5 Contoh Teks Laporan Percobaan Kelas 9 beserta Strukturnya yang Benar
Bingung dengan struktur teks laporan percobaan untuk kelas 9? Simak referensinya berikut ini.
Contoh 2
Judul: Pembuatan Kalorimeter Sederhana dengan Styrofoam
Tujuan: Mengukur kalor jenis minuman yang berbeda (air dan teh manis)
Alat dan Bahan:
1. 2 gelas Styrofoam
2. Tutup karton berlubang untuk termometer
3. Termometer suhu (0–100 °C)
4. Timbangan digital
5. Air panas ~70–80 °C
6. Air suhu ruang
7. Teh manis panas
8. Gelas ukur
9. Sendok
10. Stopwatch
Langkah Kerja:
1. Ukur massa gelas kosong, catat.
2. Ukur massa gelas yang sudah berisi 100 g air suhu ruang (≈25 °C), catat.
3. Panaskan 100 g sampel (air panas). Ukur suhu awal (Tpanas).
4. Tuang dengan cepat ke dalam gelas berisi air dingin.
5. Tutup, aduk pelan, catat suhu akhir kesetimbangan (Takhir).
6. Ulangi prosedur di atas untuk cairan teh manis panas (massa & suhu awal mirip).
7. Lakukan 2–3 pengulangan tiap sampel.
8. Gunakan rumus mpanas.csampel(Tpanas-Takhir) = mdingin.cair (Takhir – Tdingin).
Asumsukan cair ≈4,2 J g−1°C−1
Hitung csampel untuk air (harus mendekati 4,2) dan teh manis (biasanya sedikit berbeda karena mengandung gula).
Hasil Percobaan:
Nilai 𝑐 air mendekati 4,2, sedangkan 𝑐 teh manis sedikit lebih kecil atau besar (tergantung konsentrasi). Kesalahan dapat muncul akibat panas yang hilang ke lingkungan, pengukuran suhu yang terlambat atau terlalu lama, dan pengukuran massa yang tidak akurat.
Kesimpulan:
Kalor jenis air mendekati nilai referensi, sedangkan kalor jenis teh manis berbeda-beda karena pengaruh kandungan terlarut yang mempengaruhi kapasitas panas
Contoh 3
Judul: Pembuatan Plastik Ramah Lingkungan dari Tepung
Tujuan: Membuat bioplastik dan menguji daya urai serta kelenturannya
Alat dan Bahan:
1. 20 g tepung tapioka
2. 200 mL air
3. 5–10 mL gliserin (sebagai pelembut/plastisizer). Dapat diganti minyak sayur namun hasilnya akan kurang elastis
4. 5 mL cuka (untuk membantu gelasi)
5. Pewarna makanan (opsional)
6. Panci anti lengket
7. Spatula
8. Kompor listrik
9. Loyang dan alas plastik/teflon untuk pengeringan
10. Penggaris
11. Beban kecil (untuk uji kelenturan)
12. Cutter
Langkah Kerja:
1. Campurkan 20 g tepung tapioka, 200 mL air, 5 mL cuka, dan pewarna (opsional).
2. Aduk campuran hingga homogen.
3. Panaskan campuran dengan api kecil sambil diaduk hingga mengental atau bening (tekstur seperti pasta).
4. Tambah gliserin (beri variasi 5 mL, 10 mL)
5. Aduk selama 2–3 menit hingga mengkilap.
6. Tuang adonan ke dalam loyang
7. Ratakan adonan hingga tipis (ketebalan ±1–2 mm).
8. Keringkan selama 24–48 jam atau oven dengan suhu 60°C dalam 1–2 jam sampai jadi lembaran.
9. Ulangi tahapan di atas dengan dengan variasi 10 mL gliserin sebagai perbandingan.
10. Potong strip ukuran 2 cm × 10 cm untuk menguji kelenturan
Hasil Percobaan:
Pemberian gliserin yang lebih banyak akan membuat lembaran lentur, namun teksturnya lebih lembek.
Setelah beberapa hari dibiarkan di tanah, bioplastik dari tepung tapioka mulai retak (rapuh)
Kesimpulan:
Penambahan gliserin dapat meningkatkan kelenturan bioplastik. Namun, daya tariknya melemah. Lembaran yang diletakkan di atas tanah menunjukkan tanda awal terjadinya penguraian di media tanah.
Contoh 4
Judul: Pengamatan Spektrum Cahaya Pelangi dari CD Bekas
Tujuan: Mengamati difraksi dan spektrum menggunakan media CD sebagai kisi
Alat dan Bahan:
1. CD bekas (lapisan reflektif dilepaskan sebagian)
2. Senter atau flashlight HP (untuk sumber cahaya putih)
3. Kertas putih/layar
4. Selotip
5. Penggaris
6. Tripod/penyangga
7. Ruangan yang agak gelap
Langkah Kerja:
1. Pasang CD (yang lapisan reflektifnya sudah dilepas sebagian) pada penyangga
2. Arahkan senter menuju permukaan CD dengan sudut ~30–45°.
3. Tempelkan kertas putih sebagai layar di depan CD (jarak 30–100 cm).
4. Amati pita warna (merah–ungu) yang muncul akibat difraksi atau garis alur CD.
5. Ubah jarak CD–layar (30 cm, 60 cm, dan 90 cm)
6. Catat perubahan lebar spektrum.
Hasil Percobaan:
Spektrum warna terlihat jelas. Apabila layar semakin jauh, maka spektrum akan terlihat lebih lebar.
Kesimpulan:
CD berperan sebagai kisi difraksi, sehingga cahaya putih akan terurai menjadi spektrum. Lebar spektrum akan meningkat jika jarak layar diperbesar
Halaman:

