Advertisement
Source : pixabay.com/gayulo

Mengenal Habitat Buaya beserta Kebiasaan, Ciri-ciri, dan Jenis-jenisnya

Ingin tahu bagaimana habitat buaya serta kebiasaannya? Yuk, cari tahu informasinya dalam artikel berikut!

13 Agustus 2024 Zuly Kristanto

2. Buaya Muara

Jenis buaya ini juga dikenal dengan sebutan buaya air asin. Hal ini dikarenakan buaya ini memiliki habitat asli di daerah muara dan kadang dapat berburu di kawasan pantai.

Dibanding dengan jenis buaya lainnya, jenis buaya ini adalah yang paling berbahaya. Selain memiliki ukuran yang paling besar, agresifitas yang dimiliki buaya jenis ini juga sangat tinggi.

Buaya Muara yang memiliki nama latin crocodylus porosus ini ini mampu tumbuh sampai sepanjang 7 meter dan memiliki bobot lebih dari 1, 2 ton.

Keberadaan buaya jenis ini tersebar mulai dari Asia Tenggara, Australia Utara, India Timur, dan beberapa daerah lainnya.

Contoh Rantai Makanan Ekosistem Terumbu Karang Dilengkapi Ciri-ciri dan Pengertiannya

3. Buaya Sepit

Berbeda dengan buaya pada umumnya yang memiliki rahang besar dan kokoh. Buaya yang juga dikenal dengan buaya senyulong ini memiliki rahang yang ramping dan memanjang.

Bentuk rahang dari buaya ini mirip dengan sumpit. Jenis buaya ini dapat ditemukan di daerah pedalaman Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.

Keberadaan buaya jenis ini di alam sangat sedikit. Jenis buaya ini masuk dalam daftar merah IUCN karena di alam bebas jumlahnya hanya kurang dari 3000 ekor saja.

Selain karena maraknya perburuan liar, faktor yang menyebabkan buaya jenis ini mendekati kepunahan adalah rusaknya kawasan hutan akibat pembakaran hutan atau pembalakan liar.

4. Buaya Kalimantan

Sesuai dengan namanya, jenis buaya ini banyak ditemukan di sungai-sungai besar yang ada di pulau Kalimantan.

Buaya Kalimantan dapat tumbuh maksimal sampai memiliki panjang 3 – 4 meter dan memiliki bobot hingga 1 ton.

Sifat yang dimiliki oleh buaya kalimantan ini termasuk angsa. Sebab, buaya sering dilaporkan membalikkan perahu nelayan yang sedang mencari ikan di sungai-sungai yang ada di Kalimantan.

5. Buaya Siam

Buaya yang memiliki nama latin crocodylus siamensis ini sering disebut masyarakat dengan sebutan buaya kodok.

hal ini dikarenakan buaya siam memiliki bentuk kepala yang mirip dengan kodok. Buaya jenis ini sering ditemukan di beberapa wilayah Asia Tenggara seperti Kamboja, Indonesia, dan Malaysia.

Keberadaan buaya jenis ini di alam sungguh sangatlah sedikit. Bahkan, ada jenis buaya ini sudah mengalami kepunahan di beberapa daerah.

Salah satu faktor yang menyebabkan buaya jenis ini mengalami kepunahan adalah karena banyaknya aktivitas perburuan terhadap buaya jenis ini.

Tak seperti kebanyakan buaya lainnya yang memiliki ukuran raksasa, buaya siam seringkali hanya mampu tumbuh sampai 2 meter saja.

Halaman:

Advertisement