Contoh Teks Eksplanasi Gunung Meletus Pendek beserta Strukturnya Lengkap
Ingin tahu bagaimana contoh teks eksplanasi singkat tentang gunung meletus? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan deretan contoh beserta strukturnya dengan lengkap yang dapat kamu pelajari.
Contoh Teks Eksplanasi Gunung Meletus Pendek 1
Pernyataan Umum
Gunung meletus adalah sebuah bencana alam yang diakibatkan oleh meletusnya gunung berapi. Gunung berapi bisa meletus sewaktu-waktu.
Lahar yang dikeluarkan oleh gunung berapi berbeda-beda. Ada yang menyemburkan lahar panas ada juga yang mengeluarkan lahar dingin berupa lava dan material-material lainnya.
Urutan Sebab Akibat
Gunung berapi yang masih aktif bisa meletus kapan saja. Penyebab terjadinya gunung meletus adalah ekstrusi magma, yaitu kegiatan magma yang telah mencapai permukaan bumi.
Gunung meletus biasa terjadi di daerah-daerah dataran tinggi di mana ada gunung berapi di sekitarnya. Gunung meletus juga bisa disebabkan oleh gempa bumi (seisme).
Interpretasi
Peristiwa alam gunung meletus ini tidak terjadi secara berulang-ulang. Jadi, jangan takut atau khawatir berlebihan jika tinggal di daerah sekitar gunung berapi.
Kenali saja gejala-gejala bencana alam ini supaya bisa menyelamatkan diri sewaktu-waktu dan jangan lupa selalu meminta pertolongan Tuhan.
Contoh Teks Eksplanasi Gunung Meletus Pendek 2
Pernyataan Umum
Gunung meletus merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi karena adanya endapan magma yang ada di bagian perut bumi. Gas di dalam perut bumi tersebut disemburkan dengan kekuatan yang sangat besar.
Letusan gunung berapi menjadi salah satu bencana alam yang luar biasa dan amat besar. Karena gunung berapi tercipta dengan letusan yang amat hebat.
Ada banyak sekali gunung berapi yang masih aktif di Indonesia. di antara gunung berapi yang masih aktif di Indonesia adalah Gunung Merapi, Gunung Krakatau, Gunung Tambora, Gunung Toba, Gunung Kerinci dan masih banyak lagi gunung berapi yang lainnya.
Urutan Sebab-Akibat
Dikarenakan adanya hubungan dengan batas lempeng bumi secara langsung, maka sebagian aktivitas gunung berapi berkaitan erat dengan zona kegempaan yang terbilang aktif.
Di antara tanda yang bisa dikenali sebelum sebuah gunung berapi meletus adalah adanya aktivitas misalnya perubahan suhu dan tekanan yang cukup tinggi di batas lempeng bumi tersebut.
Hal tersebut menyebabkan ada berbagai material berupa batuan di sekitar gunung merapi yang meleleh. Secara umum, batuan yang meleleh tersebut dikenal dengan magma atau cairan pijar.
Material yang terdapat di sekitarnya akan instruksi oleh magma tersebut melalui rekahan yang mendekati bagian permukaan bumi.
Cairan pijar atau magma tersebut terbentuk di dalam bagian perut bumi lantaran di dalam perut bumi tersebut suhunya sangat panas.
Lalu dengan adanya material-material tersebut, maka akhirnya gas akan dikirimkan sehingga menjadi tercampur dengan magma.
Pembentukan magma ada pada kedalaman sekitar 60 sampai dengan 120 km di bawah permukaan bumi.
Kemudian, di sekitar kawah ada sebuah magma yang memiliki kandungan gas. Letak magma tersebut ada pada bawah tekanan batu-batuan.
Halaman:
