Tidak Lulus SNMPTN 2018? Jangan Sedih Kamu Bisa Ikut Jalur Ini

 Mamikos | Kam, 19 Apr 2018

Jalur Masuk Selain SNMPTN 2018 – 17 April 2018, bisa dikatakan tanggal ini merupakan tanggal yang telah ditunggu-tunggu oleh banyak para peserta didik di seluruh Indonesia. Bagaimana tidak? Tepat di tanggal tersebut, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah secara resmi mengugumkan hasil dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018. Jika kamu belum melihat hasilnya, mungkin kamu bisa mengakses laman resmi pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 di disini.

Jika kamu dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018, segera lakukan proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang telah kamu pilih. Jika masih belum jelas, kamu bisa mencari informasi terkait proses ini pada website masing-masing PTN pilihan kamu yang telah dinyatakan diterima.

Adapun tahap verifikasi dan daftar ulang peserta lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 ini akan dilakukan pada Selasa, 8 Mei 2018 mendatang. Sebelumnya kamu juga diwajibkan untuk melakukan pencetakan ulang kartu pendaftaran yang dijadwalkan mulai pada tanggal 18 April 2018 sampai 8 Mei 2018 mendatang.

Jalur Masuk Selain SNMPTN 2018
Jalur Masuk Selain SNMPTN 2018

Jalur Masuk Selain SNMPTN 2018

Namun, bagi kamu yang belum dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018, tak perlu langsung patah semangat. Sebab, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 ini sesungguhnya bukan satu-satunya ‘tiket masuk’ kamu untuk kuliah di kampus idaman. Mengapa demikian? Karena kamu masih bisa mengikuti beberapa jalur seleksi lainnya. Apa saja jalur seleksi tersebut? Berikut Mamikos akan berikan infonya.

1. Coba Jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

Setelah dinyatakan tidak lulus SNMPTN, kini saatnya kamu berjuang kembali demi bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) idaman dengan cara mengikuti tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018. Kamu bisa mendaftar SBMPTN di laman resmi https://pendaftaran.sbmptn.ac.id dengan memilih “Menu A” untuk mendapatkan KAP, PIN, dan Kode Pembayaran yang berlaku selama 3 x 24 jam. Adapun biaya pendaftaran untuk bisa mengikuti SBMPTN ini adalah sebesar Rp200.000.

Setelah kamu mendapatkan KAP serta PIN, selanjutnya kamu harus mengakses halaman https://pendaftaran.sbmptn.ac.id dan pilih “Menu B”. Tahapan yang satu ini untuk melanjukan proses dan mengisi form pendaftaran. Adapun prosedurnya adalah sebagai berikut.

  • Masukkan kode KAP dan PIN yang telah dicetak sebelumnya pada proses Menu A dan captcha, dan kemudian klik login.
  • Masuk ke halaman Pendaftaran SBMPTN 2018.
  • Upload Pasfoto. Perlu kamu ketahui bahwa Pasfoto yang dimasukkan harus memenuhi persyaratan berukuran 4 cm x 6 cm dengan resolusi minimal 400 pixel x 600 pixel (kurang lebih 250 dpi) dalam format JPG atau PNG. Ukuran file pasfoto pun tidak boleh lebih dari 100 KB.
  • Jika pasfoto sudah memenuhi persyaratan pendaftaran SBMPTN 2018 maka kemudian klik Simpan.
  • Lalu, isi Form Biodata dengan data yang sebenar-benarnya kemudian klik tombol Simpan.
  • Calon peserta kemudian mengisi Form Pendidikan dengan data yang sebenar-benarnya lalu klik Simpan.
  • Langkah berikutnya, siswa mengisi Form Pilihan Prodi dan Lokasi Ujian, kemudian klik tombol Simpan. Tahapannya sebagai berikut: (a) pilih tempat Anda mengikuti ujian; (b) pilih PTN dan Program studi yang dituju pada pilihan 1; (c) pilih PTN dan Program studi yang dituju pada pilihan 2; (d) pilih PTN dan Program studi yang dituju pada pilihan 3.

2. Coba Mengikuti Ujian Mandiri

Jika kamu juga dinyatakan gagal dalam mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018, kamu tak perlu langsung berkecil hati. Mengapa demikian? Karena masih ada satu kesempatan lagi untuk kamu bisa masuk di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit kamu yakni dengan mengikuti ujian mandiri yang dilaksanakan di bawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). Seleksi mandiri sendiri merupakan seleksi yang dilakukan di luar seleksi nasional (SNMPTN).

Setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diberikan jatah maksimal 30% dari kuota mahasiswa barunya untuk dijaring melalui Seleksi Mandiri masing-masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Namun jatah 30% tersebut boleh juga untuk tidak digunakan.

Cara dan mekanisme pendaftaran seleksi mandiri ini diberikan penuh kepada masing-masing PTN sehingga bisa saja antara sistem seleksi mandiri PTN yang satu berbeda dengan sistem seleksi mandiri PTN yang lainnya. Ada yang memakai seleksi raport, ujian mandiri maupun bersama, bahkan ada yang memakai nilai SBMPTN. Biaya pendaftarannya juga berbeda-beda tergantung kebijakan panitia masing-masing.

Nah, karena proses seleksi ini diadakan secara mandiri, tentu hasil pengumumannya juga akan berbeda tergantung dari kebijakan PTN masing-masing. Berikut ini merupakan jadwal ujian mandiri atau seleksi lain non SNMPTN dan SBMPTN untuk program Sarjana (S1) beberapa PTN di Indonesia.

• Universitas Indonesia (UI)

 

No Jalur Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 PPKB 5 Februari – 23 Maret 2018 Tanpa tes
2 SIMAK 2 April – 27 April 2018  13 Mei 2018

 

• Institut Pertanian Bogor (IPB)

 

No Jalur Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 UTM 14 Mei – 22 Juni 2018 7 Juli 2018

 

• Universitas Negeri Jakarta

 

No Jalur Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 Penmaba 20 April – 6 Juli 2018 21 Juli 2018

 

• Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

 

No Jalur Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 Seleksi Mandiri 11 Mei – 11 Juli 2018 Tanpa tes

 

• Universitas Jenderal Soedirman

 

No Jalu Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 Non Tulis 25 Juni – 6 Juli 2018 Tanpa tes

 

Universitas Sebelas Maret (UNS)

 

No Jalu Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 Jalur Mandiri 26 Juni – 7 Juli 2018 Tanpa tes

 

Universitas Diponegoro (UNDIP)

 

No Jalu Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 Ujian Mandiri 16 Mei – 5 Juli 2018 14 Juli 2018

 

• Universitas Negeri Semarang (UNNES)

 

No Jalu Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 Prestasi 1 Februari – 1 April 2018 Tanpa tes

 

• Universitas Gadjah Mada (UGM)

 

No Jalu Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1  UTUL 21 Mei – 25 Juni 2018 8 Juli 2018

 

• Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

 

No Jalu Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 Jalur Prestasi  2 Juni – 29 Juni 2018 Tanpa tes
2 Ujian Tulis 9 Juni – 14 Juli 2018 22 Juli 2018

 

• Universitas Airlangga (UNAIR)

 

No Jalu Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 UM 4 – 11 Juli 2018 Tanpa tes

 

• Institut Teknologi Sepuluh Nopember

 

No Jalu Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 PKM 15 Mei – 6 Juli 2018 Tanpa tes

 

• Universitas Negeri Malang (UM)

 

No Jalu Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 Seleksi Mandiri 21 Juni – 10 Juli 2018 Tanpa tes

 

• Universitas Mulawarman

 

No Jalu Masuk Tanggal Pendaftaran Tanggal Ujian
1 SMMPTN 25 Juni – 10 Juli 2018 17 Juli 2018

 

Informasi di atas merupakan jadwal ujian mandiri atau seleksi lain non SNMPTN dan SBMPTN untuk program Sarjana (S1) beberapa PTN di Indonesia. Ada beberapa PTN yang tidak mengadakan jalur ujian mandiri ini seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran (UNPAD). Dan untuk beberapa PTN lainnya yang belum dicantumkan informasinya diatas, kamu bisa mendapatkan informasi terkait di website PTN yang kamu tuju.

Dan perlu diketahui pula, apabila ditemukan perbedaan antara jadwal di atas dan website PTN, maka yang benar adalah jadwal yang tercantum di web PTN terkait. Karena bisa jadi ada update atau perubahan jadwal sewaktu-waktu dari PTN yang bersangkutan. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk membuka web masing-masing PTN untuk memastikan jadwalnya.

3. Coba Daftar di Perguruan Tinggi Swasta

Jalur selanjutnya yang bisa kamu ikutin setelah gagal lulus SNMPTN 2018 adalah mengikuti ujian masuk perguruan tinggi swasta (PTS). Meskipun impian kamu untuk bisa mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pupus, masuk ke PTS juga sebenarnya bisa menjadi jalan cemerlang untuk meraih kesuksesan. Kamu bisa mengembangkan potensi diri kamu dengan mengambil jurusan yang sesuai dengan minat kamu.

Karena banyak sekali Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang memiliki kualitas bagus tak kalah dengan jejeran Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Meskipun biaya untuk bisa mengenyam pendidikan di PTS cukup mahal, namun jadikanlah hal ini sebagai motivasi agar kamu bisa semangat kuliah dan cepat menyelesaikan perkuliahanmu nantinya.

4. Coba Mendaftar di Sekolah Kedinasan

Buat kamu yang ingin langsung tersalurkan kerja karena tidak mau merasakan susahnya cari pekerjaan, mungkin sekolah kedinasan bisa jadi pilihan yang sangat tepat. Namun, untuk bisa masuk dalam sekolah kedinasan kamu harus melalui beberapa tahap yang cukup sulit.

Untuk itu kamu dituntut buat belajar lebih keras lagi jika ingin serius masuk ke sekolah kedinasan. Setelah lulus dari sekolah kedinasan nantinya kamu bisa langsung direkrut atau ditempatkan sama lembaga atau kementerian yang membawahinya.

Nah itu tadi ulasan seputar beberapa jalur yang bisa kamu ikuti ketika gagal dalam SNMPTN 2018. Jangan lupa untuk selalu berkunjung ke situs blog Mamikos untuk mendapatkan informasi ter-update dan informasi menarik lainnya. Dan jangan lupa pula download aplikasi Mamikos di Play Store untuk akses yang lebih praktis lagi. Temukan pula informasi seputar lowongan kerja, kost-kostan, serta sewa apartemen hanya di Mamikos.

Klik dan dapatkan info yang Anda butuhkan hanya di Mamikos:

Kunjungi mamikos.com untuk mendapatkan informasi lowongan kerja terbaru di seluruh kota di Indonesia

kost-apartemen-jual-beli-online-lowongan-kerja

Download Aplikasi Mamikos di Play Store untuk akses yang lebih mudah disini