12 Daerah Penghasil Tambang Emas Terbesar di Indonesia dan Nama Pengelolanya
Indonesia menjadi salah satu negara penghasil emas di dunia. Apa saja daerah penghasil tambang tambang emas tersebut? Selengkapnya ada di sini.
BSI menjalankan kegiatan penambangan di Tambang Emas Tujuh Bukit merujuk pada Izin Usaha Pertambangan Operasi dan Produksi yang telah diperoleh sejak 2012 silam. Informasi ini dirilis Merdeka Copper Gold.
Izin kegiatan penambangan tersebut mencakup terhadap lahan seluas 4.998 hektare yang berada di wilayah hutan produksi di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Dari total luas lahan yang ada, BSI hanya memanfaatkan sekitar 992 hektare untuk melaksanakan operasi tambang.
3. Gunung Pongkor, Bogor, Jawa Barat
Gunung Pongkor menjadi salah satu daerah penghasil tambang emas di Indonesia di daftar Mamikos kali ini. Pengelola kegiatan penamnbangan di sini adalah Tambang Emas Pongkor (TEP), atau bagian dari BUMN PT Aneka Tambang Tbk (Antam).
Lokasi penambangan emas Gunung Pongkor berada di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sekitar 54 kilometer saja dari Kota Bogor.
Sudah sejak tahun 1974 eksplorasi logam dasar yang ada di tambang Gunung Pongkor dilakukan. Perlu diketahui bahwa TEP memiliki tiga urat kuarsa yang kaya akan emas dan perak, yakni urat Ciguha, urat Kubang Kicau, dan urat Cicurug.
Perkiraan cadangan geologi yang ada di Gunung Pongkor mencapai sekitar 6 juta ton bijih emas dengan kadar emas nya rata-rata sekitar 17,14 gram per ton dan kadar perak sekitar 154,28 gram per ton.
Diperkirakan cadangan emas Gunung Pongkor dapat dipertahankan hingga 12 atau 14 tahun ke depan. Keterangan tersebut tertulis dalam artikel berjudul Menyusuri Jejak Gurandil di Tambang Emas Pongkor (2012) dalam situs resmi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral.
4. Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB)
Tambang emas yang akan dibahas berikutnya adalah Tambang Onto yang lokasinya berada di kawasan Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tambang Onto adalah hasil eksplorasi yang dilakukan sejak tahun 2010 oleh PT Sumbawa Timur Mining (STM). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sendiri yang menyiarkan penemuan deposit bijih tambang emas di wilayah ini pada Februari 2020.
Berdasarkan hasil eksplorasi yang dilakukan hingga Desember 2019, sumber daya mineral Tambang Onto diperkirakan mencapai 1,7 miliar ton.
Sebanyak 64 lubang pemboran telah dilakukan untuk menentukan ukuran, luas, dan karakteristik sumber daya mineral yang ada di sana.
5. Sumbawa Barat, NTB
Lokasi dari tambang emas Batu Hijau ini berada di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Tambang Batu Hijau adalah tambang emas dan tembaga terbesar kedua yang ada di Indonesia.
Bahkan, tambang ini diperkirakan memiliki cadangan terbesar di seluruh Indonesia.
Tambang Batu Hijau sudah dibuka sejak tahun 2000. PT Amman Mineral Nusa Tenggara menjadi perusahaan tambang Indonesia yang mengelola operasional tambang ini.
6. Halmahera Utara, Maluku Utara
Tambang emas Gosowong berada di Pulau Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Tambang emas ini dikelola resmi oleh PT Nusa Halmahera Minerals.
Sebagai salah satu daerah penghasil emas terkemuka di negara inu, tambang emas Gosowong diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 26,9 ton. Sejak 1999 silam, tambang Gosowong telah aktif beroperasi dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi baik lokal maupun nasional.
Halaman:

