15 Contoh Soal TKA PKWU SMA/SMK 2026 dan Jawabannya, Materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan
Sudah mempersiapkan diri untuk mengerjakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK mapel Kewirausahaan? Simak contoh soalnya berikut ini.
Soal 3
Kompetensi: Menerapkan pengendalian mutu
Dalam usaha konveksi pakaian anak, setiap baju yang selesai diproduksi harus melalui tahap pemeriksaan kualitas kain, kerapian jahitan, dan motif sebelum dijual. Kegiatan tersebut termasuk dalam penerapan….
A. Distribusi produk
B. Pengendalian mutu
C. Perencanaan produksi
D. Analisis peluang usaha
E. Profil usaha
Jawaban: B. Pengendalian mutu
Pembahasan: Pada tahap pengendalian mutu (quality assurance), produk dipastikan kualitasnya sudah sesuai standar sebelum dijual ke pasar.
Soal 4
Kompetensi: Menganalisis distribusi produk
Sebuah usaha snack rumahan memasarkan produk melalui dua jalur: menjual secara langsung di warung milik sendiri dan kerja sama dengan warung di sekitar wilayah tempat berjualan. Strategi distribusi yang dilakukan usaha snack tersebut termasuk kategori….
A. Distribusi tunggal
B. Distribusi ganda
C. Distribusi eksklusif
D. Distribusi internal
E. Distribusi sementara
Jawaban: B. Distribusi ganda
Pembahasan: Strategi distribusi ganda menggunakan lebih dari satu saluran distribusi (langsung dan tidak langsung).
Soal 5
Kompetensi: Mengevaluasi laporan usaha.
Pada sebuah laporan usaha diketahui bahwa biaya produksi per bulan adalah Rp20.000.000 dengan pendapatan sebesar Rp25.000.000. Penyusunan laporan tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran tentang….
A. Strategi pemasaran
B. Analisis peluang usaha
C. Laporan keuangan
D. Rencana produksi
E. Profil usaha
Jawaban: C. Laporan keuangan
Pembahasan: Laporan keuangan memuat informasi terkait biaya, pendapatan, dan laba rugi. Tujuan adanya laporan keuangan adalah agar kesehatan finansialnya suatu usaha dapat diukur.
Soal 6
Kompetensi: Menerapkan perencanaan produksi.
Sebuah usaha makanan ringan rumahan menentukan kapasitas produksi harian sebanyak 200 bungkus keripik kentang, memperhitungkan kebutuhan bahan kentang dan minyak goreng serta menentukan jumlah pekerja yang terlibat. Langkah ini termasuk….
A. Rencana produksi
B. Distribusi produk
C. Pengendalian mutu
D. Strategi pemasaran
E. Profil usaha
Jawaban: A. Rencana produksi
Pembahasan: Langkah perencanaan produksi memuat tahapan seperti menentukan jumlah produk yang dihasilkan, memilih bahan baku, dan memastikan jumlah tenaga kerja yang terlibat.
Soal 7
Kompetensi: Menganalisis desain dan prosedur pengembangan produk
Sebuah kelompok yang terdiri dari siswa SMA mengikuti kompetisi perancangan produk tempat makan dari bambu. Dalam proses desainnya, siswa tersebut membuat prototipe berupa sketsa bentuk tempat makan, menentukan ukuran yang ergonomis, serta memilih warna produk yang terlihat alami untuk mempertahankan kesan ramah lingkungan. Langkah-langkah yang dilakukan siswa tersebut termasuk dalam tahap….
A. Produksi massal
B. Desain dan pengembangan produk
C. Pemasaran produk
D. Pengemasan produk
E. Distribusi produk
Jawaban: B. Desain dan pengembangan produk
Pembahasan:
Kegiatan berupa pembuatan sketsa, penentuan ukuran, dan pemilihan warna merupakan tahap pengembangan desain produk sebelum proses produksi.
Soal 8
Kompetensi: Mengevaluasi desain kemasan dan label produk
Sebuah usaha makanan UMKM ingin memperbarui desain kemasannya agar bisa bersaing dengan produk serupa. Oleh karena itu, pengusaha makanan UMKM mempertimbangkan kemasan makanan dengan warna yang mencolok, font yang mudah dibaca, dan informasi terkait nilai gizi makanan pada label. Tujuan utama perubahan yang dilakukan pengusaha UMKM tersebut adalah….
A. Menurunkan biaya produksi kemasan
B. Menarik minat konsumen dan meningkatkan citra produk
C. Mengubah rasa makanan agar lebih enak
D. Mengurangi ukuran kemasan agar bahan yang digunakan lebih hemat
E. Menghindari kewajiban mencantumkan izin edar
Jawaban: B. Menarik minat konsumen dan meningkatkan citra produk
Pembahasan:
Evaluasi desain kemasan yang dilakukan pengusaha UMKM bertujuan untuk memperbaiki daya tarik visual serta kredibilitas produk, bukan sekadar menghemat biaya. Harapannya, konsumen semakin tertarik untuk membeli.
Halaman:

