15 Contoh Uang Elektronik di Indonesia dan Penjelasannya yang Wajib Kamu Ketahui
Uang elektronik adalah contoh alat pembayaran non tunai yang banyak berkembang sejak era internet berlangsung. Ketahui contohnya di sini.
4. LinkAja
LinkAja merupakan uang elektronik hasil sinergi dari beberapa BUMN. Aplikasi ini sering digunakan untuk pembayaran transportasi tertentu, layanan publik, dan merchant nasional.
Selain versi reguler, LinkAja juga memiliki layanan berbasis syariah. Cocok untuk pengguna yang membutuhkan uang elektronik untuk layanan publik dan ekosistem BUMN.
5. ShopeePay
ShopeePay adalah uang elektronik yang terintegrasi dengan platform e-commerce Shopee. Selain belanja online, banyak juga yang menggunakan ShopeePay di merchant offline melalui QRIS. Kelebihannya adalah banyaknya promo dan cashback yang agresif.
Cara isi saldo ShopeePay juga mudah, kamu bisa top up di Alfamart, Indomaret, hingga transfer bank. Shopeepay ini adalah salah satu contoh uang elektronik di Indonesia yang cocok jika kamu adalah pengguna yang aktif berbelanja online.
6. Sakuku (BCA)
Sakuku merupakan uang elektronik dari Bank BCA yang dapat kamu gunakan untuk pembayaran di merchant, top up pulsa, dan transaksi QR.
Bagi nasabah BCA, Sakuku sangat praktis terhubung langsung dengan ekosistem perbankan. Cocok untuk pengguna yang menginginkan dompet digital sederhana dari bank.
7. iSaku
iSaku adalah uang elektronik yang sering digunakan di jaringan ritel tertentu. Selain untuk pembayaran, iSaku juga mendukung fitur transfer saldo dan promo khusus di merchant mitra. iSaku adalah contoh uang elektronik di Indonesia untuk pengguna yang sering berbelanja di minimarket atau ritel modern.
8. JakOne Pay (Bank DKI)
JakOne Pay merupakan uang elektronik dari Bank DKI yang mendukung pembayaran transportasi dan layanan di wilayah tertentu. Uang elektronik ini juga tersedia dalam bentuk aplikasi dan kartu. Cocok untuk pengguna yang tinggal atau beraktivitas di area layanan Bank DKI.
Contoh Uang Elektronik Berbasis Kartu (Chip-Based)
9. Mandiri e-money
Mandiri e-money adalah salah satu uang elektronik berbasis kartu paling populer di Indonesia.
Banyak konsumen yang menggunakan e-money dari Mandiri untuk pembayaran tol, transportasi umum, parkir, dan merchant offline. Kelebihannya adalah kemudahan penggunaan dengan sistem tap dan top up yang luas.
10. Flazz BCA
Flazz BCA merupakan uang elektronik berbasis kartu yang banyak diterima di merchant ritel dan transportasi.
Contoh uang elektronik di Indonesia dari BCA ini cukup praktis dan banyak nasabah yang menggunakannya untuk transaksi kecil sehari-hari. Cocok untuk pengguna yang menginginkan pembayaran cepat tanpa aplikasi.
11. BRIZZI (BRI)
BRIZZI adalah uang elektronik kartu dari Bank BRI yang bisa kamu pakai untuk pembayaran tol, belanja ritel, dan transportasi. Top up dapat dilakukan melalui ATM, mobile banking, dan merchant tertentu. Brizzi adalah contoh uang elektronik yang cocok untuk nasabah BRI dan pengguna transportasi darat.
12. TapCash (BNI)
TapCash merupakan uang elektronik berbasis kartu dari Bank BNI. Banyak nasabah yang memakainya untuk pembayaran transportasi umum, parkir, dan belanja di merchant tertentu. Keunggulannya adalah kemudahan top up dan jangkauan penggunaan yang cukup luas.
13. JakCard (Bank DKI)
JakCard adalah uang elektronik berbentuk kartu untuk layanan publik dan transportasi di Jakarta. Selain itu, banyak juga yang memakai JakCard di beberapa tempat wisata dan merchant tertentu. Kartu ini cocok bagi warga atau wisatawan di Jakarta.
14. Kartu Multi Trip (KMT) KAI Commuter
KMT adalah uang elektronik khusus yang berfungsi untuk pembayaran perjalanan KRL Commuter Line. Selain untuk tiket, kamu juga bisa menggunakan kartu ini di beberapa merchant. Kamu bisa menggunakan KMT ini jika kamu adalah pengguna transportasi kereta komuter harian.
Halaman:

