Peluang Lintas Jurusan SNMPTN di 6 PTN Ternama Indonesia

Seberapa besar peluang lintas jurusan SNMPTN?. Informasi ini pasti banyak dicari  sama kamu-kamu yang tahun ini lulus SMA dan pengen mendaftar ke universitas negeri. Gak semua siswa sih pengen masuk PTN dengan cara lintas jurusan. Tapi, gak bisa dipungkiri juga kalau tiap tahun banyak siswa-siswi yang galau. Alasannya, jurusan kuliah yang diinginkannya gak sejalan dengan jurusannya waktu SMA. Banyak banget, kan, kejadian anak-anak IPA tapi pengen kuliah di jurusan soshum (IPS)? atau sebaliknya, anak-anak IPS yang kepengen kuliahnya di jurusan saintek (IPA).

Strategi yang tepat sangat diperlukan agar kamu bisa diterima di jurusan idaman. Jangan sampai sudah susah-susah belajar, tapi karena strategi yang salah, hasil belajarmu jadi kurang memuaskan. Peluang lintas jurusan banyak ditawarkan Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta. Jurusan di Kampus A bisa juga ditemukan di Kampus B dan sebagainya. Sebelum memilih untuk lintas jurusan, pertimbangkanlah keputusan tersebut dengan baik. Selama kurang lebih 3,5 tahun, kamu akan mempelajari mata kuliah yang bertolak belakang dengan hal yang kamu pelajari di sekolah menengah.

Peluang Lintas Jurusan SNMPTN di PTN Ternama

Sebenarnya, masuk jurusan kuliah lintas jurusan kaya begini sih bisa-bisa aja. Di berbagai PTN ternama di Indonesia juga ada kemungkinan untuk melakukan lintas jurusan. Biasanya, kasus lintas jurusan terbanyak adalah anak-anak IPA yang pengen kuliah di soshum. Meskipun memungkinkan, kalau yang anak IPS pengen ke saintek sih gak begitu banyak. Selain karena lebih sulit, peluang untuk diterima dari jurusan Soshum ke jurusan Saintek juga lebih kecil. Tidak jarang malah ada kampus yang tidak mengizinkan jurusan IPS mendaftar di jurusan IPA.

Mau tau seberapa peluang lintas jurusan SNMPTN untuk anak-anak IPA yang pengen masuk jurusan soshum?. Berikut ini adalah data persentase lintas jurusan SNMPTN di 6 PTN ternama Indonesia, termasuk di UI, UGM, UNIDIP, dan UNAIR.

1. Lintas Jurusan IPA ke Soshum di SNMPTN UI (Universitas Indonesia) Jakarta

Universitas Indonesia merupakan salah satu perguruan tinggi negeri paling bergengsi di Indonesia. Selain jurusan-jurusan sainteknya yang terkenal wahid, UI juga memiliki jurusan-jurusan soshum yang keren-keren. Beberapa jurusan soshum di UI yang tiap tahunnya pasti penuh dengan peminat antara lain adalah Jurusan Akuntasi, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Jurusan Ilmu Psikologi, dan Jurusan Ilmu Komunikasi.

Selama tahun 2012 sampai tahun 2015, anak-anak IPA yang diterima di jurusan soshum UI berkisar antara 13,43% sampai 19,28%.

Tahun 2022, di Universitas Indonesia terdapat beberapa program studi Soshum yang persaingannya sangat ketat. Jurusan tersebut adalah Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea, Jurusan Kriminologi, Jurusan Sastra Inggris, serta Jurusan Ilmu Komunikasi. Karena sangat ketat, persiapan lintas jurusan di UI tersebut harus kamu lakukan dengan penuh pertimbangan. Meksipun demikian, peluangmu untuk masuk Jurusan Arkeologi Indonesia, Ilmu Filsafat, dan Sastra Daerah untuk Sastra Jawa kemungkinan lebih tinggi dibandingkan jurusan lainnya.

2. Lintas Jurusan IPA ke Soshum di SNMPTN UNDIP (Universitas Diponegoro) Semarang

Universitas Diponegoro atau UNDIP adalah universitas negeri yang terletak di Semarang, Jawa Tengah. UNDIP dikenal memiliki berbagai jurusan soshum yang berkualitas baik dan juga dilengkapi dengan beberapa kelas internasional. Beberapa jurusan soshum UNDIP banyak diminati oleh peserta SNMPTN. Jurusan yang menjadi favorit anak IPA adalah Jurusan Ilmu Hukum, Jurusan Ekonomi, Jurusan Manajemen, Jurusan Psikologi, Jurusan Hubungan Internasional, dan Jurusan Ilmu Komunikasi.

Presentase jumlah siswa IPA yang berhasil diterima masuk di jurusan soshum UNDIP cukup fluktuatif dari tahun 2012 ke 2015. Terkadang, jumlah yang diterima hanya sekitar 2%, tapi pada tahun 2013 mencapai 18%.

Cari tahu pula jurusan di UNDIP yang cukup banyak diminati. Melalui passing grade, kamu bisa membuat prediksi meskipun tidak 100% akurat. Semakin favorit suatu jurusan di UNDIP, persaingannya pun akan semakin ketat dan kamu perlu tahu jika peluang lulus menjadi lebih kecil.

3. Lintas Jurusan IPA ke Soshum di SNMPTN UGM (Universitas Gadjah Mada) Yogyakarta

Salah satu PTN paling diminati di Indonesia adalah Universitas Gadjah Mada atau yang sering disebut dengan UGM. Universitas yang terletak di Kota Pelajar, Yogyakarta, ini tak hanya penuh dengan jurusan-jurusan saintek yang berkualitas. Contohnya seperti Jurusan Kedokteran dan Jurusan Teknik. Tenyata, UGM juga memiliki jurusan soshum yang sangat diminati oleh peserta SNMPTN, beberapa di antaranya adalah Jurusan Ilmu Komunikasi, Jurusan Psikologi, Jurusan Ilmu Hukum, dan masih banyak lagi.

Bagi anak IPA yang mau melakukan lintas jurusan saat SNMPTN dan mendaftar di soshum UGM, peluang kalian cukup besar lho. Persentase anak IPA yang diterima masuk ke jurusan soshum UGM adalah sekitar 25-30% per tahunnya (2013-2015). Dari jumlah ini, dapat disimpulkan jika satu dari empat anak soshum di UGM adalah anak IPA sewaktu SMA.

Peluang lintas jurusan IPA ke Soshum di UGM sampai tahun 2022 persaingannya masih terbilang ketat. Jika kamu memilih jurusan favorit di UGM, bersiaplah untuk belajar lebih giat. Alasannya, ada pendaftar yang rela mengambil gap year agar bisa diterima di UGM. Tidak hanya itu, persaingan menjadi semakin ketat karena di luar sana ada banyak calon mahasiswa yang rela mengambil kursus intensif.

4. Lintas Jurusan IPA ke Soshum di SNMPTN UNAIR (Universitas Airlangga) Surabaya

Universitas Airlangga atau UNAIR adalah PTN di Surabaya yang menjadi salah satu PTN favorit di Indonesia, baik kala SNMPTN maupun SBMPTN. Anak-anak IPA yang mendaftar ke UNAIR tak hanya mendaftar ke jurusan-jurusan saintek saja, tapi juga ke jurusan-jurusan soshum. Alasannya, jurusan soshum UNAIR seperti Jurusan Akuntansi, Jurusan Manajemen, Jurusan Psikologi, Jurusan Sastra, dan Jurusan Komunikasi  yang semuanya memiliki kualitas baik.

Peluang untuk lolos SNMPTN dengan melakukan lintas jurusan dari IPA ke soshum di UNAIR cukup besar. Bahkan, persentasenya lebih besar daripada UGM. Dari tahun 2-13 hingga tahun 2015, UNAIR menerima lebih dari 400 siswa IPA di jurusan soshum. Persentasenya berkisar antara 32-40%.

Persaingan masuk UNAIR tahun 2022 bisa jadi juga akan mengalami peningkatan. Selain karena akreditasi UNAIR sudah lebih baik, lulusan UNAIR pun tidak diragukan lagi. Sebelum memutuskan lintas jurusan, jika kamu ingin memilih jurusan favorit di UNAIR, pahami terlebih dahulu passing grade jurusan idamanmu. Jangan sampai kamu salah strategi dan salah cara belajar.

5. Lintas Jurusan IPA ke Soshum di SNMPTN UB (Universitas Brawijaya) Malang

UB atau Universitas Brawijaya adalah universitas di Malang, Jawa Timur yang berstatus negeri dan sangat populer. Universitas ini memiliki jurusan-jurusan soshum yang terkenal. Beberapa jurusan favoritnya adalah Jurusan Ilmu Hukum, Jurusan Psikologi, Jurusan Ilmu Politik, hingga Jurusan Pariwisata.

Jurusan soshum di UB sepertinya menjadi sesuatu yang sulit ditembus jika kamu adalah anak IPA. Pasalnya, di UB, jumlah anak IPA yang bisa diterima di jurusan-jurusan soshum UB sangat sedikit. Bahkan, dari tahun 2012 hingga 2015, jumlahnya selalu di bawah 10 orang. Persentasenya juga tak pernah mencapai 1%.

Ingin tahu peluang lintas jurusan di UB tahun 2022?. Pastinya tidak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peminat Kampus UB senantiasa meningkat. Hal inilah yang membuat jurusan favorit di Soshum UB persaingannya semakin ketat.

6. Lintas Jurusan IPA ke Soshum di SNMPTN UNPAD (Universitas Padjadjaran) Bandung

Universitas Padjadjaran atau UNPAD adalah PTN di Bandung, Jawa Barat yang juga menjadi salah satu PTN paling diminati di Indonesia. UNPAD memiliki banyak jurusan di bidang soshum yang dapat dibilang berkualitas hingga selalu dipadati pendaftar di ketika SNMPTN tiba. Jurusan Akuntansi, Jurusan Ilmu Hukum, dan Jurusan Ilmu Hubungan Internasional merupakan jurusan-jurusan soshum yang paling diminati hingga saat ini.

Kalau kamu anak IPA dan pengen masuk jurusan soshum UNPAD, kamu harus cukup waspada sih, karena UNPAD bisa dibilang jarang menerima anak IPA yang mau lintas jurusan ke bidang soshum. Dari SNMPTN 2012 ke 2015, UNPAD hanya menerima anak IPA pada tahun 2013 saja. Setelah itu, gak ada sama sekali anak IPA yang diterima di jurusan soshum UNPAD.

Persentase jumlah anak IPA yang diterima di Soshum UNPAD setiap tahunnya selalu berubah. Agar bisa membuat prediksi lebih akurat, passing grade jurusan soshum favorit di UNPAD perlu kamu ketahui. Semakin tinggi passing grade jurusan di UNPAD, persaingannya akan semakin ketat. Agar bisa diterima di jurusan tersebut, kecepatan belajar dan pemahaman belajarmu juga harus ditingkatkan.

Itu dia tadi info tentang persentase anak-anak IPA yang diterima di jurusan soshum enam PTN ternama di Indonesia. Apa kesimpulannya? Well, kesimpulannya sih kalau kamu emang mantep banget pengen lintas jurusan dari IPA ke soshum, kamu harus pikir-pikir lagi kalau PTN yang kamu target adalah UNPAD dan UB. Jarang banget anak IPA yang bisa tembus ke jurusan IPS di sana. Kesempatan lintas jurusan dari IPA ke soshum di UI dan UNDIP biasa-biasa saja. Kalau mau cari PTN yang peluang lintas jurusannya besar adalah di UGM dan UNAIR.

Alasan Lintas Jurusan

Lintas jurusan bukan hal yang aneh lagi di kalangan anak Sekolah Menengah. Bisa saja ketika kelas X dan XI masuk jurusan IPA, tetapi ketika sudah kelas XII menjadi tertarik isu sosial. Tentunya minat tersebut akan berpengaruh pada jurusan yang dipilih ketika kuliah. Tapi, sebenarnya apa saja alasan seseorang memilih pindah jurusan?

1. Baru Menyadari Ketertarikan Terhadap Jurusan Lain

Seringkali siswa sekolah menengah memilih jurusan karena paksaan atau saran dari orang sekitarnya. Akibatnya, siswa menjadi bimbang pada karier yang akan dia tempuh. Satu-satunya cara yang dianggap realistis adalah dengan kuliah di jurusan yang sesuai keinginannya. Tapi, jurusan kuliah yang tidak sama dengan jurusan SMA tentu membutuhkan usaha yang keras.

2. Menemukan Peluang Karier yang Lebih Menjanjikan

Alasan pekerjaan juga sering mendasari seseorang pindah jurusan. Cita-cita bekerja sebagai tenaga ahli bidang IPA bisa berubah ketika seseorang melihat bahwa gaji orang di bidang ekonomi lebih besar. Akhirnya siswa pun termotivasi untuk pindah jurusan demi mengejar peluang karier yang lebih baik.

3. Saran dari Orang Tua

Sangat mungkin seorang siswa diminta orang tuanya untuk pindah jurusan. Sebagai anak yang berbakti, saran orang tua akan menjadi motivasi kuat. Biasanya orang tua sudah memiliki pandangan khusus apabila anaknya masuk ke jurusan yang direkomendasikan. Contohnya, orang tua yang memiliki bisnis besar bisa saja meminta anaknya yang mengambil jurusan IPA agar kuliah jurusan Manajemen.

Tips Agar Diterima Ketika Memilih Lintas Jurusan

Bagaimanapun juga, keputusan untuk pindah jurusan dari IPA ke IPS maupun sebaliknya harus dilakukan dengan pertimbangan matang. Pastinya kamu dan mahasiswa lain yang melakukan hal sama sangat berharap agar bisa diterima. Tapi, beban belajar yang sangat tinggi dengan tekanan dari orang sekitar terkadang malah membuat stres. Lalu, bagaimana tips agar peluang diterima menjadi besar ketika memilih lintas jurusan?

1. Mengumpulkan Semangat Belajar

Belajar materi yang sudah sering dihadapi saja terkadang malas, apalagi belajar materi yang tidak kenal sama sekali?. Mungkin itu keluhan pertama siswa yang ingin lintas jurusan. Bahkan, tidak jarang siswa hanya mengumpulkan buku referensi belajar tetapi ogah-ogahan menyentuhnya.
Kebingungan harus memulai belajar darimana inilah yang seharusnya dibuang jauh-jauh. Sebisa mungkin motivasilah diri sendiri agar semangat belajar. Lihat kembali cita-cita dan alasanmu ketika memutuskan lintas jurusan. Semakin kuat motivasi itu hadir, semakin mudah pula semangat belajar terkumpul.

2. Belajar Dari Nol

Kamu sudah tidak sabar untuk belajar lintas jurusan?. Melihat teman-teman yang lain sudah berlari jauh, biasanya siswa langsung memberikan tantangan dengan mengerjakan soal campuran. Strategi ini perlu kamu ubah. Sebaiknya kamu mulai belajar dengan membaca teori-teori dasar.
Pinjamlah buku paket atau buku referensi dari kelas X. Catat poin-poin penting dan tanyakan pada guru bersangkutan apabila masih belum mengerti. Cara ini juga bisa menjadi solusi bagi kamu yang ingin lintas jurusan tapi tidak mengambil bimbingan belajar.

3. Mengambil Kursus Belajar

Mempelajari banyak materi dalam waktu terbatas biasanya membuat kewalahan. Cobalah mengambil paket kursus belajar di lembaga atau secara privat. Ambillah jenis kursus yang benar-benar diperlukan. Apabila selama belajar kamu merasa sulit paham dengan materi geografi, ambil kursus privat bidang studi tersebut.
Pertimbangkan pula waktu belajar yang akan kamu ambil. Jangan sampai kamu belajar keras sampai mengabaikan kesehatan. Alternatif selain mengambil kursus belajar adalah dengan membentuk kelompok belajar. Pastinya di sekolahmu akan ada siswa yang juga mengambil keputusan untuk lintas jurusan.

4. Tidak Takut Bersaing

Tidak ada yang menjamin bahwa seseorang yang lintas jurusan akan langsung diterima di Perguruan Tinggi idamannya. Namun, usaha kerasmu tidak akan mengkhianati hasil. Jika belum diterima di PTN idaman, jangan menyerah. Masih ada kampus lain dengan program studi yang kamu idam-idamkan. Pada akhirnya, yang menentukan kesuksesanmu bukanlah kampus, tetapi usahamu selama menjadi mahasiswa.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta