Contoh Teks Debat Tentang Lingkungan Sekolah Lengkap
Berikut penjelasan mengenai teks debat, lengkap beserta contohnya.
- Menggunakan konjungsi
Teks debat juga biasanya akan sering memanfaatkan konjungsi untuk menghubungkan beberapa kalimat maupun kata yang ada.
- Menggunakan kata rujukan
Teks debat biasanya juga akan menggunakan kata rujukan yang berfungsi untuk memberi informasi, seperti ini, itu, dia, di sini, beliau, dan lain sebagainya.
Unsur Teks Debat
Berikut beberapa unsur dalam teks debat :
- Mosi
Mosi merupakan suatu permasalahan yang akan diperdebatkan oleh beberapa tim.
- Tim Afirmasi
Tim afirmasi merupakan tim atau pihak yang setuju terhadap mosi atau permasalahan yang akan diperdebatkan.
- Tim Oposisi
Tim oposisi merupakan tim atau pihak yang tidak setuju terhadap mosi atau permasalahan yang akan diperdebatkan. Biasanya pendapat yang diutarakan oleh tim ini berupa pertentangan.
- Tim Netral
Tim netral merupakan pihak yang diundang dalam kegiatan debat untuk menjadi penonton maupun juri.
- Moderator
Moderator merupakan pihak yang akan mengatur jalannya kegiatan debat mulai dari pembukaan hingga penutup. Moderator ini juga akan memmastikan pertanyaan maupun pendapat yang disampaikan oleh kedua belah tim tetap pada mosi yang telah ditentukan (tidak keluar jalur)
- Notulen (Penulis)
Notulen merupakan pihak yang akan menulis atau mencatat seluruh jalannya debat, mulai dari mosi debat, pernyataan moderator, argumen masing-masing pihak, hingga hasil keputusan akhir dari debat tersebut.
Contoh Teks Debat Tentang Sekolah
Moderator :
Baru-baru ini pemerintah menetapkan kebijakan pendidikan berupa penerapan full day school bagi seluruh sekolah. Tentu hal ini telah mengejutkan banyak pihak, terutama bagi para orang tua siswa. Namun perlu diketahui bahwa kebijakan ini memberikan berbagai macam komentar entah itu komentar positif yang mendukung, maupun komentar negatif yang menyatakan penolakan terhadap kebijakan tersebut.
Komentar-komentar yang bermunculan ini membuat kita berpikir, apakah Indonesia sudah layak / tepat dalam menerapkan kebijakan full day school untuk semua tingkat pendidikan?
Halaman:

