Advertisement
Source : Canva/@moodboard30

6 Jurusan Kuliah yang Bisa Kerja di Bandara Selain Jadi Pilot

Pada kenyataannya, pekerjaan di bandara yang terkait dengan dunia penerbangan ada sangat banyak. Mulai dari teknisi, air traffic controller, hingga manajemen.

28 April 2024 Mamikos

Dari tower ATC, pemandu lalu lintas udara juga akan berkomunikasi dengan pilot. ATC memberikan instruksi serta menerima laporan dari pilot. 

Pemantauan pergerakan tersebut dilakukan sejak pesawat hendak take off dari bandara asal sampai landing di bandara tujuan. 

Dalam berkomunikasi, ATC menggunakan bahasa Inggris karena harus berkomunikasi dengan pilot dari berbagai negara. Jadi, kamu harus fasih berbahasa Inggris, ya. 

6. Jurusan Manajemen Maskapai dan Bandara

Secara umum, jurusan ini mempelajari segala hal yang berkaitan dengan pengelolaan bandar udara serta maskapai penerbangan. 

Pengelolaan tersebut antara lain mencakup customer service, arus penumpang dan lintasan pesawat, kepatuhan terhadap peraturan penerbangan, hingga rekrutmen pegawai. 

Transportasi udara tidak bisa berjalan tanpa adanya sinergi antar sumber daya manusia dengan berbagai keahlian berbeda yang saling melengkapi. 

Kamu tidak harus menjadi pilot. Kamu bisa menempuh pendidikan jurusan kuliah yang bisa kerja di bandara dengan profesi lain dan prospek kerja yang menjanjikan.

FAQ

Kalau mau kerja di bandara ambil jurusan apa?

Kalau mau kerja di bandara bisa mengambil jurusan Manajemen Maskapai dan Bandara.

Kerja di bandara lulusan apa?

Kerja di bandara setidaknya lulusan SMA/sederajat.

Berapa gaji avsec di bandara?

Gaji avsec kira-kira sebesar Rp3.800.000 – Rp6.000.000.

Staff apa saja di bandara?

Di bandara ada staff Customer Service, Marshaller, Avionics Technician, Aircraft Maintenance Engineer, hingga Pilot.

Berapa tahun kuliah S1 penerbangan?

Kuliah S1 penerbangan biasanya ditempuh selama 4 tahun.


Halaman:

Advertisement