7 Nama Burung Terpopuler dan Bagus beserta Gambarnya yang Ada di Indonesia
Kenali apa saja nama burung yang populer dan bagus di Indonesia melalui bacaan di artikel ini.
Satu hal yang sangat unik, dan membuat burung Maleo adalah fakta bahwa anak burung Maleo yang baru saja menetas bisa langsung terbang mengangkasa!
Kemampuan langsung terbang sejak menetas tersebut sulit ditemui di jenis burung lainnya, sehingga menjadikan burung Maleo sebagai burung paling unik juga di dunia.
Ukuran telur burung Maleo rata-rata memiliki berat 250 gram per butir, dengan ukuran panjang rerata 11 cm, dan apabila dibandingkan dengan ukuran telur ayam setidaknya 7 kali lebih besar dari telur ayam.
Sayangnya saat ini burung Maleo sedang semakin terancam punah akibat perambahan lahan yang dilakukan manusia.
Diperkirakan saat ini hanya tersisa kurang dari 10.000 ekor burung Maleo.
4. Burung Perkutut Jawa

Nama burung terpopuler di Indonesia berikutnya berasal dari pulau Jawa, yakni burung perkutut Jawa.
Burung perkutut Jawa hingga saat ini masih banyak tersebar, dan kemungkinan tidak sedang dalam ancaman kepunahan.
Bulu tubuh perkutut Jawa memiliki garis-garis, sehingga dikenal juga dengan nama burung zebra.
Ukuran burung perkutut Jawa cenderung kecil, yakni hanya 21 cm. Makanan burung perkutut Jawa biasanya adalah biji-bijian.
Burung Perkutut Jawa menjadi populer karena diasosiasikan dengan kebudayaan Jawa yang memasukkan burung Perkutut Jawa sebagai simbol kemapanan lelaki.
5. Burung Sikatan Aceh

Kali ini nama burung terpopuler di Indonesia berasal dari pulau Sumatera, yakni burung Sikatan Aceh. Burung ini juga adalah burung endemik Sumatera.
Menurut penelitian, burung Sikatan Aceh berkerabat dekat dengan burung Sikatan Hainan yang berada di Tiongkok atau dataran Indocina.
Burung Sikatan Aceh berukuran sekitar 17 cm dengan tubuh dengan bulu berwarna biru. Mulai dari kepala, tenggorokan, dada, tunggir, dan penutup ekor burung Sikatan Aceh dominan dengan warna biru.
Saat ini burung Sikatan Aceh sedang dalam kondisi kritis, artinya benar-benar terancam punah.
Tindakan perburuan yang massif terhadap burung Sikatan Aceh membuat populasi burung Sikatan Aceh makin menurun.
Belum lagi tindakan perambahan lahan yang dilakukan makin mendesak habitat burung Sikatan Aceh.
Halaman:

