45 Istilah dalam Dunia Saham beserta Artinya, Pemula Wajib Tahu Ini!
Temukan berbagai istilah dunia saham yang wajib kamu tahu sebagai pemula.
15. Prospektus
Dokumen penting yang berisi informasi lengkap tentang perusahaan yang mau IPO. Biasanya dibaca calon investor sebelum memutuskan beli saham perusahaan tersebut.​
16. Bullish
Kondisi pasar saat harga saham sedang naik atau diprediksi akan naik. Investor senang banget kalau pasar lagi bullish.​
17. Bearish
Kebalikannya dari bullish. Kondisi pasar sedang turun atau diprediksi akan turun.​
18. Cut Loss
Strategi menjual saham saat harga turun untuk membatasi kerugian lebih besar.​
Contoh: Beli saham Rp1.000, harga turun ke Rp800. Kamu jual untuk menghindari kerugian lebih dalam.​
19. Average Down
Strategi menambah saham saat harganya turun, supaya harga rata-rata beli kamu jadi lebih rendah.​
Tapi hati-hati, strategi ini berisiko kalau kamu nggak yakin sama fundamental perusahaannya.​
20. Analisis Fundamental
Cara menilai saham berdasarkan kondisi keuangan dan kinerja perusahaan (seperti laporan keuangan, prospek bisnis, manajemen, dll).​
21. Analisis Teknikal
Cara membaca pergerakan harga saham dari grafik (chart). Fokus pada tren, pola, dan indikator seperti Moving Average, RSI, dll.​
22. Watchlist
Daftar saham yang kamu pantau untuk kemungkinan dibeli di masa depan.​
23. Book Value
Nilai buku dari suatu saham. Bisa jadi pertimbangan apakah harga saham mahal atau murah dibandingkan nilai sebenarnya.​
24. Price to Earning Ratio (PER)
Rasio antara harga saham dengan laba per sahamnya. Sering digunakan untuk menilai apakah saham terlalu mahal atau masih murah.​
25. Dividend Yield
Rasio yang mengukur tingkat keuntungan yang diberikan oleh perusahaan kepada pemegang saham dalam periode satu tahun. Dihitung dengan membagi dividen tahunan per saham dengan harga saham saat ini. ​
Stockbit Snips | Berita Saham
26. EPS (Earnings Per Share)
EPS adalah laba bersih perusahaan dibagi dengan jumlah saham yang beredar. Menunjukkan seberapa besar keuntungan yang diperoleh investor dari setiap lembar saham yang dimiliki. ​
27. Swing Trading
Strategi jual beli saham dalam jangka pendek, biasanya harian atau mingguan, untuk memperoleh keuntungan dari fluktuasi harga. ​
28. Go Private
Proses di mana perusahaan publik membeli kembali saham yang beredar di masyarakat untuk menjadi perusahaan tertutup. ​
29. Growth Stock
Saham dari perusahaan yang memiliki potensi pertumbuhan laba dan pendapatan di masa depan yang diharapkan lebih tinggi daripada rata-rata industri atau pasar. ​
30. HAKA (Hajar Kanan)
Istilah gaul yang merujuk pada aktivitas membeli saham di harga penawaran (offer) tertinggi agar bisa segera memiliki saham tersebut. ​
31. HAKI (Hajar Kiri)
Istilah gaul yang merujuk pada aktivitas menjual saham di harga permintaan (bid) terendah agar saham tersebut bisa segera terjual. ​
32. Window Dressing
Fenomena di mana harga saham perusahaan besar cenderung naik menjelang akhir tahun, sering dikaitkan dengan strategi manajer investasi untuk mempercantik portofolio mereka.Â
33. Fraksi Harga
Sistem yang mengatur besaran perubahan harga saham yang bisa ditawar oleh investor saat negosiasi perdagangan saham berlangsung.Â
34. Gap Up
Kondisi di mana harga pembukaan suatu saham lebih tinggi dari harga penutupan sebelumnya, menciptakan celah naik pada grafik harga.Â
35. Gap Down
Kondisi di mana harga pembukaan suatu saham lebih rendah dari harga penutupan sebelumnya, menciptakan celah turun pada grafik harga.Â
36. Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)
Hak yang diberikan kepada pemegang saham lama untuk membeli saham baru yang diterbitkan oleh perusahaan sebelum ditawarkan kepada pihak lain.​
Halaman:
