Advertisement
Source : Unsplash.com

Jawaban Soal Bahasa Indonesia Halaman 173 Kelas 10 SMA tentang Analisis Puisi

Simak jawaban soal Bahasa Indonesia halaman 173 kelas 10 SMA membahas analisis puisi “Ibu” karya D. Zawawi Imron. Pelajari majas, pengimajian, kata konkret, hingga kata konotatif.

26 Mei 2026 Ikki Riskiana

Pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 10 SMA sering kali menantang siswa. Salah satu materi yang memerlukan perhatian khusus ialah analisis puisi.

Banyak peserta didik mencari jawaban soal Bahasa Indonesia halaman 173 kelas 10 SMA agar memahami tugas menelaah puisi dengan lebih baik.

Halaman tersebut berisi latihan mengenai karya sastra berjudul “Ibu” dari D. Zawawi Imron. Yuk, ketahui jawabannya di bawah ini! 📖✨

Jawaban Soal Bahasa Indonesia Halaman 173 Kelas 10 SMA dan Pembahasannya

Kunci Jawaban Soal Bahasa Indonesia Halaman 32 Kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka

Penggalan puisi “Ibu” menggambarkan kasih sayang seorang ibu dengan bahasa yang sangat mendalam. Larik-larik dalam karya sastra tersebut menggunakan berbagai gaya bahasa. Siswa diminta mengidentifikasi majas, pengimajian, kata konkret, serta kata konotatif.

Keempat unsur tersebut menjadi fondasi penting dalam memahami makna puisi. Oleh karena itu, mempelajari jawaban soal Bahasa Indonesia halaman 173 kelas 10 SMA sangat membantu proses belajar di rumah maupun di sekolah.

Majas dan Citraan Visual
Majas atau gaya bahasa merupakan teknik penyampaian pesan secara tidak langsung. Dalam puisi “Ibu”, penulis menggunakan metafora untuk memperkuat emosi. Contohnya terdapat pada larik “Ibu adalah gua pertapaanku”.

Ungkapan tersebut membandingkan sosok ibu dengan tempat bertapa yang memberi ketenangan. Selain metafora, terdapat pula majas simile seperti “Kasihmu ibarat samudera”. Kedua gaya bahasa tersebut membuat pembaca merasakan kedalaman cinta seorang ibu.

Pengimajian atau citraan juga menjadi fokus utama dalam pembahasan ini. Citraan visual muncul pada larik “sumur-sumur kering, daun pun gugur bersama reranting”. Larik tersebut membangun gambaran musim kemarau yang sangat nyata di benak pembaca.

Terdapat pula citraan pendengaran seperti ungkapan tentang Tuhan yang telah dikenal. Citraan taktil hadir melalui penggambaran sentuhan dan suasana lautan teduh. Ketiga jenis pengimajian tersebut bekerja sama menciptakan pengalaman membaca yang sangat hidup.

Perbedaan Kata Konkret dan Kata Konotatif dalam Puisi
Kata konkret merupakan pilihan kata yang merujuk pada benda nyata dan dapat dilihat secara langsung. Dalam puisi “Ibu”, kata “sumur-sumur” menggambarkan sumber kehidupan yang telah mengering. Kata “daun” melambangkan kerapuhan dan kehancuran akibat musim kemarau.

Kata “samudera” dipakai untuk menggambarkan lautan yang sangat luas. Ketiga contoh kata konkret tersebut membantu pembaca membayangkan situasi yang dialami tokoh dalam puisi. Kata-kata tersebut memiliki makna harfiah yang jelas sebelum diolah lebih lanjut oleh penyair.

Berbeda dengan kata konkret, kata konotatif memiliki makna tambahan di balik makna harfiahnya. Kata “samudera” dalam puisi ini artinya bukan sekadar lautan besar. Ungkapan tersebut mengandung makna kasih sayang yang sangat luas dan dalam.

Kata “pahlawan” merujuk pada ibu sebagai sosok sejati yang berjasa besar. Sementara itu, “lautan teduh” melambangkan ketenangan dan perlindungan dari seorang ibu. Kata “angin sakal” menggambarkan cobaan atau kesulitan hidup yang mungkin datang. Pemahaman terhadap kata konotatif sangat penting agar siswa tidak salah menafsirkan pesan puisi.

3 Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka Semua Halaman

Penutup

Jawaban soal Bahasa Indonesia halaman 173 kelas 10 SMA juga dapat dijadikan bahan latihan ulangan harian maupun ujian. Memahami pola-pola soal yang sering muncul akan meningkatkan kesiapan menghadapi evaluasi. Siswa dapat membuat catatan kecil mengenai jenis-jenis majas dan contohnya. ✨

Referensi


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Advertisement