Tidak Lulus SNMPTN 2020? Jangan Sedih Kamu Bisa Ikut Jalur Ini

 Mamikos | Kam, 19 Apr 2018

Jalur Masuk Selain SNMPTN 2020 – Jika kamu dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020, segera lakukan proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang telah kamu pilih. Jika masih belum jelas, kamu bisa mencari informasi terkait proses ini pada website masing-masing PTN pilihan kamu yang telah dinyatakan diterima.

Jalur Masuk Selain SNMPTN 2018

Jalur Masuk Selain SNMPTN 2020

Namun, bagi kamu yang belum dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020, tak perlu langsung patah semangat. Sebab, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 ini sesungguhnya bukan satu-satunya ‘tiket masuk’ kamu untuk kuliah di kampus idaman. Mengapa demikian? Karena kamu masih bisa mengikuti beberapa jalur seleksi lainnya. Apa saja jalur seleksi tersebut? Berikut Mamikos akan berikan infonya.

1. Coba Jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

Setelah dinyatakan tidak lulus SNMPTN, kini saatnya kamu berjuang kembali demi bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) idaman dengan cara mengikuti tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020. Kamu bisa mendaftar SBMPTN di laman resmi https://pendaftaran.sbmptn.ac.id dengan memilih “Menu A” untuk mendapatkan KAP, PIN, dan Kode Pembayaran yang berlaku selama 3 x 24 jam. Adapun biaya pendaftaran untuk bisa mengikuti SBMPTN ini adalah sebesar Rp 200.000.

Setelah kamu mendapatkan KAP serta PIN, selanjutnya kamu harus mengakses halaman https://pendaftaran.sbmptn.ac.id dan pilih “Menu B”. Tahapan yang satu ini untuk melanjukan proses dan mengisi form pendaftaran. Adapun prosedurnya adalah sebagai berikut.

  • Masukkan kode KAP dan PIN yang telah dicetak sebelumnya pada proses Menu A dan captcha, dan kemudian klik login.
  • Masuk ke halaman Pendaftaran SBMPTN 2020.
  • Upload Pasfoto. Perlu kamu ketahui bahwa Pasfoto yang dimasukkan harus memenuhi persyaratan berukuran 4 cm x 6 cm dengan resolusi minimal 400 pixel x 600 pixel (kurang lebih 250 dpi) dalam format JPG atau PNG. Ukuran file pasfoto pun tidak boleh lebih dari 100 KB.
  • Jika pasfoto sudah memenuhi persyaratan pendaftaran SBMPTN 2020 maka kemudian klik Simpan.
  • Lalu, isi Form Biodata dengan data yang sebenar-benarnya kemudian klik tombol Simpan.
  • Calon peserta kemudian mengisi Form Pendidikan dengan data yang sebenar-benarnya lalu klik Simpan.
  • Langkah berikutnya, siswa mengisi Form Pilihan Prodi dan Lokasi Ujian, kemudian klik tombol Simpan. Tahapannya sebagai berikut: (a) pilih tempat Anda mengikuti ujian; (b) pilih PTN dan Program studi yang dituju pada pilihan 1; (c) pilih PTN dan Program studi yang dituju pada pilihan 2; (d) pilih PTN dan Program studi yang dituju pada pilihan 3.

2. Coba Mengikuti Ujian Mandiri

Jika kamu juga dinyatakan gagal dalam mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020, kamu tak perlu langsung berkecil hati. Mengapa demikian? Karena masih ada satu kesempatan lagi untuk kamu bisa masuk di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit kamu yakni dengan mengikuti ujian mandiri yang dilaksanakan di bawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). Seleksi mandiri sendiri merupakan seleksi yang dilakukan di luar seleksi nasional (SNMPTN).

Setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diberikan jatah maksimal 30% dari kuota mahasiswa barunya untuk dijaring melalui Seleksi Mandiri masing-masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Namun jatah 30% tersebut boleh juga untuk tidak digunakan.

Cara dan mekanisme pendaftaran seleksi mandiri ini diberikan penuh kepada masing-masing PTN sehingga bisa saja antara sistem seleksi mandiri PTN yang satu berbeda dengan sistem seleksi mandiri PTN yang lainnya. Ada yang memakai seleksi raport, ujian mandiri maupun bersama, bahkan ada yang memakai nilai SBMPTN. Biaya pendaftarannya juga berbeda-beda tergantung kebijakan panitia masing-masing.

Nah, karena proses seleksi ini diadakan secara mandiri, tentu hasil pengumumannya juga akan berbeda tergantung dari kebijakan PTN masing-masing. Berikut ini merupakan jadwal ujian mandiri atau seleksi lain non SNMPTN dan SBMPTN untuk program Sarjana (S1) beberapa PTN di Indonesia.

Informasi di atas merupakan jadwal ujian mandiri atau seleksi lain non SNMPTN dan SBMPTN untuk program Sarjana (S1) beberapa PTN di Indonesia. Ada beberapa PTN yang tidak mengadakan jalur ujian mandiri ini seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran (UNPAD). Dan untuk beberapa PTN lainnya yang belum dicantumkan informasinya diatas, kamu bisa mendapatkan informasi terkait di website PTN yang kamu tuju.

Dan perlu diketahui pula, apabila ditemukan perbedaan antara jadwal di atas dan website PTN, maka yang benar adalah jadwal yang tercantum di web PTN terkait. Karena bisa jadi ada update atau perubahan jadwal sewaktu-waktu dari PTN yang bersangkutan. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk membuka web masing-masing PTN untuk memastikan jadwalnya.

3. Coba Daftar di Perguruan Tinggi Swasta

Jalur selanjutnya yang bisa kamu ikutin setelah gagal lulus SNMPTN 2020 adalah mengikuti ujian masuk perguruan tinggi swasta (PTS). Meskipun impian kamu untuk bisa mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pupus, masuk ke PTS juga sebenarnya bisa menjadi jalan cemerlang untuk meraih kesuksesan. Kamu bisa mengembangkan potensi diri kamu dengan mengambil jurusan yang sesuai dengan minat kamu.

Karena banyak sekali Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang memiliki kualitas bagus tak kalah dengan jejeran Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Meskipun biaya untuk bisa mengenyam pendidikan di PTS cukup mahal, namun jadikanlah hal ini sebagai motivasi agar kamu bisa semangat kuliah dan cepat menyelesaikan perkuliahanmu nantinya.

4. Coba Mendaftar di Sekolah Kedinasan

Buat kamu yang ingin langsung tersalurkan kerja karena tidak mau merasakan susahnya cari pekerjaan, mungkin sekolah kedinasan bisa jadi pilihan yang sangat tepat. Namun, untuk bisa masuk dalam sekolah kedinasan kamu harus melalui beberapa tahap yang cukup sulit.

Untuk itu kamu dituntut buat belajar lebih keras lagi jika ingin serius masuk ke sekolah kedinasan. Setelah lulus dari sekolah kedinasan nantinya kamu bisa langsung direkrut atau ditempatkan sama lembaga atau kementerian yang membawahinya.

Nah itu tadi ulasan seputar beberapa jalur yang bisa kamu ikuti ketika gagal dalam SNMPTN 2020. Jangan lupa untuk selalu berkunjung ke situs blog Mamikos untuk mendapatkan informasi ter-update dan informasi menarik lainnya. Dan jangan lupa pula download aplikasi Mamikos di Play Store untuk akses yang lebih praktis lagi. Temukan pula informasi seputar lowongan kerja, kost-kostan, serta sewa apartemen hanya di Mamikos.

Download Soal UTBK SBMPTN 2020

Klik dan dapatkan kost yang kamu idamkan: