Advertisement
Source : Image background by freepik/wayhomestudio

Catat! Ini Bedanya SNBP dan SNBT 2026, Apa Keuntungannya?

Ingin ikut SNBP dan SNBT 2026 namun masih bingung apa bedanya? Dalam artikel ini, Mamikos akan jelaskan beberapa perbedaan dan keuntungan dari kedua jalur seleksi ke perguruan tinggi tersebut!

27 Januari 2026 M Ansor

Ini Bedanya SNBP dan SNBT 2026 yang Perlu Diketahui

1. Sistem Seleksi

Ini bedanya SNBP dan SNBT 2026 yang pertama terletak pada sistem seleksi. Seperti yangs udah dijelaskan di atas bahwa SNBP dan SNBT memiliki sistem seleksi dan penilaian yang berbeda untuk memilih peserta.

Penilaian SNBP akan didasarkan pada nilai rata-rata rapor dari seluruh mata pelajaran yang diikuti selama duduk di bangku sekolah, nilai rapor serta nilai-nilai mata pelajaran pendukung, dan yang terakhir yaitu prestasi lain yang telah ditetapkan oleh masing-masing PTN.

Berbeda halnya dengan SNBT, penilaian pada sistem seleksi jalur ini akan didasarkan pada hasil tes UTBK yang telah dilakukan oleh para peserta serta kriteria-kriteria lain yang ditentukan oleh pihak PTN.

Nantinya, hasil nilai dari UTBK SNBT juga bisa dipakai untuk mendaftar jalur mandiri.

Peluang Lintas Jurusan SNBP di 6 PTN Ternama Indonesia

Meskipun perbedaan sistem seleksi diantara keduanya terlihat signifikan. Sebenarnya, masih ada persamaan diantara keduanya.

Baik SNBP dan SNBT akan meminta portofolio bagi para peserta yang memilih jurusan keolahragaan dan kesenian.

2. Periode Seleksi

Ini bedanya SNBP dan SNBT 2026 yang kedua, waktu atau periode seleksi antara SNBP dan SNBT tidak dilaksanakan secara berbarengan.

Jalur SNBP 2026 akan dilaksanakan secara lebih dulu dibandingkan SNBT. Dimana proses seleksi jalur SNBP dilaksanakan dari tanggal 29 Desember 2025 sampai dengan 31 Maret 2026.

Untuk SNBT sendiri akan dilaksanakan setelah proses seleksi SNBP selesai. Jadi, para siswa yang sudah mengikuti SNBP namun belum berhasil lolos dapat mengikuti jalur seleksi ini.

Namun, bagi peserta yang sudah lolos pada SNBP namun tidak sesuai dengan jurusan atau kampus pilihan akan dilarang untuk mengikuti SNBT.

3. Peserta 

Ini bedanya SNBP dan SNBT 2026 yang ketiga yaitu pada peserta yang dapat mengikuti kedua jalur seleksi ini.

Untuk jalur SNBT, peserta yang boleh mendaftar hanya siswa yang duduk di bangku SMA, SMK, MAN dan sederajat yang akan lulus di tahun 2026 pada saat penyelenggaraan SNBP berlangsung.

Adapun usia maksimal peserta untuk mengikuti jalur seleksi ini, yaitu 25 tahun.

Sedangkan SNBT sedikit lebih longgar, jalur seleksi ini dapat diikuti oleh peserta angkatan 2024, 2025, dan 2026 dari SMA, SMK, MAN, maupun paket C dengan batasan usia 25 tahun.

Peserta yang boleh mengikuti jalur seleksi ini juga tidak ditentukan oleh akreditasi sekolah. Serta peserta yang tidak lulus pada jalur SNBP boleh mengikuti jalur seleksi ini.

4. Daya Tampung

Bedanya SNBP dan SNBT 2026 yang keempat yaitu terletak pada daya tampungnya dari masing-masing jalur seleksi. Untuk SNBP yaitu minimal sebesar 20 persen dari total keseluruhan mahasiswa yang diterima. 

Sedangkan, untuk SNBT yaitu minimal sebesar 40 persen dari total keseluruhan yang diterima. Namun, untuk PTN Badan Hukum atau PTN-BH jumlah minimumnya hanya sebesar 30 persen saja. 

Halaman:

Advertisement