8 Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Ramadhan beserta Haditsnya yang Perlu Diketahui
Masih belum tahu apa saja keutamaan 10 hari pertama bulan puasa? Yuk, temukan jawabannya yang sudah dilengkapi dengan haditsnya hanya di sini!
Bulan puasa yang telah dinantikan kehadirannya telah tiba dan telah berjalan beberapa hari. Beberapa ulama memiliki pandangan kalau 10 pertama hari pertama bulan puasa merupakan saat-saat istimewa yang memiliki banyak keutamaan.
Namun, masih banyak orang belum tahu apa saja keutamaan yang dimiliki oleh 10 hari pertama bulan ramadhan.
Nah, di artikel ini Mamikos akan memberikan informasi tentang keutamaan 10 hari pertama bulan puasa yang sudah dilengkapi dengan haditsnya. Jadi, segeralah baca artikel ini sampai selesai. 😉🕋
Daftar Isi
Keutamaan 10 Hari Bulan Ramadhan beserta Hadisnya

Ketika bulan ramadhan tiba, umat muslim akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan ibadahnya sejak hari pertama dan akan terus ditingkatkan sampai bulan ramadhan berakhir.
Hal ini terjadi karena ada begitu banyak keutamaan yang dimiliki oleh bulan ramadhan sehingga banyak umat muslim yang ingin kehilangan waktu yang sangat berharga ini.
Sehingga tidak aneh apabila ada beberapa orang yang sakit tetap berpuasa dengan harapan mendapatkan keutamaan 10 hari pertama bulan Ramadhan. Berikut ini adalah beberapa beberapa keutamaan 10 hari bulan Ramadhan yang harus diketahui:
1. Bulan Penuh Rahmat
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan rahmat sehingga kehadirannya senantiasa dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia.
Ada sebuah hadis yang membagi bulan Ramadhan menjadi tiga bagian yakni 10 hari pertama merupakan rahmat, kemudian 10 hari setelahnya adalah ampunan, dan 10 hari terakhir adalah pembebasan dari api neraka.
Walaupun banyak ulama yang menganggap hadis ini dhaif, tetapi tidak sedikit orang yang berusaha meningkatkan amal kebaikan di 10 hari pertama bulan Ramadhan dengan harapan bisa mendapatkan rahmat yang besar dari Allah SWT.
Haditsnya:
Awal bulan Ramadhan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah (ampunan), dan akhirnya Itqum minan nar (pembebasan dari api neraka) (HR. Al-Baihaqi).
2. Pintu Neraka Ditutup
Bulan Ramadhan merupakan saatnya pintu-pintu neraka ditutup sehingga setan-setan tidak bisa keluar sehingga dapat membuat umat muslim bisa beribadah dengan lebih sungguh-sungguh.
Selain itu, dengan setan yang sudah dibelenggu ini akan seharusnya membuat hawa nafsu seseorang menjadi lebih rendah dan membuat umat muslim bisa lebih mudah mengendalikan diri.
Usaha kita untuk mengendalikan diri dari perbuatan-perbuatan tidak terpuji inilah yang membuat nama kita bisa terhapus dari daftar penghuni neraka.
Makanya, di bulan puasa ini kita dianjurkan untuk beribadah secara ikhlas sebanyak mungkin dengan harapan terbebas dari siksa neraka.
Haditsnya:
Jika awal Ramadhan tiba, maka setan-setan dan jin dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka. Sedangkan pintu-pintu surga dibuka, dan tidak satu pintu pun yang ditutup. Lalu ada seruan (pada bulan Ramadhan): Wahai orang yang menginginkan kebaikan, datanglah. Wahai orang yang ingin kejahatan, tahanlah dirimu. Pada setiap malam Allah swt memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka (HR Tirmidzi).
3. Doa Cepat Terkabul
Bulan puasa merupakan salah satu bulan yang istimewa karena beberapa ulama sebagai saat yang paling tepat untuk memanjatkan doa.
Pasalnya, bulan Ramadhan termasuk salah satu bulan yang paling mustajab untuk memanjkatkan doa sehingga akan membuat doa lebih cepat terkabul.
Hal inilah yang membuat beberapa orang yang memiliki hajat besar banyak yang memanjatkan doa di saat bulan puasa tiba.
Pendapat ini diperkuat dengan adanya hadis yang menyebut bulan Ramadhan sebagai bulan yang paling tepat memanjatkan doa untuk dirinya sendiri maupun untuk umat islam secara umum.
Haditsnya:
Disunnahkan orang yang berpuasa untuk memperbanyak doa demi urusan akhirat dan dunianya, juga boleh ia berdoa untuk hajat yang ia inginkan, begitu pula jangan lupakan doa untuk kaum muslimin secara umum (Al-Majmu’, 6:273).
Halaman:



