4 Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi dan Penjelasannya Lengkap

4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi dan Penjelasannya Lengkap – Merupakan suatu konsep dasar dari Kimia, laju reaksi membahas seputar perubahan konsentrasi suatu reaktan dalam satuan waktu.

Diketahui, laju reaksi sendiri dinyatakan dalam persamaan laju reaksi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Kamu bisa simak penjelasan lebih lengkapnya terkait faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi berikut ini.

Berikut Penjelasan Lengkap Terkait Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi

unsplash.com/@trnavskauni

Banyak fenomena alam hingga fenomena sehari-hari yang terjadi karena adanya reaksi.

Nah, reaksi tersebut juga ada yang berlangsung secara cepat maupun lambat.

Perlu kamu ketahui bahwa setiap reaksi kimia yang berlangsung dengan laju kecepatan dan kondisi tertentu disebut dengan laju reaksi.

Jika suatu benda mempunyai konsentrasi yang sama dengan tetapan laju, maka disebut dengan persamaan laju reaksi.

Namun, reaksi seperti pada proses pembakaran, buah membusuk atau bom meledak menunjukkan raksi yang terjadi dengan cepat atau lambat. Nah, reaksi kimia ini lah yang disebut dengan konsep laju reaksi.

Dalam Modul Paket Kimia Kesehatan Sekolah Menengah Atas oleh Erti Suherti dijelaskan bahwa laju reaksi juga diartikan sebagai konsep laju berkurangnya jumlah reaktan tiap satuan waktu atau laju bertambahnya jumlah produk tiap satuan waktu.

Satuan jumlah zat ada beragam jenis, contohnya ada gram, mol, atau konsentrasi. Sedangkan untuk satuan waktu digunakan detik, menit, jam, hari, bulan, atau tahun.

Apa
itu Laju Reaksi?

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, laju reaksi memiliki arti yakni kecepatan suatu reaktan bereaksi hingga habis.

Laju reaksi juga dapat diartikan sebagai seberapa cepat reaksi kimia membentuk sesuatu yang baru.

Diketahui, laju reaksi ini dapat berjalan dengan cepat ataupun lambat tergantung pada zat-zat reaktan yang saling bereaksi.

Laju reaksi sendiri memiliki satuan M/s (Molaritas per detik) yang menggambarkan perubahan konsentrasi (molaritas) suatu zat dalam waktu tertentu.

Ketika terjadi reaksi kimia, hal yang terjadi adalah pengurangan konsentrasi zat yang bereaksi (reaktan) karena telah menjadi produk dan menyebabkan konsentrasi produk bertambah seiring berjalannya waktu.

Saat reaksi mulai berjalan, konsentrasi reaktan akan menurun, dan konsentrasi produk akan bertambah seiring berjalannya waktu hingga reaksi selesai.

Dalam proses terjadinya reaksi, ada salah satu teori yang bisa menjelaskan tentang hal tersebut yakni teori tumbukan.

Teori ini mengatakan bahwa reaksi kimia yang terjadi itu dapat terjadi karena partikel-partikel yang saling bertumbukan.

Mengapa bisa saling bertumbukan? Diketahui, tumbukan dapat terjadi jika ada dua molekul atau lebih dan permukaannya saling bersentuhan di satu titik.

Nah, satu titik di sini merupakan anggapan bentuk molekul bulat seperti bola.

Meskipun begitu, tidak semua tumbukan akan menghasilkan reaksi kimia. Tumbukan yang menghasilkan reaksi kimia disebut dengan tumbukan efektif.

Agar dapat terjadi tumbukan yang efektif, maka harus terdapat orientasi tumbukan molekul yang tepat.

Faktor
yang Mempengaruhi Laju Reaksi

Setelah kamu mengetahui pengertian dari laju reaksi, perlu kamu ketahui pula bahwa besarnya laju dari suatu reaksi kimia juga dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Nah, berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi antara lain:

1.
Konsentrasi

Faktor
pertama yang mempengaruhi laju reaksi adalah konsentrasi. Diketahui, semakin
besar konsentrasi reaktan, maka akan semakin besar pula laju reaksi.

Hal ini dikarenakan konsentrasi yang besar menandakan bahwa molekul-molekul dalam suatu zat juga menjadi lebih banyak.

Nah, banyaknya molekul-molekul tersebut juga memperbesar peluang adanya tumbukan yang menyebabkan reaksi dapat terjadi.

2.
Temperatur

Temperatur juga menjadi salah satu hal yang turut mempengaruhi laju reaksi.

Dengan temperatur yang lebih tinggi, maka akan menyebabkan molekul-molekul lebih cepat dan bergerak sehingga menyebabkan reaksi kimia dapat terjadi.

Selain itu, temperatur yang lebih tinggi juga dapat membuat laju reaksi menjadi lebih besar.

3.
Luas Permukaan

Faktor lainnya yang turut mempengaruhi laju reaksi adalah luas permukaan.

Contoh sederhananya dari pengaruh luas permukaan terhadap laju reaksi adalah gula pasir dan gula batu.

Pada kondisi temperatur dan berat yang sama, gula pasir akan lebih cepat larut dalam air dibandingkan dengan gula batu.

Hal ini dikarenakan gula pasir memiliki luas permukaan yang lebih besar dibandingkan dengan gula batu.

Oleh sebab itu, luas permukaan yang lebih besar akan menghasilkan laju reaksi yang lebih besar (reaksi lebih cepat terjadi).

4.
Katalis

Faktor
terakhir yang turut mempengaruhi laju reaksi adalah katalis. Diketahui, katalis
membuat laju reaksi semakin besar atau mempercepat laju reaksi.

Katalis bekerja dengan cara menurunkan energi aktivasi dari suatu reaksi, sehingga energi yang diperlukan oleh molekul-molekul reaktan untuk bereaksi menjadi lebih rendah dan reaksi akan lebih cepat atau mudah terjadi.

Diketahui, katali juga bisa menurunkan energi aktivasi dengan cara bereaksi dengan reaktan guna membentuk suatu kompleks teraktivasi kemudian akan terurai kembali membentuk produk dan mengembalikan katalis.

Persamaan
Laju Reaksi

Sebelumnya diketahui bahwa konsentrasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi laju reaksi.

Besarnya laju reaksi sendiri berbanding lurus dengan konsentrasi reaktan. Di mana laju reaksi dapat ditentukan melalui suatu hukum laju.

Nah, hukum laju ini sendiri merupakan penggambaran dari laju reaksi, konstanta laju, dan konsentrasi dari suatu zat yang saling berhubungan. 

Bentuk hukum laju ini berupa suatu persamaan. Misalnya untuk reaksi berikut: aA + bB → cC + dD

Persamaan laju reaksi memperlihatkan hubungan antara konsentrasi zat pereaksi (reaktan) dan laju reaksinya.

Persamaan Laju Reaksi (v) merupakan hasil kali dari tetapan laju reaksi (k) dengan konsentrasi awal A ([A]) dan konsentrasi awal B ([B]) yang dipangkatkan dengan orde tingkat reaksi A (x) dan orde tingkat reaksi.

Keterangan:

V = laju reaksi (mol/l)
K = tetapan laju reaksi
A = konsentrasi awal zat A
B = konsentrasi awal zat B
X= orde reaksi terhadap A
Y = orde reaksi terhadap B

Orde reaksi adalah tingkat reaksi suatu zat. Menunjukkan pengaruh konsentrasi suatu zat terhadap laju reaksi, orde reaksi total dibedakan menjadi orde nol, orde 1, dan orde reaksi dua.

Orde reaksi total didapatkan memlalui persamaan: orde reaksi total = x + y.

Orde reaksi total nol

Dilansir dari Chemguide, orde reaksi nol menunjukkan bahwa laju reaksi tidak bergantung pada konsentrasi reaktan.

Berapapun konsentrasi reaktan yang digunakan, banyak atau sedikit, laju reaksi kimia tersebut akan tetap sama.

Orde reaksi total satu

Orde reaksi satu menunjukkan bahwa laju reaksi hanya dipengaruhi oleh konsentrasi satu reaktan saja, meskipun reaksi tersebut memiliki dua reaktan.

Jika konsentrasi reaktannya bertambah tinggi, maka laju reaksi kimianya akan lebih cepat.

Adapun jika konsentrasi reaktannya dikurangi, maka laju reaksinya akan berkurang atau menjadi lebih lambat.

Orde reaksi total dua

Orde reaksi total dua menunjukkan bahwa laju reaksi dipengaruhi oleh konsentrasi kedua reaktannya (v = k [A] [B]). 

Dilansir dari Chemguide, orde reaksi total dua juga dapat terjadi pada reaksi kimia yang dipengaruhi kuadrat konsentrasi hanya satu reaktannya saja (v = k [A]2).

Jika bergantung pada kuadrat konsentrasi satu reaktan, laju reaksi akan langsung naik sebanyak empat kali lipatnya.

Penurunan ataupun penaikan konsentrasi reaktan akan menyebabkan menurunnya atau naiknya laju reaksi secara eksponensial.

Nah, itulah informasi yang bisa Mamikos rangkumkan untuk kamu terkait faktor-faktor yang mempengaruhi laju raksi.

Seperti yang sudah kita ketahui, laju reaksi dipengaruhi oleh empat faktor yakni konsentrasi, temperatur, luas permukaan dan katalis.

Buat kamu yang ingin mencari informasi bermanfaat lainnya, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta