11 Nama Tarian Daerah Betawi beserta Keterangan dan Gambarnya Lengkap
Tarian daerah Betawi banyak dipengaruhi oleh berbagai budaya sekitar. Yuk, ketahui nama serta gambar tarian-tarian tersebut!
5. Nama Tarian Daerah Betawi: Tari Zapin

Merunut buku “Mengenal Seni Budaya Betawi” karya Muhasyim dan Solihin (2011) kata “zapin” memiliki arti pergerakan kaki yang cepat mengikuti irama. Asal kata zapin sendiri berasal dari bahasa Arab “zafn”.
Menurut sejarah penciptaannya, tari Zapin termasuk dalam rumpun tari Melayu yang mendapat pengaruh budaya Arab.
Pada awalnya tarian ini digunakan sebagai media dakwah agama Islam sehingga muatan tariannya bersifat edukatif dan jenaka.
Tarian ini sebelum tahun 1960 ditarikan oleh penari laki-laki saja karena beberapa gerakan mirip gerakan pencak silat, tapi pada zaman sekarang penari perempuan juga mulai turut menarikan Tari Zapin.
Tari Zapin dalam budaya Betawi dibawakan dengan diiringi orkes gambus yang ditambah 3 marwas, yaitu sejenis gendang kecil yang bertutup dua.
6. Nama Tarian Daerah Betawi: Tari Samrah

Tari Samrah juga merupakan salah satu nama tarian daerah Betawi yang mendapat pengaruh dari budaya Melayu.
Gerakan tarian Samrah memiliki kemiripan dengan tarian Melayu yang banyak mengutamakan langkah kaki dan lenggang sesuai irama musik.
Perbedaan tari Samrah dan Tari Zapin yang sama-sama berakar kuat dengan budaya Melayu adalah gerakan tari Samrah tidak memiliki banyak gerakan pencak silat seperti pukulan, tendangan, dan lainnya.
Selain itu tari Samrah pada umumnya dilakukan secara berpasangan maupun tunggal. Tidak didominasi oleh penari pria seperti awal tari Zapin dikenalkan.
Gerakan khas pada tarian ini adalah salawi, yaitu gerakan jongkok yang hampir menyerupai duduk bersila. Gerakan khas ini memerlukan keterampilan tinggi dan latihan berbulan-bulan untuk menguasainya.
Biasanya setelah penari Samrah naik panggung dengan berpasangan, suara biduan akan mengiringi gerakan mereka. Nyanyian biduan tersebut biasanya berupa pantun dengan tema keagamaan maupun refleksi diri.
7. Nama Tarian Daerah Betawi: Tari Uncul

Tari Uncul atau yang biasa juga dikenal sebagai tari Citikan atau Sabetan, merupakan bagian dari pertunjukan Ujungan Betawi.
Ujungan sendiri merupakan pertandingan keterampilan pukul-memukul dan tangkis-menangkis menggunakan rotan.
Untuk merangsang keseruan dan amarah lawan sebelum pertandingan Ujungan dimulai, biasanya peserta pertandingan ini akan melakukan tari Uncul.
Tarian dan pertandingan ini pada awalnya dilakukan selama pesta panen atau pesta-pesta rakyat lainnya yang diselenggarakan dengan lingkup cukup besar.
Tokoh-tokoh besar yang mendalami tarian ini di DKI Jakarta antara lain: Mamat, Peto, Yakub, Sapri dan lain-lain yang semuanya sudah berusia lanjut.
Halaman:


