8 Kampus Seleksi Mandiri yang Tidak Menggunakan Nilai UTBK
Digunakannya nilai UTBK sebagai komponen penilaian di seleksi mandiri PTN ditentukan oleh PTN. Simak informasi lengkapnya di sini.
- Pelaksanaan Seleksi Mandiri diserahkan ke tiap PTN — ada kampus yang memakai nilai UTBK, ada yang menggunakan ujian sendiri atau jalur rapor/prestasi; MRPTNI tidak bisa mewajibkan pemakaian UTBK.
- Contoh PTN yang menyelenggarakan Seleksi Mandiri dengan opsi non‑UTBK atau ujian sendiri: Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjajaran (Unpad), ITS, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
- Saran praktis: calon pendaftar harus cek ketentuan masing‑masing kampus — beberapa menawarkan pilihan (UTBK atau tes mandiri/online/portofolio) dan biaya/jalur mandiri bisa berbeda (seringkali lebih mahal atau memerlukan uang pangkal).
Masing-masing kampus mempunyai aturan tersendiri mengenai pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri.
Ada PTN yang menggunakan nilai UTBK sebagai komponen penilaian, namun ada pula PTN yang tidak menggunakan nilai UTBK melainkan hasil dari ujian yang diselenggarakan oleh PTN tersebut.
Yuk, cek deretan kampus yang menyelenggarakan Seleksi Mandiri, namun tidak menggunakan nilai UTBK di bawah ini! 📖🧑🎓✨
Daftar Isi
- Deretan Kampus Seleksi Mandiri yang Tidak Menggunakan Nilai UTBK
- 1. Institut Pertanian Bogor
- 2. Universitas Indonesia
- 3. Universitas Padjajaran
- 4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- 5. Universitas Negeri Jakarta
- 6. Universitas Negeri Malang
- 7. Universitas Sebelas Maret
- 8. Universitas Negeri Yogyakarta
- Penutup
Deretan Kampus Seleksi Mandiri yang Tidak Menggunakan Nilai UTBK

Penggunaan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai komponen penilaian Seleksi Mandiri diserahkan kepada pimpinan PTN masing-masing.
Namun, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) juga tak bisa memberikan imbauan kepada pimpinan perguruan tinggi agar tidak mewajibkan nilai UTBK dalam ujian mandiri.
Pelaksanaan Seleksi Mandiri ini diserahkan ke pimpinan perguruan tinggi masing-masing, bisa ambil nilai UTBK, bisa membuat tes sendiri, atau menggunakan jalur rapor seperti SNBP.
Dari sekian banyak PTN yang ada di Indonesia, di bawah ini adalah deretan PTN yang menyelenggarakan Seleksi Mandiri namun tidak menggunakan nilai UTBK sebagai komponen penilaiannya:
1. Institut Pertanian Bogor
Sejak tahun 2022, UTMBK berganti nama menjadi Seleksi Masuk IPB (SM-IPB).
IPB memiliki beberapa jalur seleksi mandiri, salah satunya adalah Seleksi Masuk IPB (SM-IPB).
SM-IPB (UTM-BK) merupakan salah satu penerimaan mahasiswa program sarjana IPB jalur mandiri yang mulai diselenggarakan sejak tahun 2019.
SM-IPB (UTM-BK) kembali akan dilaksanakan menggunakan dua metode seleksi, yaitu berdasar hasil “SM-IPB (UTM-BK) online” IPB dan berdasar hasil skor UTBK.
Peserta bisa memilih salah satunya apakah menggunakan skor UTBK atau mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer IPB yang dilaksanakan secara “online” dari rumah masing-masing, atau bisa mendaftar keduanya.
Jika peserta mendaftar SM-IPB pada kedua skema, maka seleksi akan dilakukan berdasarkan nilai terbaik yang diperoleh.
2. Universitas Indonesia
Melansir situs resmi, UI juga membuka penerimaan mahasiswa baru S1 Reguler melalui seleksi mandiri SIMAK UI.
UI menegaskan bahwa seleksi mandiri bukan jalur mandiri dengan biaya lebih mahal. Biaya pendidikannya sama dengan biaya pendidikan S1 Reguler melalui SNBT atau SNBP.
Terdapat beberapa pilihan jalur masuk mandiri, salah satunya adalah dengan menggunakan nilai ujian SIMAK murni, sehingga tidak memerlukan nilai UTBK.
3. Universitas Padjajaran
Kampus Seleksi Mandiri yang tidak menggunakan nilai UTBK selanjutnya. Universitas Padjajaran juga menyelengggarakan seleksi mandiri untuk penerimaan calon mahasiswa Program Sarjana.
Terdapat 2 (dua) metode seleksi yang digunakan, yaitu menggunakan nilai SNBT atau melalui ujian secara daring.
Peserta SMUP dapat memilih salah satu dari dua metode seleksi tersebut. Bagi peserta yang tidak memiliki nilai SNBT maka peserta tersebut harus mengikuti ujian secara daring yang diselenggarakan Unpad.
SMUP Program Sarjana Jalur Mandiri dapat diikuti oleh semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang lulus pada pendidikan setingkat Sekolah Menengah Atas di tahun 2022, 2023, dan 2024, dengan tidak harus terdaftar sebelumnya sebagai peserta SNBP ataupun SNBT.
Halaman:



