Contoh Teks Editorial beserta Strukturnya dan Kaidah Kebahasaan

Contoh Teks Editorial beserta Strukturnya dan Kaidah Kebahasaan — Mamikos akan membahas secara lengkap, mengenai contoh teks editorial beserta strukturnya dan kaidah kebahasaannya dalam artikel kali ini.

Saat membaca sebuah berita, seringkali kita melihat beberapa bentuk teks editorial yang dibuat oleh redaksi surat kabar tersebut.

Bagaimana pandangan pihak redaksi atas peristiwa saat ini sedang terjadi, serta tentu bersikap netral atas isu tersebut agar tidak menimbulkan pro kontra. Simak penjelasan lengkapnya, di bawah ini!

Menyimak Contoh Teks Editorial Berikut Struktur Kaidah Kebahasaan

Getty Images Signature/eclipse_images

Melalui contoh teks editorial beserta struktur dan kaidah kebahasaan, pembaca dapat mengetahui bagaimana tahapan dalam membuat teks editorial sesuai dengan kaidah kebahasaan Indonesia, dan tentunya disesuaikan dengan struktur yang sudah ditentukan.

Tidak sulit dalam membuat teks editorial, penulis hanya perlu memahami tema atau materi seperti apa yang ingin diangkat.

Kamu juga harus ingat, jangan sampai menimbulkan pro kontra di antara para pembaca, karena pendapat atau opini yang disampaikan hanya murni pandangan penulis.

Ketahui Struktur Teks Editorial Sebelum Membuatnya

Dalam membuat sebuah jenis teks, akan lebih baik jika memahami terlebih dahulu pengertian dari teks tersebut.

Dengan mengetahui pengertian dan bagaimana struktur yang digunakan, kamu akan lebih mudah dalam menyusun sebuah teks editorial dengan tema menarik.

1. Pengenalan Isu

Di dalam contoh teks editorial beserta strukturnya dan kaidah kebahasaan, tentu di bagian awal akan terdapat pengenalan isu terlebih dahulu.

Dalam memilih sebuah isu, akan lebih baik jika kamu memilih materi yang memang sudah dipahami dan diketahui orang banyak.

Melalui pengenalan isu tersebut, penulis bisa memulainya dengan menjabarkan sudut pandang atas isu yang dibahas.

Namun di bagian ini, jangan terburu-buru untuk masuk ke bagian argumen, agar para pembaca bisa memahami atau setidaknya mengenali isu tersebut.

2. Argumentasi

Di bagian selanjutnya adalah argumentasi, di bagian ini penulis bisa langsung memberikan alasan atau bukti yang dapat menguatkan pernyataan atau opini yang dipaparkan.

Dengan adanya bukti tersebut, maka penulis tidak bisa sembarangan dalam memberikan pendapat.

Penulis bisa memberikan fakta berupa pernyataan para ahli, data hasil penelitian ataupun link referensi dapat dipercaya.

Meskipun di bagian argumentasi ini penulis bisa mengutarakan opini yang ingin disampaikan, namun lebih baik untuk tidak mendiskreditkan salah satu pihak.

3. Penegasan Ulang

Penegasan ulang merupakan bagian akhir pada contoh teks editorial beserta struktur dan kaidah kebahasaan.

Dengan menegaskan kembali pernyataan sudah disampaikan, penulis bisa memberikan fakta lainnya agar dapat mendukung opini penulis.

Fakta yang disampaikan harus bisa dipertanggungjawabkan, sehingga pastikan bahwa kamu mencari sumber informasi terpercaya dan bisa dibuktikan kebenarannya.

Contoh Teks Editorial Berikut Struktur dan Kaidah Kebahasaannya

Mamikos akan mengangkat tema mengenai gaya hidup yang saat ini banyak diterapkan di kalangan masyarakat, dan berpengaruh buruk terhadap kesehatan mereka.

Pengenalan Isu

Kesehatan merupakan harta berharga yang perlu dijaga, saat kondisi tubuh sedang baik-baik saja, seringkali kita menyepelekan kesehatan dan tidak menjaga gaya hidup. Padahal salah satu hal yang cukup mempengaruhi kesehatan adalah, pola hidup sehat yang diterapkan.

Menjaga kualitas tidur, asupan makanan, dan olahraga, merupakan faktor terpenting dalam menjaga kesehatan saat ini. Dengan kesehatan selalu terjaga dengan baik, tentu saja tubuh akan lebih sulit terserang penyakit sehingga tidak mudah sakit.

Argumentasi

Menurut penelitian yang dihasilkan oleh Kementerian Kesehatan, penyebaran penyakit yang terjadi di Indonesia hampir merata.

Dengan adanya data tersebut, kita bisa mengetahui bahwa kesehatan manusia mudah sekali terganggu, dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor.

Menjaga pola gaya hidup sehat bisa dikatakan hal cukup sulit untuk diterapkan, begadang menjadi salah satu aktivitas lumrah terjadi, mengonsumsi makanan cepat saji juga sudah menjadi favorit bagi sebagian orang, olahraga seringkali dilupakan dengan alasan tidak memiliki waktu.

Penegasan Ulang

Karena pola gaya hidup tersebut sudah umum terjadi di tengah-tengah masyarakat, memang akan lebih sulit bagi kamu untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, namun tidak ada salahnya untuk berusaha terlebih dahulu.

Cobalah untuk mulai dengan mengatur waktu tidur, usahakan untuk menyelesaikan pekerjaan mulai di pagi hari, agar di malam hari kamu memiliki waktu istirahat yang cukup.

Kaidah Kebahasaan yang Membedakan Teks Editorial

Setelah membahas mengenai contoh teks editorial beserta struktur dan kaidah kebahasaan, kini kita akan beralih untuk membahas mengenai kaidah kebahasaan dari teks editorial.

Ada apa saja ciri-ciri yang terkandung pada jenis teks ini, dan membedakannya dengan jenis teks lainnya.

1. Menggunakan Kalimat Populer

Kalimat populer merupakan jenis kata yang banyak diketahui oleh banyak orang, penggunaan kata ini dinilai tepat untuk digunakan pada teks editorial.

Apabila menggunakan kata yang jarang digunakan oleh orang banyak, khawatir pesan yang ingin disampaikan tidak dipahami audiens.

2. Konjungsi

Melalui contoh teks editorial beserta struktur dan kaidah kebahasaan, kamu juga bisa mengetahui bahwa sebuah editorial text pasti menggunakan konjungsi.

Kebanyakan jenis teks lainnya memang menggunakan konjungsi, seperti selanjutnya, berikutnya, selain itu, dan lainnya.

Konjungsi merupakan istilah yang digunakan untuk menghubungkan dua kalimat setara.

Biasanya penggunaan konjungsi paling banyak ditemukan di bagian argumentasi, bisa untuk memperkuat pendapat, maupun menyatakan hubungan sebab-akibat.

3. Terdapat Kata Ganti Merujuk

Kata ganti petunjuk digunakan penulis untuk merujuk pada suatu tempat, peristiwa, waktu dan lain sebagainya yang menjadi fokus pada suatu ulasan.

Contoh dari kata ganti petunjuk adalah itu, tersebut, ini, ke sana, ke situ dan lain sebagainya.

4. Menggunakan Kalimat Retoris

Dalam contoh teks editorial, penulis juga harus memastikan bahwa penggunaan retoris terkandung didalamnya.

Retoris merupakan kalimat yang tidak membutuhkan jawaban, karena sudah terkandung jawaban didalamnya.

Kalimat retoris juga sebenarnya bukan sedang bertanya, melainkan hanya mengungkapkan pernyataan dalam bentuk pertanyaan.

Seperti contohnya: Apakah berbuat jahat itu berdosa? Tentu saja pertanyaan tersebut tidak perlu ditanyakan kembali, karena sudah pasti semua orang tau jawabannya.

Ragam Jenis Teks Editorial Berdasarkan Perbedaan Isinya

Sudah tahukah kamu bahwa teks editorial terdiri dari berbagai jenis. Setiap jenisnya memiliki perbedaan cukup signifikan dan perlu kamu ketahui.

Sebelum menyusun sebuah jenis teks ini, sebaiknya ketahui terlebih dahulu ragam jenis dari teks editorial.

A. Interpretative

Teks editorial jenis interpretative ini berfungsi untuk menjelaskan sebuah isu disajikan dalam bentuk fakta dan figure untuk memberikan pengetahuan kepada pembaca.

Biasanya penulis memutuskan untuk membuat interpretative adalah, untuk membahas tentang suatu isu tertentu, mulai dari mengidentifikasi masalah, serta membuka mata pembaca agar lebih memperhatikan isu yang diangkat.

B. Controversial

Jenis lainnya adalah teks editorial kontroversial, dimana penulis membuat teks ini untuk menyebarkan sudut pandang tertentu akan isu tertentu.

Pihak redaksi bisa membuat teks editorial kontroversial, agar meyakinkan pembaca bahwa pendapat yang disampaikan oleh penulis memang sependapat.

Karena bersifat kontroversial, biasanya pendapat yang berlawanan akan dinilai lebih buruk dari pendapat yang disampaikan oleh pihak redaksi surat kabar.

C. Explanatory

Jenis selanjutnya yang terdapat pada contoh teks editorial adalah explanatory.

Penulis akan menyajikan suatu masalah dan para audiens bisa menilai sendiri, bagaimana pandangan mereka terhadap pendapat yang disampaikan penulis.

Pembuatan explanatory biasanya untuk menumbuhkan kesadaran di antara masyarakat, bahwa isu diangkat oleh penulis perlu diketahui dan diidentifikasi masalah yang terjadi.

Sesuai dengan jenisnya, penulis akan menjelaskan (explain) isu yang sedang hangat diperbincangkan.

Pemahaman masyarakat akan isu tersebut tentunya penting, agar audience tidak diam saja atau bersikap apatis dengan kondisi yang sedang terjadi.

Penutup

Jika kamu ingin membuat sebuah teks editorial versi kamu sendiri, maka kamu bisa menyimak lagi contoh teks editorial beserta struktur dan kaidah kebahasaan di atas.

Jangan lupa pastikan juga bahwa struktur yang diterapkan sudah sesuai dengan pakem yang sudah Mamikos jelaskan.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta