Advertisement
Source : freepik.com/freepik

Doa Rasulullah di Setiap Akhir Ramadan, Bahasa Arab + Artinya

Ada doa-doa khusus yang dipanjatkan di momen seperti menjelang puasa, pertengahan hingga akhir menjelang bulan suci selesai.

8 Maret 2026 Nana

Teladani Sifat Rasulullah di Bulan Ramadan

Setelah kamu membaca doa Rasulullah di setiap akhir Ramadan, maka kini saatnya kamu mengenali dan meneladani sifat Rasulullah saat Ramadan tiba.

Apa saja yang selalu dilakukan Beliau? Simak selengkapnya di daftar berikut ini.

1. Mengucap Niat Berpuasa Pada Malam Hari

Kamu mungkin penasaran, bagaimana Rasulullah menunaikan ibadah puasa dan mengisi hari-hari Beliau di bulan Ramadan. Yang pertama adalah mengucapkan niat serta memantapkan hati.

Nabi Muhammad SAW selalu mengucapkan doa niat puasa dengan hati bersih pada malam hari. Sembari itu Beliau juga senantiasa berdoa agar diberi kekuatan dalam niat dan amalnya nanti.

Apabila mengamalkan puasa sunah Senin-Kamis maka kamu boleh berniat di pagi hari, berbeda hal jika mengucapkan niat berpuasa Ramadan. Rasulullah selalu mengucapkan niatnya pada malam hari.

Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari Setelah Idulfitri 2026, Tata Cara dan Keutamaannya Lengkap!

“Barangsiapa yang tak berniat sebelum fajar untuk puasa maka tak ada puasa baginya.” (HR Abu Daud, Ibnu Majah, Al-Baihaqi).

2. Selalu Bangun untuk Makan Sahur

Rasulullah selalu bangun untuk makan sahur. Ada sebuah hadis yang mengucapkan, “Semua sahur adalah berkah, maka janganlah kalian meninggalkannya walaupun di antara kalian hanya meneguk air.

Sesungguhnya, Allah dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang sahur.” (HR Ahmad, dan al-Mundziri).

Jadi, di bulan puasa nanti kamu jangan sampai malas bangun sahur, ya. Sebab pahalanya ternyata luar biasa, lho.

3. Tidak Menunda Berbuka

Sifat Rasulullah yang perlu kamu teladani selanjutnya adalah Rasulullah tidak pernaj menunda berbuka.

Saat azan berkumandang Beliau selalu membatalkan dulu puasanya sebelum shalat Maghrib meskipun hanya meneguk air.

“Tiga perkara yang merupakan akhlak para nabi, yakni menyegerakan berbuka, mengakhirkan sahur, dan meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dalam shalat.” (HR Ath-Thabrani).

Teladan selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah sebaiknya berbuka dengan memakan buah kurma.

“Rasulullah berbuka dengan kurma basah (ruthab). Apabila tidak ada ruthab, dengan kurma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air.” (HR Ahmad, Abu Daud, Baihaqi, Hakim, Ibn Sunni, Nasai, Daruquthni, dan lainnya).

Saat kamu berbuka dengan buah kurma sebaiknya dengan bilangan ganjil. Misalnya saja satu, tiga, atau lima buah. Jika tidak pun, tidak apa-apa.

4. Memanjatkan Doa Berbuka Puasa

Perbanyak berdoa terutama saat hendak menjelang berbuka puasa. Salah satu doa yang biasa dipanjatkan Nabi menjelang berbuka ialah,

“Dzahabadh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.” (Telah hilang dahaga dan basah urat-urat, dan telah ditetapkan pahala, insya Allah.” (HR Abu Daud, Baihaqi, Hakim, Ibn Sunni, Nasa’i, Daruquthni).

Halaman:

Advertisement