8 Hasil Kebudayaan Zaman Neolitikum, Ciri-ciri, dan Corak Kehidupannya
Zaman Neolitikum ditandai oleh perubahan mendasar dalam cara manusia hidup. Yuk, pelajari perubahan apa saja itu di sini!
8. Pemakaman Ritual
Hasil kebudayaan Zaman Neolitikum berikutnya adalah alat-alat pertanian. Zaman Neolitikum juga mencatat perkembangan pemakaman ritual yang lebih kompleks.
Makam megalitik dan kamar pemakaman bawah tanah menunjukkan adanya upacara pemakaman yang mendalam dan mungkin awal dari kepercayaan spiritual yang lebih terstruktur.
Ini mencerminkan pandangan manusia tentang kematian dan mungkin kepercayaan tentang kehidupan setelah kematian.
Corak Zaman Neolitikum
Setelah mempelajari hasil kebudayaan Zaman Neolitikum, mari kita pelajari juga corak Zaman Neolitikum.
Corak kehidupan masyarakat Zaman Neolitikum mencerminkan perubahan mendasar dalam cara mereka hidup.
Berikut adalah beberapa corak kehidupan utama dalam masyarakat Zaman Neolitikum:
1. Pertanian
Salah satu corak kehidupan yang paling menonjol adalah pertanian. Masyarakat Zaman Neolitikum menjadi lebih tergantung pada pertanian sebagai sumber utama makanan mereka.

Advertisement
Mereka mulai membudidayakan tanaman seperti gandum, jelai, kacang-kacangan, dan sayuran.
Pertanian memberikan kepastian dalam pasokan makanan karena mereka tidak lagi bergantung pada hasil berburu dan mengumpulkan.
Pertanian ini menciptakan kalender musim yang penting, dengan waktu yang dihabiskan untuk menanam, merawat, dan panen tanaman.
2. Pemukiman Tetap
Corak kehidupan lain yang mencolok adalah perkembangan pemukiman tetap.
Masyarakat Zaman Neolitikum mulai membangun desa-desa dan kota-kota kecil yang menjadi tempat tinggal permanen.
Rumah-rumah mereka terbuat dari batu, kayu, atau anyaman, dan mereka mendirikan struktur-struktur yang lebih stabil daripada tempat tinggal sebelumnya yang sifatnya berpindah-pindah.
Pemukiman tetap ini menciptakan komunitas yang lebih terstruktur, mengubah cara mereka berinteraksi dan mengatur kehidupan sehari-hari.
3. Kerajinan dan Teknologi
Zaman Neolitikum juga melihat perkembangan kerajinan dan teknologi yang lebih maju.
Manusia membuat perkakas batu yang lebih canggih, seperti kapak berbentuk cakram, pisau tumpul, dan alat-alat pertanian yang efisien.
Mereka juga mulai membuat tembikar untuk penyimpanan makanan dan air.
Ini menciptakan kemungkinan produksi barang-barang untuk kebutuhan sehari-hari dan perdagangan dengan komunitas lain.
Kemajuan teknologi ini mencerminkan peningkatan dalam kemahiran manusia dalam mengolah bahan-bahan alami.
4. Sistem Sosial yang Lebih Terstruktur
Setelah mempelajari hasil kebudayaan Zaman Neolitikum, mari kita pelajari juga corak Zaman Neolitikum berupa sistem sosial yang lebih terstruktur.
Corak kehidupan masyarakat Zaman Neolitikum juga mencakup perkembangan sistem sosial yang lebih terstruktur.
Dengan pertanian dan pemukiman tetap, memungkinkan adanya pembagian kerja, di mana beberapa individu fokus pada pertanian sementara yang lain dalam kerajinan atau perdagangan.
Ini mungkin juga mengarah pada hierarki sosial yang lebih terorganisir.
Pemukiman tetap juga membuka jalan bagi perkembangan lembaga-lembaga sosial yang lebih formal, seperti kepemimpinan komunitas dan regulasi sosial.