8 Hasil Kebudayaan Zaman Neolitikum, Ciri-ciri, dan Corak Kehidupannya

Zaman Neolitikum ditandai oleh perubahan mendasar dalam cara manusia hidup. Yuk, pelajari perubahan apa saja itu di sini!

31 Oktober 2023 Citra

Ciri-ciri Zaman Neolitikum

Sebelum mempelajari hasil kebudayaan zaman neolitikum, ada baiknya kita pelajari dulu ciri-ciri zaman neolitikum itu sendiri.

Zaman Neolitikum, atau Era Batu Tengah, memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari zaman sebelumnya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri utama zaman Neolitikum:

1. Pertanian

Salah satu ciri paling mencolok dari zaman Neolitikum adalah perkembangan pertanian.

Manusia pada periode ini mulai membudidayakan tanaman seperti gandum, jelai, kacang-kacangan, dan sayuran.

Mereka juga mendomestikasi hewan seperti sapi, domba, kambing, dan babi.

Penemuan pertanian ini memungkinkan manusia untuk menghasilkan makanan secara lebih konsisten dan berkelanjutan daripada gaya hidup berburu dan mengumpulkan.

Ini juga memungkinkan pertumbuhan populasi yang signifikan, karena ketersediaan makanan yang lebih stabil.

2. Pemukiman Tetap

Selama Zaman Neolitikum, manusia mulai membangun pemukiman tetap. Mereka mendirikan desa-desa dan kota-kota kecil yang menjadi pusat kehidupan komunitas.

Pemukiman ini dilengkapi dengan rumah-rumah permanen yang terbuat dari batu, kayu, atau anyaman.

Ini merupakan perubahan signifikan dari gaya hidup nomaden yang lebih berpindah-pindah.

Pemukiman tetap memungkinkan manusia untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan stabil.

3. Perkembangan Teknologi

Sebelum mempelajari hasil kebudayaan zaman neolitikum, ada kita pelajari dulu ciri-ciri zaman neolitikum yaitu sektor perkembangan teknologi.

Zaman Neolitikum juga ditandai oleh perkembangan teknologi yang signifikan. Manusia mulai menggunakan perkakas batu yang lebih canggih, seperti kapak berbentuk cakram dan pisau tumpul.

Mereka juga mulai membuat tembikar untuk keperluan penyimpanan dan memasak. Penggunaan teknologi ini membantu meningkatkan efisiensi dalam berburu, pertanian, dan kerajinan.

Hal ini juga mendukung pembentukan perdagangan yang lebih luas antara komunitas-komunitas, karena mereka dapat memproduksi barang-barang yang lebih kompleks.

4. Perkembangan Sosial

Zaman Neolitikum juga melihat perkembangan struktur sosial yang lebih kompleks.

Dengan munculnya pertanian dan pemukiman tetap, masyarakat manusia mulai membentuk hierarki sosial yang lebih terorganisir.

Ada kemungkinan adanya pembagian kerja, di mana beberapa individu dapat fokus pada pertanian atau kerajinan tertentu, sementara yang lain terlibat dalam perdagangan atau fungsi sosial lainnya.

Ini menciptakan dasar bagi perkembangan masyarakat yang lebih maju di masa depan.

Close