6 Karakteristik Teks Argumentasi beserta Kaidah Kebahasaannya
Teks argumentasi memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dengan jenis teks lain. Simak apa saja karakteristik beserta kaidah kebahasaannya, yuk!
2. Perbandingan
Jika kamu ingin menguji 2 fenomena atau lebih berdasarkan perbedaannya, maka kamu bisa mencoba menyusun teks argumentasi jenis perbandingan.
Dengan membandingkan 2 fenomena tersebut diharapkan didapatkan hasil evaluasi yang jelas mengenai perbedaan, kelebihan dan kekurangan dua fenomena atau lebih itu.
3. Persamaan
Jika kamu perlu mencari persamaan atau kemiripan dari dua fenomena atau lebih, maka kamu bisa menyusunnya ke dalam argumentasi persamaan.
Dengan menyajikannya ke dalam jenis teks argumentasi ini maka pembaca akan mengetahui apa kaitan penting dua fenomena tersebut.
4. Autoritas

Advertisement
Teks argumentasi autoritas diciptakan dengan cara mengutip rujukan yang relevan sehingga bisa menambah keabsahan argumen penulis.
Otoritas yang dijadikan sumber rujukan bisa berupa apa saja dari individu hingga institusi selama kredibilitasnya pada bidang yang terkait topik tersebut mumpuni.
5. Kesaksian
Argumentasi kesaksian disusun dari kumpulan kesaksian atau pernyataan dari pihak-pihak yang mempunyai pengalaman langsung atau ilmu terkait suatu fenomena.
Contoh Teks Argumentasi
Digadang-gadang sebagai lulusan yang siap mengisi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor, lulusan SMK nyatanya menjadi penyumbang pengangguran terbesar di Indonesia.
Data dari BPS menunjukkan sejak 2016 persentase pengangguran dari lulusan SMK menjadi yang paling tinggi yaitu menyentuh 9,82%, sedangkan tahun 2024 menjadi 8,9%.
Hal ini disinyalir karena adanya ketidakcocokan antara kurikulum yang diajarkan di jenjang SMK dengan kebutuhan tenaga kerja di zaman sekarang.
Pemerintah perlu membenahi kurikulum yang mereka canangkan di jenjang SMK supaya lulusannya bisa lebih terserap oleh industri.
Penutup
Dengan mengetahui karakteristik teks argumentasi kamu pasti bisa membuat teks argumentasi sendiri yang sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan.
Apabila kamu masih membutuhkan informasi tambahan terkait teks argumentasi, kamu bisa menyimak FAQ berikut, ya!
FAQ
Manfaatnya antara lain: melatih kemampuan kita untuk berpikir secara kritis, mengasah keterampilan kita dalam berkomunikasi, meningkatkan kemampuan persuasi serta memperdalam pemahaman isu.
Langkah-langkahnya antara lain: tentukan dulu topik yang akan kamu bahas, tentukan tesis, kumpulkan bukti atau data yang akan mendukung opinimu, susun argumen-argumenmu, tuliskan simpulan utamanya.
Struktur dari suatu argumen pada umumnya terdiri atas 3 komponen, antara lain: pernyataan atau posisi yang diambil oleh penulis, argumen yang mendukung pendapat penulis yang diambil berdasar data dan fakta, terakhir ialah simpulan yang merangkum argumen serta memberikan penegasan.
Karena objektivitas dari data-data yang disertakan dalam mendukung ide atau argumen penulis akan meningkatkan kredibilitas pendapat penulis sehingga pembaca akan menerima argumen penulis tersebut dengan lebih mudah.
Kalimat opini biasanya digunakan penulis untuk memberikan pandangan atau penialai subjektif dari penulis mengenai suatu masalah.
Sedangkan fakta digunakan untuk menghadirkan alasan-alasan logis atas gagasan yang penulis sampaikan.