Materi Matematika Kelas 3 Semester 1 dan 2 beserta Penjelasannya
Ingin tahu apa saja materi matematika kelas 3 semester 1 dan 2? Yuk, baca artikel di bawah ini untuk memahaminya!
Bab 3 Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian
A. Perkalian dan Pembagian
Perkalian merupakan operasi penambahan yang berulang. Sementara pembagian merupakan operasi pengurangan yang berulang.
Contoh:
2 x 15 = 15 + 15
3 x 15 = 15 + 15 +15
4 x 20 = 20 + 20 + 20 20
B. Mengubah Perkalian Menjadi Pembagian atau Sebaiknya
Misal ibu membeli 4 toples coklat. Tiap toples berisi 20 coklat. Maka, coklat yang dimiliki ibu adalah 4 x 20 = 80 buah. Bentuk perkalian ini bisa diubah dalam bentuk pembagian yakni:
4 x 20 = 80 dapat diubah menjadi 80 : 4 = 20 atau 80 :Â 20 = 4
C. Membuat Tabel Perkalian dan Pembagian
Kalian bisa mencontoh membuat tabel seperti di atas untuk melatih kemampuan perkalian maupun pembagian.
Supaya bisa memahami tabel dengan baik, yang harus kalian ingat adalah baris merupakan lajur yang mendatar dari kiri ke kanan, sementara kolom adalah lajur yang menurun dari atas ke bawah.
D. Menggunakan Sifat Pertukaran dan Pengelompokan Operasi Hitung
Dalam sistem perkalian, terdapat hukum yang menyatakan bahwa a x b = b x a. Hukum inilah yang dinamakan komutatif.
Selain itu, di dalam perkalian juga terdapat hukum yang menyatakan bawah (a x b) x c = a x (b x c) hukum inilah yang dinamakan asosiatif.
Contoh soal:
17 x 9 = 9 x 17
2 x 4 x 5 = ( 2 x 4 ) x 5 = 2 x (4 x 5)
E. Menghitung Perkalian dan Pembagian oleh 2 dan 10 secara Cepat
Bilangan yang dikalikan 2 nilainya sama dengan menjumlah dua bilangan itu sendiri.
Misalnya 15 x 2 = 15 + 15
Bilangan yang dibagi 2 nilai sama dengan setengah dari bilangan itu sendiri.
Misalnya 30 : 2 = 15
Bilangan yang dikali 10 hasil yang didapat adalah dengan menambahkan 0 pada bagian belakang angka.
Misal 15 x 10 = 150; 12 x 10 = 120; 45 x 10 = 450
Bilangan yang dibagi 0 hasil yang didapat adalah dengan menghilangkan angka 0 pada bagian belakang sendiri.
Misalnya 150 : 10 = 15; 140 : 10 = 14; 130 : 10 = 13
F. Menentukan Bilangan Ganjil dan Bilangan Genap dengan Pembagian
Ciri bilangan ganjil dalam perkalian dan pembagian angka terakhirnya ditandai dengan angka 1, 3, 5, 7, dan 9.
Ciri bilangan genap dalam perkalian dan pembagian angka terakhirnya ditandai dengan angka 2, 4, 6, 8.
Bab 4 Uang
A. Mengenal Nilai Uang
Mata uang di Indonesia adalah rupiah. Jenis uang di Indonesia ada tiga macam yakni uang kertas, uang logam, dan uang elektronik.
B. Kesetaraan Nilai Mata Uang
1 lembar uang kertas sepuluh ribuan nilainya setara dengan 10 lembar uang kertas seribuan
1 lembar uang seribuan nilainya setara dengan 2 buah uang logam lima ratusan
1 buah uang logam lima ratusan nilainya setara dengan 5 buah uang seratusan
Bab 5 Pengukuran
A. Memilih Alat Ukur
Alat ukur waktu adalah jam.
Alat ukur berat adalah timbangan.
Alat ukur panjang adalah meteran.
B. Hubungan Antarsatuan
Suatu satuan dapat diturunkan dalam satuan yang lain. Misalnya:
 • Satuan berat: 1 kg = 10 ons.
 • Satuan panjang: 1 m = 100 cm, 1 cm = 10 mm.
 • Satuan waktu: 1 jam = 60 menit, 1 menit = 60 detik.
Materi Matematika Kelas 3 Semester 2
Bab 6 Pecahan
A. Mengenal Pecahan
Pecahan merupakan bilangan yang digunakan untuk menyatakan suatu bagian dari bagian keseluruhan.
Contoh:Â 1 potong semangka dari 4 potong semangka dinyatakan sebagai pecahan 1/4 .
Bilangan pecahan dituliskan a/b , dengan a sebagai pembilang dan b sebagai penyebut. Cara membaca pecahan ¼ dibaca seperempat, ½ dibaca setengah.
B. Membandingkan Pecahan Sederhana
Cara Membandingkan Pecahan:
Metode 1: Untuk penyebut yang sama, hanya membandingkan pembilangnya.
Metode 2: Untuk penyebut yang berbeda, menyamakan penyebut terlebih dahulu lalu membandingkan pembilangnya.
Cara Menyamakan Penyebut:
Cara I: Mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan bulat yang sama hingga penyebutnya sama.
Cara II: Penyebutnya sama-sama dibuat menjadi KPK dari penyebutnya.
Bab 7 Bangun Datar
A. Menyelidiki Berbagai Bangun Datar
Persegi
Persegi adalah suatu bentuk geometris yang memiliki keempat sisi yang sama panjang dan keempat sudut yang sama besar (sudut 90 derajat).
Halaman:




