Advertisement
Source : plaby

10 Jurusan yang Tidak Disesali dan yang Disesali Setelah Lulus, Ada Jurusan Impianmu?

Bingung menentukan jurusan kuliah dan takut menyesal di masa depan? Jangan berspekulasi! Yuk, cari tahu daftar jurusan yang banyak disesali dan tidak disesali setelah lulus berdasarkan data riil industri di sini.

8 Juli 2026 Nadia Kamila
Ringkasan Artikel
  • Banyak mahasiswa cemas soal memilih jurusan—riset menunjukkan hampir separuh lulusan menyesal—umumnya karena ekspektasi gaji vs realitas, keterbatasan lapangan kerja, dan memilih berdasarkan tren atau gengsi.
  • Jurusan dengan tingkat kepuasan tinggi: STEM (Ilmu Komputer, Teknik), Kesehatan, dan Bisnis/Keuangan; jurusan yang sering disesali: Jurnalistik, Sosiologi/Ilmu Sosial, Seni, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan—untuk jurusan humaniora diperlukan upskilling agar tetap kompetitif.
  • Kurangi risiko penyesalan dengan pakai pendekatan Ikigai (passion, skill, kebutuhan pasar, penghasilan), fokus pada transferable skills, dan mulai magang serta membangun jaringan sejak dini—ijazah bukan penentu akhir, adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan yang utama.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

2. Kriminologi (Tingkat Kepuasan: 72%)

Jurusan kedua yang tidak disesali ini mungkin cukup mengejutkan karena terdengar sangat spesifik. Namun ternyata tingkat kepuasan lulusannya sejajar dengan jurusan Ilmu Komputer. 

Di bangku perkuliahan, kamu tidak hanya belajar mengenai motif kejahatan konvensional, melainkan juga berkembang ke arah keamanan korporasi, manajemen risiko, hingga analisis forensik digital. 

Instansi pemerintah, lembaga hukum, serta perusahaan besar pun sangat membutuhkan keahlian ini untuk memitigasi ancaman keamanan yang makin kompleks.

Jurusan Sains Manajemen Belajar tentang Apa? Ini Penjelasan dan Kampus yang Membuka Pendaftaran

3. Teknik Sipil/Mesin/Elektro (Tingkat Kepuasan: 71%)

Rumpun teknik selalu berhasil mempertahankan posisinya sebagai jurusan yang menjanjikan. Masifnya pembangunan infrastruktur, modernisasi pabrik manufaktur, dan transisi ke energi terbarukan pun menjadi jaminan bahwa serapan tenaga kerja di bidang ini tetap stabil. 

Lulusan teknik cenderung puas karena mereka dibekali dengan kemampuan pemecahan masalah (problem solving) dan memiliki jenjang karier yang sangat matang. Tertarik untuk jadi anak teknik?

4. Keperawatan & Kedokteran (Tingkat Kepuasan: 69%)

Bidang kesehatan adalah sektor yang dikenal recession-proof atau tahan terhadap krisis ekonomi. Kebutuhan tenaga medis akan selalu ada seiring dengan pertumbuhan populasi manusia. 

Lulusan dari jurusan Kesehatan juga merasakan kepuasan yang tinggi. Selain jaminan ketersediaan lapangan kerja yang stabil, ada nilai kepuasan moral yang besar ketika bisa membantu dan menyelamatkan hidup sesama.

5. Administrasi Bisnis & Keuangan (Tingkat Kepuasan: 66%)

Jurusan Administrasi Bisnis dan Keuangan cukup fleksibel karena bisa masuk ke berbagai industri. Setiap lini bisnis, mulai dari startup kecil hingga korporasi multinasional, tentu membutuhkan manajemen operasional dan tata kelola finansial yang sehat. 

Jika kamu lulusan keuangan, maka tak perlu cemas karena bisa masuk ke industri media, teknologi, manufaktur, hingga perbankan dengan bekal ilmu yang selalu relevan.

Daftar Jurusan dengan Tingkat Penyesalan Tertinggi

Jika rumpun STEM memiliki banyak lulusan yang puas, rumpun ilmu humaniora, seni, dan komunikasi justru berbeda. Menurut data yang dirilis oleh ZipRecruiter, jurusan sosial justru menempati daftar jurusan yang disesali setelah lulus. 

Namun, jika kamu tertarik untuk masuk jurusan humaniora, tidak perlu berkecil hati. Untuk mengurangi peluang penyesalan di kemudian hari, kamu perlu memiliki strategi (upskilling) agar tetap kompetitif di pasar kerja. 

Apa saja jurusan yang disesali setelah lulus? 

6. Jurnalistik (Tingkat Penyesalan: 87%)

Menempati urutan pertama, tingginya penyesalan di jurusan ini dikarenakan disrupsi media konvensional (cetak dan televisi) yang bergeser ke ranah digital. Selain itu, jam kerja yang tinggi sering kali tidak sebanding dengan starting salary wartawan.

Sebenarnya lulusan jurnalistik memiliki modal yang kuat berupa kemampuan riset dan teknik wawancara. Dengan modal ini, kamu bisa pivot ke industri digital dengan berkarier sebagai SEO Content Writer, Copywriter, atau Brand Journalist di korporasi.

7. Sosiologi & Ilmu Sosial (Tingkat Penyesalan: 72%)

Banyak alumni sosiologi menyesal karena keilmuannya dinilai terlalu abstrak. Saat mencari lowongan kerja, sangat jarang ditemukan posisi yang mencantumkan syarat “Lulusan Sosiologi”.

Namun tak perlu cemas, kamu punya keahlian dalam menganalisis perilaku manusia dan membaca data sosial yang banyak dicari di industri teknologi. Kamu bisa mengambil sertifikasi tambahan untuk menembus profesi seperti UX Researcher atau Market Analyst.

8. Seni & Seni Rupa (Tingkat Penyesalan: 72%)

Di industri konvensional, pendapatan seniman cenderung tidak stabil karena (project-based), ditambah lagi dengan adanya tantangan AI yang mulai merambah dunia ilustrasi.

Untuk bertahan, kamu perlu digitalisasi dan komersialisasi karya. Manfaatkan kemampuan dasar untuk masuk ke industri kreatif dengan mempelajari UI/UX Design, 3D Asset Creation untuk game, atau menjadi animator profesional yang sangat dicari di pasar global.

Halaman:

Advertisement