6 Jurusan Kuliah yang Bisa Kerja di Bandara Selain Jadi Pilot
Pada kenyataannya, pekerjaan di bandara yang terkait dengan dunia penerbangan ada sangat banyak. Mulai dari teknisi, air traffic controller, hingga manajemen.
Dari tower ATC, pemandu lalu lintas udara juga akan berkomunikasi dengan pilot. ATC memberikan instruksi serta menerima laporan dari pilot.
Pemantauan pergerakan tersebut dilakukan sejak pesawat hendak take off dari bandara asal sampai landing di bandara tujuan.
Dalam berkomunikasi, ATC menggunakan bahasa Inggris karena harus berkomunikasi dengan pilot dari berbagai negara. Jadi, kamu harus fasih berbahasa Inggris, ya.
6. Jurusan Manajemen Maskapai dan Bandara
Secara umum, jurusan ini mempelajari segala hal yang berkaitan dengan pengelolaan bandar udara serta maskapai penerbangan.
Pengelolaan tersebut antara lain mencakup customer service, arus penumpang dan lintasan pesawat, kepatuhan terhadap peraturan penerbangan, hingga rekrutmen pegawai.
Transportasi udara tidak bisa berjalan tanpa adanya sinergi antar sumber daya manusia dengan berbagai keahlian berbeda yang saling melengkapi.
Kamu tidak harus menjadi pilot. Kamu bisa menempuh pendidikan jurusan kuliah yang bisa kerja di bandara dengan profesi lain dan prospek kerja yang menjanjikan.
FAQ
Kalau mau kerja di bandara bisa mengambil jurusan Manajemen Maskapai dan Bandara.
Kerja di bandara setidaknya lulusan SMA/sederajat.
Gaji avsec kira-kira sebesar Rp3.800.000 – Rp6.000.000.
Di bandara ada staff Customer Service, Marshaller, Avionics Technician, Aircraft Maintenance Engineer, hingga Pilot.
Kuliah S1 penerbangan biasanya ditempuh selama 4 tahun.
Halaman:
