Advertisement
Source : pexels.com/id-id/@aqtai

Kapan Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026? Ini Tanggal, Tanda-Tanda, dan Keistimewaannya

Kapan malam Lailatul Qadar Ramadan 2026? Ini perkiraan tanggal malam ganjil, tanda-tanda menurut hadis, dan keistimewaannya lengkap dan jelas.

3 Maret 2026 Gita Pradina
Ringkasan Artikel
  • Perkiraan waktu: Lailatul Qadar terjadi pada malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadan; jika Ramadan 2026 dimulai 19 Feb, diperkirakan pada malam 21 (10 Mar), 23 (12 Mar), 25 (14 Mar), 27 (16 Mar) atau 29 Ramadan (18 Mar) — namun tanggal pastinya tidak pasti sehingga dianjurkan menghidupkan semua 10 malam terakhir.
  • Tanda-tanda yang sering disebutkan: malam tidak terlalu panas atau dingin dengan matahari esoknya tampak kemerah‑merahan atau putih tanpa sinar menyilaukan; meski demikian tanda ini tidak mutlak memastikan kapan malam tersebut.
  • Keistimewaan dan amalan: Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan, turunnya Al‑Qur’an dan malaikat, malam penuh kesejahteraan dan ampunan; dianjurkan qiyam, membaca/mentadabburi Al‑Qur’an, doa/istighfar, dzikir, itikaf, sedekah, dan meningkatkan ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pertanyaan mengenai “kapan malam Lailatul Qadar Ramadan 2026 terjadi dan apa saja tanda-tanda serta keistimewaannya?” menjadi topik yang mulai dicari. Malam Lailatul Qadar merupakan malam istimewa yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan dan memiliki kedudukan khusus dalam ajaran Islam.

Banyak umat Islam memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai upaya meraih Lailatul Qadar. Kemuliaan malam tersebut menjadikannya sangat dinantikan, sebab setiap amalan yang dilakukan diyakini memiliki ganjaran yang sangat besar.

Artikel Mamikos ini akan menjelaskan mengenai kapan malam Lailatul Qadar Ramadan 2026 terjadi dan apa saja tanda-tanda serta keistimewaannya. Yuk, simak selengkapnya! ☪️🌙🕌

Kapan Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026?

kapan malam Lailatul Qadar Ramadan 2026
pexels.com/id-id/@aqtai
16 Permasalahan Paling Sering Dialami dan Ditanyakan saat Bulan Puasa Ramadan dan Jawabannya

Dalam sejumlah hadis diterangkan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam-malam ganjil di 10 (sepuluh) hari terakhir bulan Ramadan. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: “Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dalam 10 (sepuluh) malam terakhir di bulan Ramadan.” (HR. Bukhari).

Jika awal Ramadan dimulai pada tanggal 19 Februari 2026, ini berarti malam Lailatul Qadar Ramadan 2026 diperkirakan jatuh pada beberapa malam berikut:

  • Malam 21 Ramadan jatuh pada hari Selasa, 10 Maret 2026 malam
  • Malam 23 Ramadan jatuh pada hari Kamis 12 Maret 2026 malam
  • Malam 25 Ramadan jatuh pada hari Sabtu, 14 Maret 2026 malam
  • Malam 27 Ramadan jatuh pada hari Senin, 16 Maret 2026 malam
  • Malam 29 Ramadan jatuh pada hari Rabu, 18 Maret 2026 malam

Karena tidak adanya kepastian mutlak, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam dan memperbanyak ibadah selama sepuluh malam terakhir Ramadan.

7+ Amalan Malam Nuzulul Quran 17 Ramadan yang Dianjurkan dan Keutamaannya

Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar

Meskipun tanda-tanda ini sering dibicarakan, tetap diingat bahwa tidak ada yang dapat memastikan kapan kehadiran malam Lailatul Qadar. Namun, berikut ini beberapa tanda malam Lailatul Qadar dari beberapa hadis yang sering dibicarakan:

1. Malam yang Tidak Terlalu Panas Maupun Dingin dan Keesokan Harinya Matahari Terbit dengan Cahaya Kemerah-Merahan

30 Doa Harian Selama Bulan Ramadhan dari Hari ke-1 sampai 30 beserta Artinya

Salah satu tanda malam Lailatul Qadar yang sering disebutkan adalah malam yang tidak begitu panas maupun dingin dan esok harinya matahari bersinar dengan cahaya kemerah-merahan. Tanda ini sesuai dengan hadis dari Ibnu Abbas sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: 

لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلْقَةٌ لَا حَارَّةٌ وَلَا بَارِدَةٌ تُصْبِحُ الشَّمْسُ صَبِيحَتَهَا ضَعِيفَةً حَمْرَاءَ

Artinya: Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin. Pada pagi hari, matahari bersinar tidak begitu cerah dan tampak kemerah-merahan. (HR. Ath Thoyalisi dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman).

2. Matahari Terbit Berwarna Putih dan Tidak Menyilaukan

Salah satu tanda malam Lailatul Qadar lainnya juga terlihat pada pagi harinya. Dari Ubay bin Ka’ab, Rasulullah SAW bersabda: 

هِىَ اللَّيْلَةُ الَّتِى أَمَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِقِيَامِهَا هِىَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِى صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا

Artinya: “Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya adalah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru” (HR. Muslim No. 762, dari Ubay bin Ka’ab).

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Keistimewaan-keistimewaan ini menunjukkan betapa mulianya malam Lailatul Qadar, khususnya jika kita berdiri dalam ibadah dengan iman dan niat yang ikhlas. Berikut keistimewaan malam Lailatul Qadar:

1. Malam Ini Lebih Baik dari Seribu Bulan

Allah SWT berfirman dalam Al-Qadr Ayat 3:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

Artinya: Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.

Oleh karena itu, amalan ibadah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar pahalanya melebihi ibadah selama seribu bulan. Ini menunjukkan betapa luar biasanya nilai ibadah pada malam istimewa ini.

Halaman:

Advertisement