35 Contoh Wewaler Nasehat Bahasa Jawa lan Tegese Lengkap
Jika kamu sedang mencari contoh wewaler dalam bahasa Jawa. Maka kamu dapat menyimaknya dalam artikel berikut ini.
3. Aja dolanan beras ing genthong mengko njalari tangannya kithing.
Arti : Jangan bermain beras di dalam gentong nanti bisa membuat tangannya jadi kiting.
Maksudnya : Di masa lalu orang-orang biasanya menyimpan beras di dalam gentong. Pada waktu itu beras adalah sesuatu yang langka dan mahal harganya.
Makanya larangan ini dibuat supaya anak-anak tidak menjadikan beras sebagai alat permainan.
4. Yen mangan aja karo ngadeg mengko bisa nyebabake wetenge dadi dawa.
Arti : Jika sedang makan jangan sambil berdiri. Sebab, dapat menyebabkan perut menjadi panjang.
Maksudnya : Sebagai bangsa yang menganut budaya timur dan memeluk agama islam membuat masyarakat Jawa memiliki pandangan bahwa makan sambil berdiri merupakan sebuah perbuatan yang kurang baik dan tidak beradab.
5. Aja seneng tangi awan merga rejekine dithuthul pitik.
Arti : Jangan bangun kesiangan karena rezekinya akan dipatok ayam.
Maksudnya : Ungkapan ini diciptaan supaya orang suka bangun pagi dengan harapan dapat segera pergi kerja.
Sehingga hasil yang dibawa pulang akan lebih banyak daripada mereka yang berangkat siangan.
Contoh Wewaler Nasehat Bahasa Jawa Bagian 3
1. Yen wengi aja dolanan suling mengko diparani memedi.
Arti : Jika sudah malam jangan memainkan seruling karena nanti akan didatangi setan.
Maksudnya : Malam merupakan saatnya orang istirahat setelah seharian melakukan aktivitas kerja.
Memainkan seruling apabila hanya sekedar main-main akan sangat mengganggu orang yang sedang istirahat.
2. Aja singsot ing wayah wengi mengko bisa dipangan banaspati.
Arti : Jangan bersiul pada malam hari karena nanti dimakan banaspati
Artinya : Bersiul di malam hari dapat mengganggu orang yang sedang membutuhkan ketenangan malam untuk beristirahat setelah sepanjang hari bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
3. Yen mangan aja ing ngarep lawang mengko nyebabake adoh jodhone.
Artinya : Kalau makan sebaiknya jangan di depan pintu karena nanti akan membuat sulit jodoh.
Maksudnya :Β Pintu merupakan tempat orang berlalu-lalang. Apabila ada orang yang makan di depan pintu tentu akan sangat mengganggu mobilitas orang yang melewati pintu tadi.
Di samping itu makan di depan pintu juga merupakan suatu tindakan yang tidak sopan dalam beberapa budaya ketimuran.
4. Aja ngicip panganan ing irus jalaran mengko ayune bisa keri ing irus.
Artinya : jangan suka mencicipi makanan dengan memakai irus (sendok sayur) karena dapat membuat cantiknya ketinggalan.
Maksudnya : Saat irus (sendok sayur) digunakan memasak, suhunya akan meningkat dan tentunya dapat berbahaya apabila bersenggolan langsung dengan lidah.
Di sisi lain mencicipi masakan langsung dengan irus juga merupakan perbuatan jorok yang dapat menularkan berbagai macam penyakit.
5. Yen mangan kudu dientekne merga yen ora dientekne mengko bisa njalari pitike mati.
Artinya : Jika makan harus dihabiskan karena jika tidak dihabiskan dapat membuat ayamnya mati.
Maksudnya : Di masyarakat Jawa biasanya ada anggapan kalau makanan tidak dihabiskan salah satu penyebabnya karena orang yang sedang makan kurang berselera dengan makanan yang tengah disantap.
Guna menggugah selera makan, biasanya dipotonglah ayam yang kemudian diolah menjadi masakan yang diharapkan orang yang malas makan tadi.
Mengenai ayam yang dipotong, bisa jadi merupakan ayam kesayangan dari orang tadi tanpa sepengetahuan orang yang bersangkutan.
Contoh Wewaler Nasehat Bahasa Jawa Bagian 4
1. Aja turu nglumbra ing latar, mengko kebanjiran rejeki sing ora berkah.
Artinya : Jangan tidur telentang di halaman, nanti rezekinya tidak berkah.
Maksudnya : Tidur sembarangan di luar rumah berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan. Wewaler ini mengajarkan agar seseorang menjaga diri dan menghargai tempat istirahat yang layak.
2. Aja nyapu ing wayah wengi, mengko rejekine kesapu metu.
Artinya : Jangan menyapu pada malam hari, nanti rezekinya ikut tersapu keluar.
Maksudnya : Dahulu penerangan minim, menyapu malam hari berisiko membuat barang penting ikut terbuang. Maknanya agar lebih berhati-hati.
Halaman:

