Kisah Nyata! Nonton Film Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi Full Movie Bukan di LK21
Sudah siap untuk nonton film Pembantaian Dukun Santet yang sempat viral di X? Temukan informasi menariknya di artikel ini!
Siapa pun yang dicurigai sebagai dukun menjadi target pembantaian. Tanda silang dicoret di depan rumah-rumah korban, menjadi penanda untuk serangan berikutnya.
Teror meluas dengan cepat dan tak pandang bulu. Para pelaku menyisir wilayah demi wilayah, membantai korban di depan umum tanpa proses hukum.
Tak lama, situasi genting ini merambat ke lingkungan pesantren. Para guru dan santri hidup dalam ketakutan, terutama setelah pemilik pesantren menghilang secara misterius. Para ustaz pun terpecah, ada yang ingin menutup pesantren demi keselamatan, ada pula yang memilih tetap bertahan sambil menanti kejelasan.
Satrio yang merupakan seorang santri, menjadi saksi langsung dari kekacauan tersebut. Ia menyaksikan bagaimana pesantren tempatnya menuntut ilmu berubah menjadi medan teror.
Saat keselamatan keluarganya ikut terancam, Satrio terpaksa melarikan diri. Dalam perjalanannya, ia menemukan bahwa teror yang melanda Banyuwangi ini tidak lepas dari masa lalu kelam keluarganya sendiri.
Dibantu teman-temannya, Satrio berusaha mengungkap siapa sebenarnya dalang di balik rentetan pembantaian ini. Penelusuran mereka membuka rahasia lama yang penuh dendam dan membawa mereka semakin dekat pada sumber teror yang selama ini bersembunyi di balik topeng kekerasan.
Daftar Pemeran Film Pembantaian Dukun Santet
Awalnya, film ini mengusung judul Lemah Santet Banyuwangi, sama seperti thread viral yang ramai dibicarakan di media sosial.
Namun, penggunaan nama “Banyuwangi” memicu kontroversi dan mendapat protes dari masyarakat setempat karena dianggap dapat mencoreng citra daerah. Akhirnya, nama daerah tersebut dihilangkan dari judul film demi menjaga sensitivitas publik.
Film Pembantaian Dukun Santet diproduksi oleh MD Pictures bekerja sama dengan Pichouse Films. Kursi produser dipercayakan kepada Manoj Punjabi, sementara Azhar Kinoi Lubis didapuk sebagai sutradara.
Sedangkan naskah film ini ditulis oleh Baskoroadi Wuryanto dan Andri Cahyadi, yang berusaha mengangkat cerita misterius ini ke layar lebar dengan pendekatan sinematik yang kuat.
Selain itu terdapat berbagai aktor dan aktris kenamaan yang ikut berperan dalam film ini, lho. Seperti Kevin Ardilova dan Aurora Ribero yang tahun ini lebih dulu sukses memerankan karakter Komang dalam film Komang.
Kira-kira, siapa saja pemeran yang akan kamu temui saat nonton film Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi ini?
Daftar Pemain Film Pembantaian Dukun Santet
- Kevin Ardilova berperan sebagai Satrio
- Aurora Ribero berperan sebagai Annisa
- Kaneishia Yusuf berperan sebagai Nurul
- Iqbal Sulaiman berperan sebagai Ali
- Siti Aziizah Chairunnisa berperan sebagai Wulan
- Sasya Anastasya berperan sebagai Ningsih
- Teuku Rifnu Wikana berperan sebagai Ustaz Ridwan
- Ariyo Wahab berperan sebagai Ustaz Bagas
- Totos Rasiti berperan sebagai Ustaz Samir
- Annisa Hertami berperan sebagai Ustazah Ratih
- Pritt Timothy berperan sebagai Kyai Ahmad
- Sapta Taliwang berperan sebagai Ustaz Rohim
- Fairuz Adzhofir berperan sebagai Ustaz Yanuar
- Oce Permatasari berperan sebagai Bi Yati
- Iyang Darmawan berperan sebagai Ustaz Sobo
- Ayu Dyah Pasha berperan sebagai Aminah
- Nelly Sukma berperan sebagai Ibu Annisa
- Eduwart Manalu berperan sebagai Ayah Annisa
- Abellia Febriyani berperan sebagai Annisa Kecil
- Muridi berperan sebagai Ismet
Jadwal Tayang Film Pembantaian Dukun Santet
Keviralan thread kisah nyata ninja Banyuwangi tersebut tentunya membuat kamu semakin tidak sabar untuk nonton film Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi full movie bukan?
Kabar baiknya, film Pembantaian Dukun Santet sudah resmi tayang pada 8 Mei 2025 di bioskop seluruh Indonesia. Bahkan, ketika artikel ini Mamikos tulis, berdasarkan web cinePointt.com, film Pembantaian Dukun Santet telah mendapatkan 507.693 penonton, lho!
Nah, agar kamu tidak ketinggalan, Mamikos sarankan untuk segera amankan tiket nonton Pembantaian Dukun Santet full movie, ya.
Halaman:

