Materi Induksi Elektromagnetik Kelas 12 beserta Penjelasannya Lengkap

Dalam Induksi Elektromagnetik kelas 12, induksi elektromagnetik diartikan sebagai fenomena di mana perubahan medan magnet yang melalui suatu ruang menghasilkan medan listrik di sekitarnya. Yuk, pelajari materi selengkapnya!

27 Oktober 2024 Adara

Materi Induksi Elektromagnetik Kelas 12 beserta Penjelasannya Lengkap โ€“ Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan dunia listrik dan magnet, bukan?

Keduanya memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, dan salah satu konsep penting yang menghubungkannya adalah induksi elektromagnetik.

Walaupun terdengar rumit, jangan khawatir! Dalam artikel ini, Mamikos akan membahasnya secara sederhana dan menyenangkan. Yuk, pelajari!๐Ÿ“–๐Ÿ˜Š

Pengertian

Materi Induksi Elektromagnetik Kelas 12 beserta Penjelasannya Lengkap
pexels.com/@roman-castillo-326726117

Dalam Induksi Elektromagnetik kelas 12, induksi elektromagnetik diartikan sebagai fenomena di mana perubahan medan magnet yang melalui suatu ruang menghasilkan medan listrik di sekitarnya.

Artinya, ketika ada perubahan medan magnet, akan ada arus listrik yang terinduksi.

Proses ini menjadi dasar bagi banyak teknologi modern yang kita gunakan sehari-hari, seperti pembangkit listrik tenaga magnet dan transformator.

Lingkup dari topik Induksi Elektromagnetik dapat diuraikan dalam tiga kategori utama: GGL Induksi, Induktansi Diri, dan Penerapan Induksi Elektromagnetik.

Setiap kategori ini akan kita jabarkan lebih lanjut dalam beberapa subtopik.

Gaya Gerak Listrik (GGL)

Gaya gerak listrik (GGL) induksi merujuk pada kejadian ketika arus listrik muncul dalam sebuah kumparan yang ditembus oleh sejumlah garis medan magnet.

Jumlah garis medan magnet yang melintasi suatu permukaan disebut sebagai fluks magnetik. Formula untuk menghitung fluks magnetik adalah sebagai berikut:

ฮฆ = AB cos ฮธ

Dengan keterangan:

ฮธ = sudut yang dibentuk oleh luas permukaan bidang dan induksi magnetik

fluks magnetik (Wb)

A = luas bidang (m2)

B = induksi magnetik (Wb/m2)

Ketika kita berbicara tentang GGL induksi, ada dua prinsip dasar yang dapat diterapkan, yaitu Hukum Faraday dan Hukum Lenz.

A. Hukum Faraday

Dalam Induksi Elektromagnetik kelas 12 hukum Faraday diartikan sebagai aturan dasar dalam induksi elektromagnetik.

Michael Faraday yang merupakan seorang ilmuwan asal Inggris mengatakan bahwa perubahan medan magnet yang melintasi suatu area tertentu akan menghasilkan gaya gerak listrik (gaya gerak listrik induksi) dalam kawat yang melingkupi area tersebut.

Semakin cepat perubahan medan magnet, semakin besar gaya gerak listrik yang dihasilkan. Dalam bentuk matematis, besar GGL induksi Faraday dihitung dengan rumus berikut:

\ \epsilon = -N \frac{\Delta\Phi}{\Delta t}

Dengan keterangan:

s : GGL Induksi (Volt)

N : Jumlah lilitan

โˆ†ะค: Perubahan Fluks magnetik (Wb)

โˆ†t : Perubahan waktu (s)

Ketika laju perubahan fluks magnetik terjadi dalam waktu yang sangat singkat, hampir mendekati nol, rumus tersebut dapat disederhanakan menjadi:

\ \epsilon = -N \frac{d\Phi}{dt}

Dengan: \ \ \frac{d\Phi}{dt}  Laju perubahan fluks magnetik masih diukur dalam weber per detik (Wb/s).

Close