6 Nilai-nilai yang Terkandung dalam Hikayat dan Karakteristiknya

Sudah tahu nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam hikayat beserta karakteristik hikayat? Simak penjelasannya pada artikel berikut.

29 September 2024 Lailla

5. Nilai Estetika

Nilai estetika ternyata juga ada pada hikayat dan sangat berkaitan erat dengan hal-hal indah. Sebab, pada hikayat biasanya diceritakan tentang keindahan suasana cerita atau kisah para tokohnya.

6. Nilai Sosial

Nilai sosial pada hikayat berkaitan erat dengan kehidupan suatu masyarakat serta digambarkan dengan nasihat.

Nilai sosial berkaitan erat dengan kepatuhan serta kepantasan jika diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Karakteristik Hikayat

Suatu hikayat mempunyai karakteristik khas yang membedakannya dengan karya sastra lainnya. Adapun karakteristik yang terdapat pada hikayat antara lain:

1. Ditulis Tanpa Nama (Anonim)

Karakteristik hikayat yang pertama adalah nama penulis yang tidak diketahui atau anonim.

Jadi, kamu tidak akan menemukan nama pembuat atau pengarang hikayat karena memang tidak tercantum di sana. Sebab, hikayat disampaikan secara lisan dan turun-temurun.

Bahkan, masyarakat zaman dahulu percaya bahwa hikayat adalah cerita yang benar-benar terjadi secara nyata serta tidak ada yang sengaja mengarangnya.

2. Mengandung Unsur yang Mustahil

Pada hikayat, kamu akan menemukan cerita yang seakan-akan mustahil terjadi, baik dari segi pemilihan bahasa ataupun isi cerita hikayat.

Karena sifat mustahil itu lah seringkali isi hikayat tidak dapat dinalar dan terkesan tidak logis.

3. Mengandung Cerita yang Menceritakan Kesaktian

Pernah membaca cerita yang menceritakan kesaktian yang membuat pembaca kagum?

Salah satu karakteristik tersebut juga akan kamu temukan saat membaca hikayat, apalagi jika sedang menceritakan kisah raja.

4. Istana Sentris

Karakteristik hikayat selanjutnya adalah bertema dan berlatar cerita di kerajaan. Hikayat seringkali menceritakan suatu negeri yang dipimpin oleh raja, baik raja yang bengis ataupun raja yang bijaksana.

Selain menggambarkan raja sebagai pemimpin, konflik di dalamnya pun masih berkaitan dengan kondisi kerajaan.

Close