400 Kata-kata Bahasa Lampung Sehari-hari dan Artinya yang Sering Dipakai
Masih bingung mencari kata-kata bahasa Lampung yang sudah dilengkapi dengan artinya? Yuk, temukan contohnya di artikel ini!
Contoh Bahasa Lampung 301 – 400
- Iccut artinya pincang (kaki).
- Ikat-ikat artinya ikat kepala pria.
- lkok:ikat, Ngikok artinya mengikat.
- lkhung artinya hidung.
- Imbun artinya embun.
- Ina artinya induk, ibu.
- Indik artinya ikan lele putih.
- Induh artinya entah.
- Ingok/ngingok artinya ingat.
- Inggok/enggok artinya jawaban ketika tidak mau.
- Ingu artinya ingus.
- Injing artinya jinjit.
- Ipon artinya gigi.
- Ipos artinya kecoak.
- Ipus artinya seka, menyeka.
- Iya artinya dia.
- Iyoh artinya urin/air kencing.
- Iyos artinya segar.
- Iyu artinya ya.
- Iwa artinya ikan.
- Iwa lawok artinya ikan laut.
- Iwak artinya angkat.
- Jahik artinya jahe.
- Jajjakh artinya jajar, berjajar.
- Jak/anjak artinya dari.
- Jakakh artinya jangkar.
- Jakhi artinya jari.
- Jakhu artinya orang yang mempelopori, memimpin.
- Jakhu jana artinya biang kerok.
- Jalang artinya liar.
- Jama artinya dengan, bersama.
- Jamma artinya orang.
- Jambat artinya jembatan.
- Jan artinya tangga.
- Jangguk artinya jenggot.
- Kaban artinya kelompok.
- Kabilah artinya rombongan.
- Kacak artinya menang.
- Kaccing artinya kancing.
- Kacipartinya pisau penjepit.
- Kacir artinya tinggal.
- Kaco artinya kaca.
- Kacung artinya bujang suruhan.
- Kadangkalo artinya kadang-kadang.
- Kadar artinya sekedar.
- Kekeu artinya keras.
- Kalai artinya rantai.
- Kalam artinya kunyah.
- Kalang artinya longgar.
- Kalat artinya lauk.
- Kalik artinya kental.
- Kaling artinya kaleng.
- Kaluk artinya pincang.
- Kanen artinya makanan.
- Kebas artinya hilang, terbang, habis.
- Kebus artinya kipas.
- Labah artinya boros.
- Laban artinya lawan.
- Labes artinya kencang.
- Labei artinya campur.
- Laben artinya Ganda.
- Lalak artinya pedas.
- Lalang artinya perantara.
- Lalas artinya tidak tertib.
- Lelawah artinya laba-laba.
- Lelek artinya rendam.
- Lemeh artinya lemah.
- Lemes artinya lemas.
- Lemet artinya rajin.
- Lilang artinya lelang.
- Lulun artinya turun.
- Luppat artinya terlambat.
- Maccung artinya mancung.
- Mahandek artinya demam.
- Makenah artinya mukena.
- Makkuk artinya mangkuk.
- Manem artinya gelap.
- Manih artinya aneh.
- Maso artinya masa/waktu.
- Mato-mato artinya mata-mata.
- Mattep artinya mantap.
- Mayo artinya semangat.
- Mayopado artinya dunia maya.
- Maghing artinya sakit.
- Memugo artinya semoga.
- Nayah artinya banyak.
- Nap artinya sisik.
- Negaro artinya negara.
- Nerako artinya neraka.
- Ngasei artinya sombong.
- Ngerei artinya ngeri, takut.
- Nihan artinya sungguh.
- Nikeu artinya kamu.
- Paal artinya tubuh.
- Paccar artinya pancar.
- Paccut artinya runcing.
- Pacek artinya tancap.
- Pacul artinya cangkul.
- Padah artinya akibat.
- Padang artinya lapangan.
Semoga dengan mempelajari bahasa Lampung lengkap dengan artinya ini dapat membuat kamu ikut menjaga kelestarian bahasa daerah yang ada di Indonesia. 📚👍
FAQ
Agar memiliki arti nyamuk; Abik memiliki arti kain panjang; ajang; perlengkapan makan; ajo memiliki arti ini, dll
Arti dari ragom gawi adalah gotong royong atau bekerja dalam satu kesatuan.
Kata gupek merupakan bahasa gaul dari Lampung yuang artinya mengganggu atau menyebalkan.
Sai dalam bahasa Lampung memiliki makna Satu dan Agung atau Yang Agung.
Dalam bahasa Lampung ruwa jurai dapat diartikan sebagai dua golongan, dan merupakan bagian dari semboyan provinsi Lampung yang berbunyi Sang Bumi Ruwa Jurai yang artinya satu bumi dua kegolongan yang saling bersatu.
Referensi:
100 Bahasa Lampung dan Artinya, Kosakata yang Sering Digunakan Sehari-hari [Daring]. Tautan: https://www.liputan6.com/hot/read/5187509/100-bahasa-lampung-dan-artinya-kosakata-yang-sering-digunakan-sehari-hari
400 Kosakata Bahasa Lampung serta Artinya, Lengkap Contoh Kalimat Dialek A-O [Daring]. Tautan: https://www.detik.com/sumut/budaya/d-6653881/400-kosakata-bahasa-lampung-serta-artinya-lengkap-contoh-kalimat-dialek-a-o
Penutur Bahasa Lampung Makin Berkurang, Tersisa 6 Ribu Orang [Daring]. Tautan: https://lampung.rilis.id/Humaniora/Berita/Penutur-Bahasa-Lampung-Makin-Berkurang-Tersisa-6-Ribuan-Orang-P8gOO7E
Halaman:
