagian buku. Bagian yang harus dipahami antara lain sampul depan, halaman pendahuluan, halaman penutup, dan sampul belakang.

Selanjutnya, siswa akan belajar membandingkan buku fiksi dan non fiksi. Perbandingan bagian-bagian buku fiksi dan nonfiksi, termasuk sampul depan, halaman pendahuluan, halaman penutup, dan sampul belakang.

E. Merangkum Buku

Dalam bagian ini, siswa akan belajar bagaimana cara merangkum berdasarkan gagasan pokok cerita untuk mengingat cerita secara keseluruhan dengan menentukan tokoh utama, setting, dan poin-poin utama.

Alternatif merangkum dengan membuat peta pikiran untuk mengorganisir informasi dan menghubungkan ide-ide dalam cerita.

F. Menyajikan Tanggapan terhadap Buku

Setelah membaca, menyajikan tanggapan terhadap buku dengan mencermati naratif, karakter, sajian visual, dan pesan moral.

Selain itu, siswa juga diharapkan membuat tanggapan terhadap buku melalui tabel dengan mempertimbangkan naratif, karakter, sajian visual, dan pesan moral.

G. Mengenali Ragam Kalimat dan Struktur Teks Tanggapan

Ragam Teks Tanggapan

Teks tanggapan dapat berupa ulasan buku, kritik, atau tanggapan pribadi, tergantung pada tujuan dan gaya penulisan.

Struktur Teks Tanggapan

Teks tanggapan umumnya memiliki struktur pengantar, isi, dan penutup, dengan langkah-langkah menulis yang melibatkan ringkasan cerita, evaluasi karakter, dan pendapat pribadi.

Menulis Teks Tanggapan

Menulis teks tanggapan yang baik melibatkan pengantar yang menarik, ringkasan cerita, evaluasi karakter dan sajian visual, serta penutup yang kuat dengan kesimpulan dan rekomendasi.

Bab VI Sampaikan Melalui Surat

Pada bab ini, materi membahas tentang surat sebagai bentuk komunikasi tertulis yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Fokus pembelajaran meliputi surat pribadi dan surat resmi.

Selain itu, pembelajaran juga mencakup kemampuan berkomunikasi dengan santun melalui surat.

Siswa akan memahami penggunaan kata sapaan, pronomina, dan perbedaan antara kata baku dan tidak baku.

Materi selanjutnya membahas cara menganalisis informasi di ruang bincang serta keterampilan berkomunikasi melalui surat dengan benar.

Setiap topik ditekankan untuk membekali siswa dengan keterampilan menulis surat yang baik dan efektif.

A. Mengenal Surat Pribadi dan Surat Resmi

Surat Pribadi

Jenis surat ditujukan kepada individu dan berisi pesan pribadi. Tujuannya melibatkan menyampaikan selamat, kabar, ajakan, atau berbagi pengalaman.

Ciri-ciri

Sapaan akrab, gaya bebas, menggunakan bahasa santai, tidak menggunakan tanda tangan resmi.

Surat Resmi

Jenis surat untuk keperluan bisnis, pekerjaan, atau administrasi.

Tujuannya bersifat formal dan terstruktur, seperti lamaran pekerjaan, surat izin, pengaduan, atau pemberitahuan.

Ciri-ciri

Sapaan formal, isinya terstruktur, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, menggunakan tanda tangan resmi.

Kosakata dalam Surat Resmi

Dalam bagian siswa akan mempelajari perbandingan antara surat pribadi dengan surat resmi.

Adapun perbandingan antara surat pribadi dan surat resmi, termasuk unsur sapaan, gaya bahasa, dan ketertiban penulisan.

B. Berkomunikasi Melalui Surat dengan Santun

Kata Sapaan

Pentingnya pemilihan kata sapaan yang sesuai dengan hubungan antara pengirim dan penerima surat, contohnya: Bapak/Ibu, Yth. Saudara.

Penggunaan Pronomina pada Surat

Penggunaan pronomina yang tepat untuk menggantikan kata benda atau orang agar pesan lebih jelas.

Mengenal Kata Baku dan Tidak Baku

Pentingnya penggunaan kata baku dalam surat resmi untuk menjaga kesan profesional dan sesuai kaidah Bahasa Indonesia.

C. Menganalisis Informasi di Ruang Bincang

Membandingkan informasi di ruang bincang melibatkan langkah-langkah untuk pemahaman yang komprehensif, termasuk identifikasi fakta dan opini.

Proses ini mencakup evaluasi informasi, memastikan keakuratan data, dan mengenali berbagai sudut pandang.

Langkah penting lainnya adalah mengidentifikasi perbedaan antara fakta (informasi verifikasi) dan opini (pendapat subyektif), meningkatkan pemahaman dan perspektif yang terinformasi dalam percakapan.

D. Berkomunikasi Melalui Surat

Menulis Surat Resmi

Langkah-langkah dalam menulis surat resmi, termasuk format, bahasa yang baik dan benar, serta penutup yang sopan.

Menulis Surat Pribadi

Aspek yang perlu diperhatikan dalam menulis surat pribadi, seperti pemilihan sapaan, penulisan pesan dengan jelas, penggunaan bahasa yang santai, dan penutup yang sesuai.

Demikian ringkasan materi bahasa Indonesia kelas 7 semester 1 dan 2 yang diberikan Mamikos. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta