Advertisement
Source : Canva/@ijeabstock

55 Contoh Soal TKA Sejarah SMA 2026 dan Jawabannya untuk Bahan Belajar

Yuk, persiapkan dan belajari latihan dari contoh soal TKA Sejarah SMA 2026!

11 Februari 2026 Nuril Hidayah

19. Bagaimana pemberontakan APRA dan RMS menyoroti permasalahan integrasi negara baru?

a. Menunjukkan kesulitan pengelolaan daerah

b. Tidak relevan dengan integrasi

c. Menunjukkan keberhasilan militer

d. Mempercepat demokrasi

e. Menghapus partai politik

Jawaban: a

20. Analisis dampak pemberontakan DI/TII terhadap sentralisasi kekuasaan di Jakarta.

a. Memperkuat sentralisasi

b. Melemahkan pemerintah pusat

c. Tidak ada pengaruh

d. Menguntungkan daerah otonom

e. Menghapus militer

Jawaban: a

50 Contoh Soal TKA Ekonomi Kelas 12 SMA dan Jawabannya Kurikulum Merdeka

21. Konferensi Asia-Afrika (1955) menjadi tonggak penting bagi diplomasi Indonesia. Analisis mengapa konferensi ini memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

a. Menunjukkan dukungan penuh terhadap blok Barat

b. Menegaskan posisi Indonesia sebagai negara netral dan aktif

c. Memperlihatkan kesetiaan pada blok Timur

d. Mengurangi pengaruh negara-negara Asia lainnya

e. Memperkuat hubungan militer dengan PBB

Jawaban: b

22. Gerakan Non-Blok bertujuan menjaga netralitas Indonesia. Jika Indonesia bergabung dengan salah satu blok, apa dampak politisnya?

a. Menguatkan posisi Indonesia secara internasional

b. Melemahkan pengaruh diplomasi Indonesia di Asia-Afrika

c. Meningkatkan dukungan internasional

d. Mempercepat pembangunan ekonomi

e. Mengurangi ancaman militer

Jawaban: b

23. Analisis bagaimana keterlibatan Indonesia dalam konflik internasional memengaruhi kebijakan luar negeri bebas aktif.

a. Indonesia lebih condong ke blok Barat

b. Indonesia menyeimbangkan hubungan dengan semua pihak

c. Indonesia menolak kerjasama internasional

d. Indonesia meningkatkan intervensi militer

e. Indonesia fokus pada konflik internal

Jawaban: b

24. Mengapa dukungan Indonesia terhadap Gerakan Non-Blok menjadi penting bagi negara-negara berkembang?

a. Agar mereka bergabung dengan blok Timur

b. Memberikan model diplomasi mandiri tanpa dominasi blok besar

c. Membatasi perdagangan internasional

d. Mengurangi pengaruh PBB

e. Menghapus kerja sama regional

Jawaban: b

25. Bagaimana pengaruh Perang Dingin terhadap politik domestik Indonesia pada 1950–1965?

a. Memicu stabilitas politik penuh

b. Mendorong polarisasi partai politik dan militer

c. Memperkuat peran rakyat

d. Menghapus konflik daerah

e. Mengurangi peran militer

Jawaban: b

26. Jika Indonesia tidak ikut dalam Gerakan Non-Blok, kemungkinan dampaknya terhadap pembangunan nasional adalah…

a. Lebih banyak bantuan dari blok tertentu, tapi kehilangan kedaulatan politik

b. Lebih merdeka dan independen

c. Meningkatkan persatuan Asia-Afrika

d. Mengurangi ancaman militer

e. Memperkuat posisi di PBB

Jawaban: a

27. Analisis hubungan antara dukungan Indonesia terhadap negara-negara Asia-Afrika dengan kebijakan ekonomi nasional.

a. Meningkatkan kerjasama ekonomi regional

b. Membatasi perdagangan internasional

c. Mengurangi investasi asing

d. Meningkatkan isolasi ekonomi

e. Tidak berdampak sama sekali

Jawaban: a

28. Mengapa dukungan terhadap negara-negara berkembang meningkatkan posisi Indonesia di PBB?

a. Karena Indonesia menolak blok Barat dan Timur

b. Karena Indonesia menjadi mediator yang dipercaya

c. Karena Indonesia mengirim pasukan militer

d. Karena Indonesia mendukung blok tertentu

e. Karena Indonesia menolak diplomasi

Jawaban: b

29. Analisis pengaruh diplomasi Indonesia dalam menghadapi ancaman komunisme di Asia Tenggara.

a. Memperkuat blok Barat

b. Memperkuat posisi militer domestik

c. Membantu penyebaran komunisme

d. Mengurangi pengaruh blok Timur

e. Memperkuat ekonomi negara tetangga

Jawaban: b

30. Jika Indonesia gagal menjaga netralitas saat Perang Dingin, kemungkinan dampak sosial-politiknya adalah…

a. Polarisasi ideologi meningkat dan konflik internal berpotensi meluas

b. Masyarakat menjadi lebih bersatu

c. Militer kehilangan peran

d. Ekonomi langsung membaik

e. Hubungan internasional meningkat

Jawaban: a

31. Krisis moneter 1997–1998 menjadi pemicu jatuhnya Orde Baru. Analisis mengapa dampak ekonomi bisa memicu perubahan politik.

a. Ekonomi memburuk β†’ legitimasi pemerintah melemah β†’ reformasi terjadi

b. Ekonomi membaik β†’ reformasi terjadi

c. Ekonomi tidak relevan β†’ reformasi terjadi

d. Ekonomi memburuk β†’ rakyat mendukung pemerintah

e. Ekonomi memburuk β†’ demokrasi hilang

Jawaban: a

32. Mengapa mahasiswa menjadi aktor utama dalam gerakan reformasi 1998?

a. Mereka memiliki akses ke media

b. Mereka memiliki kepentingan ekonomi

c. Mereka mampu memobilisasi opini publik dan menekan pemerintah

d. Mereka didukung militer

e. Mereka mengikuti perintah asing

Jawaban: c

33. Analisis dampak reformasi terhadap sistem politik Indonesia.

a. Mendorong sentralisasi kekuasaan

b. Memperluas demokrasi, otonomi daerah, dan kebebasan pers

c. Mengurangi peran rakyat

d. Menguatkan partai tunggal

e. Membatasi pemilihan umum

Jawaban: b

34. Bagaimana reformasi memengaruhi hubungan antara pemerintah pusat dan daerah?

a. Memperkuat sentralisasi

b. Memberikan otonomi yang lebih besar

c. Mengurangi peran pemerintah daerah

d. Menimbulkan konflik baru

e. Tidak ada perubahan

Jawaban: b

35. Jika reformasi gagal, konsekuensi jangka panjang bagi demokrasi Indonesia adalah…

a. Stabilitas politik penuh

b. Partai politik tetap lemah, demokrasi stagnan

c. Kebebasan pers meningkat

d. Ekonomi membaik

e. Otonomi daerah meluas

Jawaban: b

36. Analisis hubungan krisis ekonomi dengan meningkatnya tuntutan sosial-politik pada akhir Orde Baru.

a. Krisis ekonomi β†’ ketidakpuasan rakyat β†’ tekanan reformasi meningkat

b. Krisis ekonomi β†’ rakyat puas β†’ reformasi terjadi

c. Krisis ekonomi β†’ tidak memengaruhi reformasi

d. Krisis ekonomi β†’ pemerintah menjadi lebih populer

e. Krisis ekonomi β†’ militer kehilangan peran

Jawaban: a

37. Bagaimana reformasi memengaruhi sistem hukum dan HAM di Indonesia?

a. Memperlemah perlindungan hukum

b. Memperkuat penegakan hukum dan HAM

c. Tidak berdampak

d. Membatasi kebebasan rakyat

e. Mengurangi partisipasi masyarakat

Jawaban: b

38. Analisis peran partai politik baru pasca-reformasi dalam dinamika politik Indonesia.

a. Mengurangi partisipasi politik

b. Memperluas representasi masyarakat dalam pemerintahan

c. Menimbulkan konflik yang tidak terkendali

d. Menguatkan pemerintah pusat

e. Tidak relevan

Jawaban: b

39. Mengapa pemilu langsung dianggap penting dalam era reformasi?

a. Agar pemerintah lebih kuat

b. Untuk memperkuat legitimasi demokrasi melalui partisipasi rakyat

c. Untuk mengurangi partai politik

d. Agar militer mengontrol politik

e. Agar ekonomi lebih stabil

Jawaban: b

Halaman:

Advertisement