Advertisement
Source : https://www.writermag.com/

Contoh Teks Eksposisi Analisis Beserta Strukturnya dan Cara Menganalisis

Contoh teks eksposisi analisis menjadi salah satu kalimat yang cukup sulit untuk dibuat, karena mempunyai ciri khas, keunikan serta karakteristik tersendiri.

21 Juni 2022 Fajar Laksana

Karangan Tentang Vitamin D

Apa yang diketahui selama ini mengenai Vitamin D ternyata salah. Menurut banyak orang hanya dengan berjemur matahari saja sudah bisa mendapatkannya, anggapan tersebut ternyata salah besar.

Menurut tulisan di Medical News Today, sinar matahari hanya membantu pembentukannya, bukan merupakan vitamin. Karena mengandung senyawa organik yang dibutuhkan oleh tubuh. Agar sempurna harus dibantu melalui asupan makanan.

Menu seperti ikan salmon menurut penelitian bila membantu proses pembentukannya. Hal tersebut terjadi karena, kandungan di dalam ikan Salmon sendii terdapat kandungan vitamin D, sehingga pembentukannya sempurna.

Karena, manfaatnya cukup banyak maka tidak salah untuk memadukan keduanya, yaitu berjemur setiap pagi setidaknya pukul 9. Serta konsumsi ikan salmon, hanya saja jangan sampai berlebihan.

Analisis Teks

Contoh teks eksposisi analisis mengenai vitamin D mencerminkan bahwa, berjemur saja belum cukup. Kamu harus menambahkan berbagai menu makanan, agar manfaat matahari bisa menyempurnakan pembentukan tersebut.

Maka, dapat di analisa sebagai berikut.

  1. Tesis awal adalah pendapat banyak orang mengenai vitamin D salah
  2. Argumen meliputi pernyataan mengenai banyak orang soal kesalahan tersebut, dimana dalam paragraf tersebut penulis mencoba menyampaikan pendapat dari Medical News Today.
  3. Selanjutnya, contoh teks eksposisi analisis diakhiri dengan penegasan ulang yaitu mencoba menambahkan menu Salmon dalam makanan sehari-hari.

Sampai disini, kamu sudah paham bukan, bagaimana cara membuatnya? Bila masih belum, mari masuk ke contoh berikutnya.

Karangan Mengenai Virus Omicron

Indonesia sedang dilanda badai covid kembali, saat ini varian omicron sedang merajai. Ada yang menarik dimana gejalanya, hampir sama persis dengan flu biasa. Hanya saja, keduanya mempunyai perbedaan.

Dijelaskan oleh Dr. Erlina Burhan bahwa omicron mempunyai gejala ringan, tidak terlalu parah. Poin utamanya adalah ada di bagian hidung serta tenggorokan, dimana virus lebih sering menyerang dua bagian itu.

Jadi, ketika terjadi batuk kering kemungkinannya adalah positif Covid. Tetapi, jika hanya flu biasanya dan batuk bisa dikatakan virus yang masuk bukan omicron, melainkan influenza yang memang menyerang bagian tersebut.

Oleh karena itu, kamu harus mengenali gejalanya lebih baik lagi. Apalagi, kondisi cuaca sedang tidak bagus seperti ini, membuat daya tahan tubuh pasti menurun. Penularan virus melalui droplet juga cepat.

Halaman:

Advertisement