6 Contoh Wilayah Formal dan Fungsional beserta Perbedaannya Lengkap
Artikel ini akan membahas perbedaan antara wilayah formal dan fungsional beserta contoh-contohnya.
Ciri-Ciri Wilayah Formal
Pada pengertian di atas, sudah dijelaskan bahwa wilayah formal dan wilayah fungsional merupakan dua wilayah yang berbeda.
Dikarenakan berbeda, tentu saja wilayah formal maupun wilayah fungsional memiliki beberapa ciri atau karakteristiknya masing-masing. Nah, untuk yang pertama, berikut adalah ciri-ciri dari wilayah formal:
- Wilayah formal mempunyai ciri khas tertentu yang dapat membedakannya dengan daerah-daerah lain. Ciri khas tersebut bisa berbentuk elemen sosial maupun fisik.
- Wilayah formal mempunyai ciri khas yang spesifik dan bisa dibedakan secara jelas dengan kasat mata dengan daerah lainnya.
- Wilayah formal mempunyai keseragaman atau kesamaan di dalamnya,
- Wilayah formal mempunyai kriteria fisik, alam, atau sosial yang sama.
- Wilayah formal mempunyai kesamaan budaya.
- Wilayah formal memiliki batas daerah yang jelas.
- Wilayah formal bersifat homogen.
Ciri-Ciri Wilayah Fungsional
Wilayah fungsional juga memiliki ciri atau karakteristiknya tersendiri yang membedakannya dengan wilayah formal. Adapun beberapa ciri tersebut adalah sebagai berikut:
- Wilayah fungsional mempunyai hubungan yang kuat di antara titik-titik wilayahnya.
- Wilayah fungsional biasanya mempunyai ciri atau karakteristik yang bersifat heterogen atau beragam.
- Wilayah fungsional biasanya memiliki batasan yang kurang jelas atau lebih fleksibel dikarenakan terbentuk berdasarkan hubungan timbal balik.
- Wilayah fungsional bersifat lebih aktif dan dinamis.
- Wilayah fungsional mempunyai fasilitas jalan atau tempat untuk melakukan penukaran satu sama lain.
- Wilayah fungsional mempunyai pusat kegiatan yang terhubung dengan daerah di sekitarnya.
Seperti Apa Contoh Wilayah Formal dan Fungsional beserta Perbedaannya?
Setelah membaca penjelasan sekilas di atas mengenai pengertian dan ciri-ciri dari kedua wilayah, kamu mungkin sudah dapat membayangkan seperti apa contoh wilayah formal dan fungsional.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa wilayah formal adalah sebuah wilayah yang bersifat homogen dan memiliki ciri tertentu yang dapat dibedakan dengan daerah atau wilayah-wilayah lain di sekitarnya.
Sedangkan, wilayah fungsional adalah wilayah yang bersifat heterogen dan tidak memiliki batas yang jelas karena didasarkan pada keterkaitan hubungan.
Halaman:

