8 Contoh Teks Tanggapan tentang Pendidikan, Guru, Perpustakaan, Ruang Kelas, dan Kantin secara Singkat
Contoh teks tanggapan tentang pendidikan, guru, perpustakaan, ruang kelas, dan kantin bisa dicontoh bagi yang sedang memahami teks tanggapan.
4. Teks Tanggapan tentang Pendidikan “SMA atau SMK”
(Evaluasi)
Setelah menyelesaikan bangku SMP, setiap siswa harus memilih pendidikan jenjang selanjutnya. Dimana terdapat 2 pilih jenjang sekolah, yakni SMA atau SMK.
Sebelum lanjut ke perguruan tinggi mereka harus mempertimbangkan hal tersebut.
Pertimbangan yang mereka lakukan harus berdasarkan faktor-faktor yang menentukan masa depan.
Kedua pilihan jenjang tersebut akan sangat berpengaruh pada minat, bakat, dan profesi yang akan dimiliki seseorang.
(Deskripsi)
Pilihan sekolah jenjang SMA akan memudahkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke universitas.
Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan untuk lulusan SMK juga melanjutkan kuliah.
Dalam jenjang SMA siswa akan dihadapkan 2 pilihan lagi, yakni jurusan IPS atau jurusan IPA. Ketika masuk ke universitas mereka juga akan disesuaikan dengan jurusan pada masa SMA.
Lulusan SMK tetap dapat melanjutkan pendidikan pada universitas, namun pelajaran yang didapat selama SMK sangat terbatas untuk diteruskan ke perguruan.
(Penegasan Ulang)

Advertisement
Pilihan SMA atau SMK mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam proses pemilihannya didasarkan pada minat dan bakat dari seorang siswa.
Siswa SMA mempunyai dua pilihan, yakni melanjutkan ke bangku kuliah dengan peluang jurusan sedikit atau langsung turun mencari pekerjaan.
Sedangkan untuk siswa SMA, sangat disarankan untuk melanjutkan pendidikan di bangku kuliah. Hal tersebut dikarenakan lulusan SMA akan sulit untuk langsung mencari pekerjaan.
5. Teks Tanggapan tentang Pendidikan “Full Day School”
(Evaluasi)
Masyarakat Indonesia sempat digegerkan dengan kabar sistem pembelajaran yang full day school. Dimana sistem belajar tersebut ditetapkan oleh Kemendikbud Muhadjir Effendi.
Siswa diharapkan bisa memperoleh pendidikan baik pengetahuan secara akademik maupun pendidikan karakter secara optimal.
(Deskripsi Teks)
Sekitar 80% hingga 90% waktu siswa akan habis di lingkungan sekolah apabila sistem full day school diterapkan. Harapannya siswa bisa memperoleh pembelajaran secara optimal.
Jam belajar yang lebih diharapkan mampu berjalan secara maksimal agar tidak sia-sia. Pembelajaran yang diharapkan meliputi 18 karakter dan pengetahuan akademik serta umum.
Dalam hal ini juga memperhatikan hubungan antara siswa dengan orang tua yang mengawasi di rumah.
Kecemasan yang dialami oleh orang tua akan semakin menurun jika waktu sekolah anak lebih laman.
Hal tersebut dikarenakan ketika berada di sekolah pengawasan secara penuh dilakukan oleh seorang guru.
(Penegasan Ulang)
Sistem belajar berupa “full day school” mampu mengoptimalkan proses pembentukan karakter dan pembelajaran seorang siswa.
Selama orang tua sibuk bekerja di siang hari, sang anak pun juga disibukkan dengan kegiatan belajar di lingkungan sekolah.