19+ Contoh Cerpen Singkat untuk Tugas Sekolah yang Menarik dalam Bahasa Indonesia
Cerita pendek adalah salah satu karya dalam bahasa Indonesia. Perhatikan beberapa contoh cerita pendek singkat bahasa Indonesia berbagai tema ini.
19+ Contoh Cerpen Singkat untuk Tugas Sekolah yang Menarik dalam Bahasa Indonesia – Agar kamu bisa lebih memahami bagaimana cara membuat cerpen yang baik dan benar, coba perhatikan beberapa contoh cerpen tentang berbagai tema.
Tentunya saat membuat cerpen, kamu harus menentukan tema dan judulnya terlebih dahulu. Setelah mendapatkan judul dan tema, mulai perhatikan struktur saat membuat cerita pendek.
Pastikan kamu menuliskan kejadiannya secara runtut agar pembaca mudah memahami jalan ceritanya. Gunakan bahasa yang menarik agar pembaca juga senang membacanya. 📖😊✨
Daftar Isi
- Contoh Cerita Pendek Singkat Bahasa Indonesia
- Contoh Cerpen Tema Persahabatan
- Contoh Cerpen Tema Keluarga
- Contoh Cerpen Tema Binatang
- Contoh Cerpen Tema Petualangan
- Contoh Cerpen Tema Agama
- Contoh Cerpen Tema Sosial
- Contoh Cerpen Tema Budaya
- Contoh Cerpen Tema Sekolah
- Contoh Cerpen Tema Kehidupan
- Contoh Cerpen Tema Komedi
- Contoh Cerpen Tema Kemanusiaan
- Contoh Cerpen Tema Olahraga
- Contoh Cerpen Tema Alam
- Penutup
Contoh Cerita Pendek Singkat Bahasa Indonesia

Sesuai dengan namanya, cerpen atau cerita pendek merupakan sebuah karya pendek yang dibatasi dengan jumlah kata.
Menurut KBBI, dalam membuat cerita pendek, maksimal jumlah katanya adalah 10.000 kata.
Selain itu juga ada aturan dalam menggunakan bahasa, yaitu bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Namun, terkadang juga terdapat beberapa orang membuat cerita menggunakan bahasa santai dan gaul, hal ini tergantung pada kisah di dalam cerpen tersebut.
Bahkan sebenarnya ada juga penulis yang menggunakan bahasa daerah saat menuliskan cerita pendek.
Terkadang juga memakai variasi bahasa antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah agar ceritanya lebih terasa nyata dan menarik.
Agar lebih paham lagi, sebaiknya kamu memperhatikan beberapa contoh cerita pendek singkat bahasa Indonesia berikut ini dengan berbagai tema.
Dengan banyak belajar contohnya, tentu akan memudahkanmu mendapat referensi saat ingin membuatnya sendiri.
Saat diminta untuk membuat cerita pendek sendiri, kamu harus memiliki wawasan yang cukup luas untuk menemukan tema atau ide yang bagus.
Jangan hanya memakai 1 tema setiap kali membuatnya, namun gunakan variasi tema agar hasilnya bisa lebih menarik.
Ada banyak ide atau tema yang bisa dipakai saat ingin membuat cerita pendek.
Kamu tidak harus memakai ide seperti persahabatan dan keluarga saja, apalagi ide tersebut sudah sangat sering digunakan oleh penulis lain saat menulis sebuah cerita pendek.
Jika kamu masih bingung harus menggunakan tema lain seperti apa, coba cari berbagai ide untuk menulis cerita pendek di internet.
Dengan begitu, kamu benar-benar bisa mendapatkan ide terbaik dan berbeda dari penulis lainnya. Atau coba perhatikan beberapa contoh ide ini.
Contoh Cerpen Tema Persahabatan
Persahabatan merupakan salah satu tema yang cukup umum digunakan saat membuat cerpen.
Kamu bisa menjadikannya tema dalam cerpenmu sendiri saat merasa bingung harus menggunakan konsep apa.
Agar mendapat wawasan yang lebih luas lagi tentang tema persahabatan ini, sebaiknya perhatikan contoh cerita pendek singkat bahasa Indonesia tentang persahabatan berikut ini.
1. Juminten Mencari Sahabat
Juminten sangat terkenal di sekolahnya karena merupakan salah satu siswi paling pandai. Pantas saja teman Juminten sangat banyak, tidak peduli laki-laki atau perempuan.
Namun, Juminten tetap merasa kesepian karena sebenarnya ia memiliki sahabat lain yang sudah menemaninya sejak kecil.
Juminten benar-benar menyayangi sahabatnya tersebut, mereka sudah tidak bertemu selama 10 tahun.
Sahabat Juminten bernama Iris, mereka terpisah karena Iris harus ikut orang tuanya ke luar negeri.
Suatu hari Juminten benar-benar memikirkan sahabatnya itu, lalu memutuskan untuk mencarinya.
Dengan uang tabungannya, Juminten memutuskan untuk pergi ke Amerika tanpa sepengetahuan orang tuanya. Suatu sore, ia sudah berkemas-kemas dan berniat pergi saat tengah malam.
Namun, ternyata orang tuanya mengabari bahwa hari ini akan ada tamu special yang datang ke rumahnya.
Juminten terpaksa membatalkannya karena tamu tersebut. Saat tamu itu datang mengetuk pintu, Juminten membukanya dengan muka lesu.
Namun saat ia membuka pintu, ternyata Iris dan orang tuanya berdiri di depan pintu tersebut. Juminten sangat bahagia sampai menangis.
2. Surat Kecil untuk Sahabat
Saat SMP, aku dan sahabatku punya kebiasaan saling mengirim surat kecil. Isinya sederhana, kadang hanya pengingat, “Jangan lupa bawa penggaris besok!” atau ajakan belajar bersama di rumah. Surat itu kami lipat kecil-kecil dan selipkan ke buku pelajaran.
Setiap menerima surat, rasanya menyenangkan sekali. Ada kebahagiaan yang tak bisa dijelaskan, meski isinya hanya beberapa kalimat singkat. Coretan tangannya terasa begitu dekat, seolah menjadi bukti persahabatan kami.
Sekarang, komunikasi serba cepat melalui ponsel. Semua serba praktis, tapi aku merasa kehilangan kehangatan. Surat kecil itu mengajarkan betapa berharganya perhatian sederhana. Aku masih menyimpan beberapa di laci meja, dan setiap kali membacanya, aku kembali merasakan persahabatan tulus yang dulu begitu indah.
Dari contoh cerita pendek singkat bahasa Indonesia tersebut, tentu kamu sudah memahami bahwa menuliskan cerpen harus menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.
Penting sekali memperhatikan struktur saat membuat cerpen. Dengan adanya struktur tentu akan lebih memudahkanmu dalam menyusun ceritanya.
Contoh Cerpen Tema Keluarga
Keluarga adalah sebuah kelompok yang terdiri dari orang tua dan anak – anaknya. Di dalam keluarga sering sekali terjadi konflik yang dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua orang.
Itu sebabnya, banyak orang yang membuat contoh cerita pendek singkat bahasa Indonesia menggunakan tema keluarga.
Kamu juga bisa membuatnya jika menyukai cerita tentang keluarga, seperti contoh berikut ini.
3. Diam-diam Kakak Menyayangiku
Hidup dengan keluarga pas-pasan sudah bukan hal aneh lagi untuk. Sejak kecil, keluarga kami sangat kesulitan bahkan hanya untuk mencari makan.
Ayah dan ibu benar-benar bekerja keras untuk menghidupiku dan kakak, karena kami masih harus sekolah di 1 SMA yang sama.
Namun aku dan kakak rupanya sering membuat ayah dan ibu kesal, sebagai kakak beradik laki-laki, kami sering merasa tidak puas satu sama lain.
Tiada hari tanpa bertengkar, sampai ayah dan ibu pernah menangis melihat pertengkaran kami yang tidak pernah kunjung usai.
Suatu hari ketika kakak sudah lulus SMA dan akan kuliah, kebetulan aku harus pergi ke luar kota mengikuti study tour dari sekolah.
Kuliah dan mengikuti study tour tentu membutuhkan uang. Memang jumlah uang untuk study tour tidak begitu banyak.
Namun jika aku mengambilnya dari sebagian uang kuliah kakak, pasti kakak tidak bisa kuliah.
Aku sudah hampir mendebat kakak, karena dulu kakak sudah pernah ikut study tour. Menurutku study tour cukup penting.
Namun, ternyata kakak memberikan sebagian uang kuliahnya tanpa marah seperti biasanya.
Hal itu membuatku terharu karena ternyata kakak menyayangiku, tetapi aku akhirnya memutuskan tidak mengikuti study tour karena kuliah kakak jauh lebih penting.
4. Sepeda Biru
Aku masih ingat jelas saat pertama kali belajar naik sepeda bersama ayah. Sepeda itu berwarna biru, sudah tua dengan rantai yang berkarat dan cat yang terkelupas. Meski begitu, bagiku sepeda itu adalah harta yang paling berharga.
Awalnya aku sering jatuh. Lututku berdarah, tanganku lecet, tapi ayah selalu mendekat dengan senyum menenangkan. “Tidak apa-apa, nak. Jatuh itu bagian dari belajar. Coba lagi, pasti bisa,” katanya. Aku kembali mencoba dengan hati berdebar, dan kali ini ayah hanya memegang sadel pelan, memberi keyakinan bahwa aku mampu.
Akhirnya, aku berhasil mengayuh tanpa terjatuh. Aku tertawa girang, ayah pun ikut bertepuk tangan. Sepeda biru itu kini sudah rusak, tergeletak di gudang. Namun setiap melihatnya, aku seakan kembali ke masa kecil yang penuh semangat dan dorongan kasih sayang ayah.
Halaman:

