Advertisement
Source : pixabay.com/adege

Contoh Tumbuhan Berkembangbiak Spora beserta Jenis-jenisnya Lengkap

Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberikan beberapa contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan spora. Yuk, baca terus artikel ini hingga selesai!

11 Januari 2024 Zuly Kristanto

Beberapa jenis ganggang ada yang memiliki sel tunggal, tetapi ada pula yang memiliki sel banyak yang bentuknya lembaran mirip dengan benang,

Tumbuhan jenis ganggang memiliki alat seperti bulu-bulu cambuk yang disebut dengan flagela untuk bergerak secara aktif.

Sebagai organisme fotosintetik, ganggang memiliki tiga macam pigmen fotosintetik, yaitu klorofil, karotenoid, dan fikobilin, yang terdapat dalam kloroplas.

Hasil fotosintesisnya disimpan sebagai berbagai produk makanan cadangan seperti granul atau globul dalam sel-selnya.

Ini mencakup penyimpanan pati pada ganggang hijau dan berbagai macam karbohidrat, minyak, dan lemak pada jenis ganggang lainnya.

Dengan sifat-sifatnya yang unik dan beragam, ganggang memainkan peran penting dalam ekosistem air dan memberikan kontribusi vital pada siklus nutrisi di berbagai lingkungan.

10 Contoh Tumbuhan yang Berkembang Biak Secara Generatif Menggunakan Biji

4. Lumut

Lumut yang dalam bahasa Yunani disebut dengan bryophyta merupakan sebuah divisi tumbuhan yang hidup di daratan dan kebanyakan memiliki warna hijau dan memiliki ukuran kecil.

Lumut dapat hidup di mana saja seperti hidup dengan cara menempel di batu, menempel pada potongan kayu gelondongan, pepohonan, dan di tanah.

Lumut dapat ditemukan di segala penjuru permukaan bumi, bahkan lumut ini dapat hidup di daerah dengan cuaca ekstrim seperti di kutub misalnya.

Lumut memiliki sel-sel plastida yang dapat menghasilkan  klorofil A dan B, sehingga tumbuhan ini mampu membuat makanan sendiri dan memiliki sifat autotrof.

Lumut tergolong ke dalam kingdom plantae, yang meliputi semua organisme yang multiseluler dan telah berdiferensiasi, eukariotik, dengan dinding sel berselulosa.

Organisme yang termasuk ke dalam plantae ini hampir seluruhnya bersifat autotrof (dapat membuat makanan sendiri) dengan bantuan cahaya matahari saat proses fotosintesis.

Tumbuhan lumut memiliki beberapa struktur, diantaranya adalah:

Kolumera

Merupakan suatu jaringan pada tumbuhan lumut yang tidak terlibat dalam pembentukan spora. Kolumera merupakan bagian dari gametofit lumut.

Seta

Merupakan bagian dari tahap sporofit lumut yang mengandung kapsul yang berisi spora. Seta dapat terlibat dalam proses reproduksi dan penyebaran spora.

Apofisis

Merupakan bagian dari seta yang dapat diperlebar di bagian ujungnya dan dilengkapi dengan sebuah kotak spora pada transisi. Apofisis berperan dalam penyebaran spora dan mendukung tahap reproduksi pada lumut.

Halaman:

Advertisement